Geger! Penjualan Mobil Listrik Global Turun 26%, Ada Apa?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Minggu, 18 Februari 2024 | 15:12 WIB
Geger! Penjualan Mobil Listrik Global Turun 26%, Ada Apa?
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock)

Suara.com - Penjualan kendaraan listrik menjadi topik utama di sejumlah media luar negeri belakangan ini, dengan fokus pada perlambatan permintaan global yang nyata.

Para produsen mobil, yang sebelumnya berjuang untuk memenuhi permintaan yang melonjak untuk kendaraan listrik setahun yang lalu, kini mulai memperlambat ambisi.

Dalam konteks ini, menurut Carscoops, penjualan kendaraan listrik di seluruh dunia meningkat dari tahun ke tahun di bulan Januari, tetapi mengalami penurunan yang signifikan dari puncaknya di bulan Desember.

Perubahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengurangan subsidi, peraturan yang lebih ketat, atau penurunan penjualan secara musiman, terutama di pasar-pasar penting seperti Jerman, Prancis, dan China.

Meskipun angka terpisah untuk EV dan PHEV tidak tersedia, data dari Rho Motion menunjukkan bahwa total 1,1 juta kendaraan listrik murni dan hibrida plug-in terjual secara global pada Januari 2024.

Ilustrasi mobil listrik. (Unsplash/Michael Fousert)
Ilustrasi mobil listrik. (Unsplash/Michael Fousert)

Ini menandai peningkatan signifikan sebesar 69% dari 660.000 unit yang terjual pada Januari 2023. Meskipun ini adalah hasil yang solid, ini juga mencerminkan penurunan penjualan sebesar 26% jika dibandingkan dengan bulan Desember tahun lalu.

Selain itu, penjualan EV/PHEV di bulan Januari lebih rendah dibandingkan dengan penjualan di bulan Juni, Agustus, September, Oktober, dan November 2023.

Pada Januari 2024, penjualan global kendaraan listrik (EV) mencapai 1,1 juta unit, mewakili peningkatan 69% dari tahun ke tahun, tetapi turun 26% dari bulan ke bulan.

Penjualan di Eropa tumbuh 29% dari tahun ke tahun, sementara di Amerika Serikat dan Kanada meningkat 41%, dan di China meningkat hampir dua kali lipat.

Baca Juga: Tanda AC Mobil Harus Servis: Perhatikan 4 Gejala Ini!

Namun, penjualan mobil listrik di Jerman turun sekitar 50% pada Januari 2024 dibandingkan dengan Desember 2023 setelah negara itu menarik subsidi. Penurunan serupa juga terjadi di Prancis karena negara tersebut memperketat persyaratannya.

Berkaca dari uraian di atas, akankah penjualan mobil listrik di Indonesia kelak akan mengalami hal yang sama? Atau justru malah semakin diminati? Menarik untuk dinanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI