Jadi Basis Pariwisata Indonesia, Bali Masuk Target Pengembangan Kendaraan Listrik Setelah Jakarta

Rabu, 23 November 2022 | 22:44 WIB
Jadi Basis Pariwisata Indonesia, Bali Masuk Target Pengembangan Kendaraan Listrik Setelah Jakarta
Pengisian baterai listrik All-New Toyota bZ4X di Denpasar, Bali, sebelum KTT G20 [PT TAM].

Suara.com - Perusahaan Listrik Negara atau PT PLN (Persero) siap menggencarkan penggunaan kendaraan elektrifikasi di Pulau Bali. Kawasan ini menjadi target pengembangan ekosistem kendaraan listrik setelah Jakarta.

Dikutip dari kantor berita Antara, Rio Adrianto, General Manager Pusat Pendidikan dan Pelatihan PLN menyatakan bahwa Bali akan menjadi salah satu lokasi pendukung program percepatan penggunaan energi baru terbarukan.
 
Adapun alasan PT PLN akan mendorong pemakaian kendaraan listrik di Bali berangkat dari kondisi pulau ini sebagai basis pariwisata di Indonesia. Tentunya akan menambah daya tarik wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali bila semakin banyak dijumpai mobil serta motor listrik.

Sri Mulyono, salah satu driver bus listrik KTT G20 Bali [ANTARA/Fathur Rochman]
Bus listrik yang digunakan selama KTT G20 Bali, tampak Sri Mulyono, salah satu driver bus listrik ini [ANTARA/Fathur Rochman]

"Pemakaian di Indonesia sendiri paling tinggi di Jakarta karena fasilitas chargingnya mayoritas ada di Jakarta. Mungkin yang berikutnya adalah Bali, karena kemarin ada event Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20. Bali menjadi prioritas sebagai implementasi G20 tentunya. Setelah Jakarta, Bali yang memiliki ekosistem kendaraan listrik yang lumayan," papar Rio Adrianto saat menghadiri simposium "Percepatan Kendaraan Listrik menuju Net-Zero Emision" di Denpasar, Bali, Rabu (23/11/2022).
 
PLN sendiri telah menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Fast Charging 21 unit di 15 lokasi yang tersebar di beberapa titik di Bali, dengan SPKLU Ultra Fast Charging sebanyak 66 unit yang digunakan saat perhelatan KTT G20, serta home charging 200 unit.
 
Percepatan transisi energi melalui penggunaan energi baru terbarukan seperti pengembangan kendaraan listrik telah menjadi kesepakatan bersama dalam forum internasional KTT G20 yang membutuhkan perencanaan matang. Baik dari pendanaan maupun ekosistem kendaraan listrik di samping sinergi dengan lembaga terkait lainnya agar memiliki konsep yang sama dan berkelanjutan.
 
Karena itu, PLN dan ketenagalistrikan global bekerja keras untuk pengembangan kendaraan listrik dengan terlebih dahulu menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten. Tujuannya agar dapat mengelola sumber daya alam yang tersedia. Salah satunya melalui sharing pengalaman penerapan Electric Vehicle (EV) dengan negara-negara lain.

Untuk itu digelar simposium internasional The 2022 HAPUA-JEPIC (Heads of ASEAN Utilities/Authorities-Japan Electric Information Center) pada 23-24 November 2022 di Bali.
 
"Kami sedang mempersiapkan segala seperti kesiapan PLN untuk menyiapkan baterai charging, persiapan-persiapan dari perusahaan motor untuk memproduksi karena ini tidak mudah, tidak murah dan tidak bisa cepat juga. Tetapi, kita melihat komitmennya sama," papar Rio Adrianto.

"Insya Allah, kita akan melihat banyak mobil, motor bahkan nanti ada bus berseliweran menggunakan teknologi Electric Vehicle ini," sambungnya.

Sementara itu, Executive Vice President HTD Dedi Budi Utomo mengatakan kerja sama kelistrikan dengan beberapa negara seperti Jepang, Kamboja, Thailand, Malaysia dan Filipina dalam forum HAPUA-JEPIC sangat penting.

Pasalnya sektor ketenagalistrikan dihadapkan pada isu global yang dituntut menyediakan pasokan listrik terjangkau, andal dan berkelanjutan dalam menciptakan ekosistem Green Electricity.
 
"Kami berharap akan pemahaman bersama komitmen bersama dari perusahaan-perusahaan listrik di ASEAN ini untuk mulai berpikir mengembangkan bisnis, kemudian menyatukan komitmen-komitmen menuju net zero emision," tukas Dedi Budi Utomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI