Bentengi Invasi Mobil Listrik China, Begini Manuver Uni Eropa

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 16 Maret 2024 | 19:31 WIB
Bentengi Invasi Mobil Listrik China, Begini Manuver Uni Eropa
MINI Aceman, mobil listrik yang akan mejeng di ajang otomotif China (Paultan)

Suara.com - Uni Eropa sedang menyelidiki untuk memastikan persaingan yang adil. Uni Eropa (UE) telah memulai penyelidikan terhadap dugaan subsidi pemerintah yang mungkin memberikan keuntungan yang tidak adil bagi produsen mobil China di pasar Eropa.

Menurut Arena EV, jika penyelidikan menemukan bukti subsidi semacam itu, tarif dapat diberlakukan, membuat kendaraan listrik (EV) China kurang terjangkau dan berpotensi mengganggu rencana ekspansi mereka yang ambisius di Eropa.

Pemerintah dapat mendukung industri tertentu, tetapi Uni Eropa khawatir bahwa China mungkin melanggar peraturan dan memberikan keuntungan harga yang tidak adil kepada produsen kendaraan listrik mereka. Hal ini telah menyebabkan ketakutan dalam industri otomotif Eropa.

Uni Eropa menuduh bahwa ada bukti 'transfer dana langsung' (istilah yang digunakan untuk menggambarkan uang yang mengalir langsung dari pemerintah ke produsen mobil China) dan trik akuntansi kreatif lainnya yang merupakan subsidi tersembunyi.

Jajaran mobil yang sedang diproduksi di Pabrik BYD di Changzhou, China pada Senin (4/3/2024). [Dok BYD Motor Indonesia]
Jajaran mobil yang sedang diproduksi di Pabrik BYD di Changzhou, China pada Senin (4/3/2024). [Dok BYD Motor Indonesia]

Produsen mobil China mendapatkan popularitas di Eropa dengan menawarkan kendaraan listrik berteknologi tinggi dengan harga yang kompetitif.

Merek-merek seperti BYD dan MG membuat kemajuan yang signifikan, menantang nama-nama mapan seperti Volkswagen dan Stellantis. Penyelidikan Uni Eropa dapat memiliki dampak yang signifikan.

Uni Eropa telah mengambil langkah-langkah untuk mendaftarkan semua EV China yang tiba di pelabuhan mulai 7 Maret, yang dipandang sebagai indikasi yang jelas tentang persiapan untuk tarif retrospektif.

Langkah ini dapat mengakibatkan biaya tambahan bahkan untuk mobil listrik yang sudah diimpor, sehingga membuat mereka kurang ramah anggaran.

Kemungkinan akan ada ketegangan politik seiring berkembangnya cerita ini, karena China memiliki sejarah bereaksi keras terhadap tuduhan semacam itu dan mungkin akan mengambil tindakan pembalasan.

baca juga

Investigasi oleh Uni Eropa ini dapat menjadi hambatan yang signifikan bagi produsen mobil China dan dapat mengubah lanskap persaingan secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Umumkan Beli 10.000 Mobil Listrik BYD

PLN Umumkan Beli 10.000 Mobil Listrik BYD

Otomotif | Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:26 WIB

Duet Nissan-Honda: Raksasa Otomotif Jepang Bersatu Melawan Tesla dan BYD

Duet Nissan-Honda: Raksasa Otomotif Jepang Bersatu Melawan Tesla dan BYD

Otomotif | Sabtu, 16 Maret 2024 | 11:15 WIB

Tidak Tebang Pilih, Indra Sjafri Gunakan Standar Sama untuk Semua Pemain Timnas Indonesia U-20

Tidak Tebang Pilih, Indra Sjafri Gunakan Standar Sama untuk Semua Pemain Timnas Indonesia U-20

Bola | Sabtu, 16 Maret 2024 | 03:33 WIB

Perkuat Pasar Eropa, Pertamina Lubricants Kerja Sama dengan VR46 Agency

Perkuat Pasar Eropa, Pertamina Lubricants Kerja Sama dengan VR46 Agency

Otomotif | Jum'at, 15 Maret 2024 | 15:10 WIB

Susul Xiaomi, Huawei Juga akan Serbu Pasar Mobil Listrik? Begini Speknya

Susul Xiaomi, Huawei Juga akan Serbu Pasar Mobil Listrik? Begini Speknya

Otomotif | Jum'at, 15 Maret 2024 | 14:51 WIB

MI Fans Tajir Siap-Siap, Xiaomi SU7 akan Dijual Tak Lama Lagi, Kapan?

MI Fans Tajir Siap-Siap, Xiaomi SU7 akan Dijual Tak Lama Lagi, Kapan?

Otomotif | Kamis, 14 Maret 2024 | 18:49 WIB

Terkini

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:08 WIB

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

×