Mobil Listrik China Raih Rating Tertinggi Soal Fitur Keamanan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 31 Oktober 2023 | 17:14 WIB
Mobil Listrik China Raih Rating Tertinggi Soal Fitur Keamanan
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock)

Suara.com - Produsen mobil listrik China ternyata tidak bisa dianggap remeh terkait fitur keselamatan pada produk yang dipasarakn. Meski banyak yang masih menganggap sebelah mata, nyatanya mobil listrik buatan 'negeri tirai bambu' mampu meraih rating keamanan tertinggi.

Berdasarkan data lembaga pengujian keselamatan kendaraan terkemuka di Eropa (Euro NCAP), terdapat tiga mobil listrik China yang berhasil meraih rating tertinggi soal kemanan.

Mengutip Rushlane, Selasa (31/10/2023), tiga mobil listrik China tersebut adalah BYD SEAL, XPENG P7, dan BYD DOLPHIN.

BYD SEAL adalah sedan listrik mewah yang menargetkan pembeli Tesla. XPENG P7 adalah sedan listrik sporty dengan jarak tempuh yang jauh. Sedangkan BYD DOLPHIN adalah hatchback listrik dengan harga yang terjangkau.

Ketiga mobil tersebut telah mencapai rating bintang tertinggi Euro NCAP, dengan sedikit perbedaan di antara mereka, terutama dalam hal perlindungan benturan untuk orang dewasa dan anak-anak. Semua model juga dilengkapi dengan berbagai teknologi keselamatan yang canggih, termasuk bantuan lajur dan kecepatan.

Mobil Listrik China Jadi Ancaman Produsen Mobil Barat

Semakin menjamurnya mobil listrik China dinilai menjadi sebuah ancaman bagi para produsen mobil barat. Hal ini lantaran harga mobi listrik asal negeri tirai bambu memiliki harga dua kali lipat lebih murah.

Hal ini menandakan kesenjangan harga yang semakin lebar di industri otomotif. Meskipun mobil listrik yang dijual oleh produsen mobil lama di Ameria Serikat, Eropa, dan negara lain masih lebih mahal dibandingkan mobil berbahan bakar internal, di Tiongkok, siapapun mampu membeli mobil listrik.

Menurut data dari JATO Dynamics, produsen mobil listrik Eropa telah berinvestasi pada teknologi baterai lithium-ion yang mahal. Untuk menutupi mahalnya biaya baterai, sebagian besar kendaraan listrik yang ditawarkan merupakan kendaraan premium.

baca juga

Sebaliknya, bahan baku baterai yang lebih murah di Tiongkok telah membantu menekan harga mobil listrik China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Spesifikasi Mobil Listrik Wuling Cloud EV yang Diduga Segera Masuk Indonesia

Intip Spesifikasi Mobil Listrik Wuling Cloud EV yang Diduga Segera Masuk Indonesia

Otomotif | Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:48 WIB

Mobil Listrik China Dinilai Jadi Ancaman Besar Bagi Produsen Mobil Barat

Mobil Listrik China Dinilai Jadi Ancaman Besar Bagi Produsen Mobil Barat

Otomotif | Senin, 30 Oktober 2023 | 20:50 WIB

Kisah di Balik Hadiah Mobil Listrik Jokowi ke Siswa SMK di Palembang

Kisah di Balik Hadiah Mobil Listrik Jokowi ke Siswa SMK di Palembang

Otomotif | Senin, 30 Oktober 2023 | 18:33 WIB

Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia, Diduga Cloud EV

Wuling Daftarkan Desain Mobil Listrik Baru di Indonesia, Diduga Cloud EV

Otomotif | Senin, 30 Oktober 2023 | 16:21 WIB

Kejar Perakitan Lokal, Harga Mobil Listrik Neta V Bisa Lebih Murah?

Kejar Perakitan Lokal, Harga Mobil Listrik Neta V Bisa Lebih Murah?

Otomotif | Senin, 30 Oktober 2023 | 11:11 WIB

NETA Gandeng PLN Siapkan Fasilitas Pengisian Daya Mobil Listrik

NETA Gandeng PLN Siapkan Fasilitas Pengisian Daya Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:05 WIB

Terkini

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

×