Toyota: Mobil Hybrid Lebih Digemari Karena Irit Bahan Bakar

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 06 Mei 2024 | 20:02 WIB
Toyota: Mobil Hybrid Lebih Digemari Karena Irit Bahan Bakar
Innova Zenix Hybrid Jadi Andalan Toyota Astra Motor di Indonesia.. (Foto: TAM)

Suara.com - Masyarakat masih memilih mobil hybrid karena irit bahan bakar namun minim emisi, dan masih bisa berkontribusi kepada lingkungan demikian dikatakan Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto baru-baru ini.

Toyota menguasai pasar mobil hybrid di kuartal I 2024, dengan menjual 6921 unit. Dari jumlah itu, Kijang Innova Zenix hybrid jadi yang paling laris dengan angka terjual 5636 unit.

"Hybrid banyak customer feedback irit bahan bakar, satu liter untuk 31 kilometer. Kedua dari emisi banyak beli hybrid karena ingin kontribusi ke lingkungan," kata Henry saat ditemui media dalam acara penghargaan Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-17 di Taman Lalu Lintas, Bandung, pekan lalu.

Henry mengatakan di Toyota, penjualan mobil HEV (hybrid electric vehicle) sampai pada kuartal pertama 2024 meningkat menjadi 6,4 persen secara total penjualan. Sementara mobil listrik pada kuartal yang sama tahun ini mencapai 2,8 persen dari total penjualan.

Artinya komposisi mobil hybrid keluaran Toyota masih sekitar 70 persen mendominasi total penjualan dibandingkan mobil listrik atau EV.

Namun ia juga tidak memungkiri peminat mobil listrik semakin meningkat karena transformasi ke mobil listrik semakin dikembangkan pemerintah Indonesia.

"Ada segmennya masing-masing, penetrasi di EV akan meningkat dengan adanya model baru dan infrastruktur yang step by step membaik, dan hybrid juga akan meningkat karena masih dirasa sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka," ucap Henry.

Henry mengatakan alasan lain masyarakat masih memilih mobil hybrid adalah karena tidak perlu memikirkan tempat pengisian daya baterai dan harga jualnya masih sangat baik.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Toyota juga akan terus meningkatkan produksi mobil elektrik berbasis baterai dalam dua tahun kedepan dan tetap akan meluncurkan mobil berbasis hybrid tahun ini.

Pihaknya juga akan terus mengutamakan pengalaman pengguna dengan infrastruktur yang memenuhi kebutuhan pengguna dalam ekosistem mobil listrik seperti stasiun pengisian daya, penyediaan baterai untuk motor listrik dan ketersediaan layanan reparasi.

Baca Juga: Moeldoko Khawatir Insentif Mobil Hybrid Akan Hambat Pertumbuhan Mobil Listrik Murni

"Kalau ingin penetrasi di EV tidak hanya model-model baru yang harus keluar tapi juga ekosistem yang lebih baik, Toyota dan Astra juga ingin membangun yang lebih baik seperti charging station dan reparasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI