Jual Mahal: Ternyata Begini Strategi Jualan Mobil Listrik China di Eropa

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 28 April 2024 | 19:11 WIB
Jual Mahal: Ternyata Begini Strategi Jualan Mobil Listrik China di Eropa
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock)

Suara.com - Pernah dengar isu kalau mobil listrik China banjir di pasar global dengan harga super murah? Eits, tunggu dulu! Faktanya, menurut laporan Carscoops, banyak pabrikan China malah jualan mobil listrik mereka lebih mahal di luar negeri!

BYD, salah satu raksasa otomotif China, jadi pelopor strategi ini. Alasannya? Persaingan di pasar China sendiri lagi sengit-sengitnya. Pabrikan China saling banting harga mobil listrik, apalagi didukung subsidi pemerintah. Alhasil, untung jadi tipis.

Solusinya, BYD memaksimalkan cuan di pasar luar negeri. Bahkan, di beberapa negara, harga jual mobil listrik BYD bisa 3 kali lipat dibanding harga di China. Meski begitu, banderol mereka masih lebih bersaing dibanding kompetitor Barat.

Fitur Lebih, Harga Sedikit di Bawah Eropa

Riset menunjukkan kalau mobil listrik China umumnya punya harga sedikit di bawah brand Eropa. Tapi, menariknya, mereka menawarkan lebih banyak fitur dan teknologi standar yang biasanya jadi opsi premium di mobil Eropa.

Meskipun ada ongkos kirim, markup harga yang tinggi menunjukkan keuntungan ekstra ribuan dolar per mobil listrik China. Pabrikan China bisa menekan biaya di tiap tahap produksi, mulai dari baterai sampai bahan baku.

Firma riset Benchmark Mineral Intelligence memperkirakan biaya baterai di China 18% lebih murah dibanding negara lain. Perusahaan macam BYD yang bikin baterai sendiri makin bisa menekan biaya. Selain itu, pabrikan China juga diuntungkan oleh subsidi pemerintah berupa lahan, listrik, dan tenaga kerja yang lebih murah dibanding Eropa.

Laporan Carscoops menunjukkan bahwa BYD Atto 3 di beberapa negara dijual 81% sampai 174% lebih mahal dibanding harga China.

BYD Dolphin juga melambung 39% sampai 178% lebih mahal. Misalnya, BYD Dolphin di Jerman seharga $37,439 (sekitar Rp 540 juta), sementara harga di China cuma $16,524 (sekitar Rp 240 juta).

baca juga

Sementara itu, Tesla Model 3 buatan China cuma 37% lebih mahal di Jerman dibanding harga China.

Produsen mobil Eropa mungkin khawatir dengan keunggulan China yang bisa menurunkan harga dan melancarkan perang harga.

Namun, keuntungan besar di luar negeri juga membuat pabrikan China kuat menghadapi potensi bea masuk tinggi yang diterapkan Uni Eropa.

Jadi, isu mobil listrik China yang dijual super murah di luar negeri dan menjadi ancaman serius pabrikan barat ternyata tidak sepenuhnya benar. Mereka justru menerapkan strategi "jual mahal" untuk memaksimalkan keuntungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Rasa Gundam: Harga Kendaraan Ini Bikin Land Cruiser dan Pajero bak Kacang Goreng

Mobil Rasa Gundam: Harga Kendaraan Ini Bikin Land Cruiser dan Pajero bak Kacang Goreng

Otomotif | Minggu, 28 April 2024 | 17:50 WIB

Rela Tidur di Mobil hingga Mandi di Kantor, Buruh Tesla Mengabdi Setengah Dekade tapi Tetap Dipecat Elon Musk

Rela Tidur di Mobil hingga Mandi di Kantor, Buruh Tesla Mengabdi Setengah Dekade tapi Tetap Dipecat Elon Musk

Otomotif | Minggu, 28 April 2024 | 13:00 WIB

Ini Ciri Bearing Roda Mobil Aus, Waspadalah!

Ini Ciri Bearing Roda Mobil Aus, Waspadalah!

Otomotif | Minggu, 28 April 2024 | 11:17 WIB

Bagasi Mobil Bermasalah? Jangan Panik, Ini Solusinya

Bagasi Mobil Bermasalah? Jangan Panik, Ini Solusinya

Otomotif | Sabtu, 27 April 2024 | 21:55 WIB

Penjualan Mobil Suzuki di Maret 2024 Meningkat

Penjualan Mobil Suzuki di Maret 2024 Meningkat

Otomotif | Sabtu, 27 April 2024 | 19:06 WIB

Revolusi Baterai Mobil Listrik, Cukup 10 Menit Bisa Terisi Penuh

Revolusi Baterai Mobil Listrik, Cukup 10 Menit Bisa Terisi Penuh

Otomotif | Sabtu, 27 April 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×