Dua Filter Penting di Sepeda Motor, Pemilik Wajib Berikan Perawatan Tanpa Alpa

RR Ukirsari Manggalani
Dua Filter Penting di Sepeda Motor, Pemilik Wajib Berikan Perawatan Tanpa Alpa
Filter udara untuk sepeda motor buatan Ferrox. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Agar motor mulus melaju, selain faktor bahan bakar adalah perlunya melakukan perawatan. Khususnya bagian filter kendaraan.

Suara.com - Bagi pengguna sepeda motor, menjaga komponen kendaraan dengan cara memberikan perawatan berkala sangatlah penting. Mulai menjaga kebersihan seluruh bagian kendaraan, mencermati kapan komponen mesti diganti, hingga memberikan pelumas dan menjaga kondisi filter mesti dilakukan secara berkala. Tidak boleh lalai alias alpa atau lupa.

Dikutip dari berbagai sumber tentang perawatan sepeda motor, filter berfungsi sebagai menyaring kotoran. Untuk filter karburator adalah mencegah masuknya berbagai partikel halus dari udara saat masuk ke ruang bakar. Sedangkan filter oli menjadi penyaring berbagai macam kotoran yang terbawa pelumas.

Berikut adalah cara merawat filter karburator dan filter oli yang dirangkum dari berbagai sumber:

Simak filter oli yang baru dan yang sudah dipakai [PT YIMM].
Simak filter oli yang baru dan yang sudah dipakai [PT YIMM].

Rawat filter karburator 

Baca Juga: Viral Tiga Pria Rampok Motor Pasutri di Medan, Ancam Korban Pakai Sajam

Bagi motor bebek yang masih menggunakan sistem karburator, filter karburator perlu mendapat perhatian.

Filter ini berfungsi dalam sistem pengabutan, yaitu saat bahan bakar masuk ke dalam silinder di mesin motor. Bila diabaikan atau tidak dirawat, bisa menyebabkan dua hal. Pertama, motor boros bahan bakar. Kedua, suplai bensin ke silinder mesin berkurang atau terhambat.

Cara merawatnya adalah dibersihkan pakai semprotan angin sehingga kotoran yang menempel bisa rontok.

Rawat filter oli 

Oli berfungsi melumasi seluruh komponen agar gesekan antarkomponen bisa berlangsung secara mulus atau smooth. Saat komponen bekerja, biasanya akan muncul gram hasil dari gesekan antarlogam. Juga kemungkinan masuknya kotoran dari luar. Bisa saja terjadi karena sepeda motor menerabas genangan air. 

Baca Juga: 4 Manfaat Mengenakan Jaket Ketika Berkendara, Cegah Masuk Angin

Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]
Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]

Jika filter oli sudah kotor, penyaringan kotoran akan semakin menurun. Kualitas oli yang digunakan pun tidak akan terjamin. Viskositas atau derajat kekentalan bisa saja menjadi lebih encer, sehingga kinerja pelumas tidak lagi optimal. 

Cara merawat filter oli adalah diganti dalam periode tertentu, seperti disebutkan di panduan manual. Suaikan dengan jadwal servis berkala di bengkel langganan sehingga bisa tepat waktu.

Selain merawat kedua filter ini, penting bagi pemilik kendaraan roda dua untuk memperhatikan rangkaian komponen yang saling mendukung atau support terhadap kinerja mesin. Seperti busi, aki, serta rem.

Detail perawatan komponen pendukung keselamatan dan kenyamanan bersepeda motor:

Aki atau baterai

Menjadi sumber tenaga bagi sepeda motor, macamnya aki basah dan aki kering. Disebut pertama perlu dijaga kondisi air agar bisa beroperasi optimal.

Kedua macam baterai memiliki masa pakai tertentu, sehingga perlu diganti secara berkesinambungan.

Busi

Berperan sebagai pemantik api untuk menimbulkan proses pembakaran di mesin. Oleh karena itu ketika terjadi kemacetan pada motor bagian inilah yang biasanya dicek terlebih dahulu. 

Ilustrasi busi sepeda motor. [Shutterstock]
Ilustrasi busi sepeda motor [Shutterstock]

Busi yang masih berkualitas bagus berwarna kecokelatan atau merah bata di bagian elektroda. Dan ciri busi yang sudah tidak bisa digunakan lagi adalah menghitam, pemakaian bensin juga menjadi lebih boros. 

Seperti baterai atau aki kendaraan, busi memiliki masa pakai sekira dua tahunan.

Rem cakram

Bagian kampas rem harus sering dicek apakah masih bisa digunakan atau tidak. Kampas rem cakram akan lebih cepat habis dan harus diganti jika sudah tidak berfungsi lagi.