Yamaha Siap Sajikan Motor dengan Kopling Palsu, Diam-Diam Ini Kesaktiannya

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 30 April 2024 | 17:52 WIB
Yamaha Siap Sajikan Motor dengan Kopling Palsu, Diam-Diam Ini Kesaktiannya
Calon motor listrik Yamaha, EMX Powertrain, kependekan dari Electric Motocross Powertrain [Electrek].

Suara.com - Motorcross listrik seperti Stark Varg menjelma jadi ancaman nyata bagi motor 450cc termodern sekalipun.

Buktinya, FIM (Federasi Motor Internasional) sampai harus mengeluarkan regulasi tersendiri untuk mencegah mereka bertarung di kelas yang sama, menurut laporan Rideapart.

Dengan tenaga instan 80 horsepower, performa motor trail listrik ini memang sulit ditandingi, terutama saat start (holeshot).

Adaptasi atau mati. Begitulah kira-kira keadaannya di dunia motorcross.

Namun, ada satu hal yang tidak bisa ditiru motor trail listrik dari motor trail konvensional: kopling. Ketiadaan kopling inilah yang jadi penghambat.

Para rider motocross membutuhkan kopling untuk berbagai manuver - entah itu keluar dari tikungan tajam (berm), mengangkat roda depan saat melewati medan terjal, atau melewati gundukan (whoops).

Minimnya kontrol inilah yang dikeluhkan rider saat menggunakan Stark Varg. Menariknya, bocoran terbaru mengindikasikan bahwa motor trail listrik pertama Yamaha akan memiliki sesuatu yang menyerupai kopling.

Bulan lalu, muncul paten baru dari Yamaha terkait motor motocross. Paten tersebut menjelaskan desain transmisi yang bertujuan meningkatkan traksi.

Ilustrasi Kopling Motor. (Do It Yourself)
Ilustrasi Kopling Motor. (Do It Yourself)

Tak lama kemudian, Cycle World melaporkan temuan paten lain dari Yamaha yang membahas sistem transmisi tanpa kopling konvensional, namun fungsinya serupa.

Baca Juga: Kemenkomarves Sambut Baik Niat BYD Bangun Pabrik di Subang

Menurut paten tersebut, transmisi yang digunakan mirip dengan kepunyaan motor trial listrik Yamaha, TY-E.

Bedanya, komponen kopling dan flywheel pada transmisi tersebut diganti dengan seperangkat per. Fungsi per ini ada dua: melunakkan hentakan tenaga listrik yang instan, dan menyimpan energi untuk sementara.

Menurut Cycle World, per tersebut akan mengkompres dan menyimpan energi ketika rider menutup gas secara tiba-tiba.

Saat dibutuhkan akselerasi, per akan kembali mengembang, melepaskan energi yang tersimpan dan dikombinasikan dengan tenaga maksimal motor untuk menghasilkan lonjakan tenaga sesaat.

Dengan kata lain, fitur ini bertujuan menggantikan fungsi "blipping the throttle" (menggerakan gas dengan cepat) yang biasa dilakukan rider untuk mengangkat roda depan menggunakan kopling.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI