6 Risiko Membawa Mobil Kelebihan Muatan yang Wajib Diperhatikan!

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Sabtu, 25 Mei 2024 | 17:20 WIB
6 Risiko Membawa Mobil Kelebihan Muatan yang Wajib Diperhatikan!
Ilustrasi mobil kecepatan tinggi di tol (Pexels/JESHOOTS.com)

Suara.com - Pernahkah Anda merasa tergoda untuk memuat barang sebanyak-banyaknya ke dalam mobil? Baik untuk perjalanan mudik, pindahan rumah, atau sekadar mengangkut barang belanjaan, terkadang kita terbebani dengan kebutuhan untuk membawa banyak barang.

Namun, tahukah Anda bahwa membawa mobil dengan muatan berlebih ternyata menyimpan banyak risiko? Berikut 6 risiko yang wajib Anda perhatikan:

1. Ditilang Polisi

Di Indonesia, membawa mobil dengan muatan berlebih merupakan pelanggaran lalu lintas. Hal ini diatur dalam pasal 307 jo pasal 169 ayat 1 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Bagi pengendara yang kedapatan membawa muatan berlebih, siap-siap dikenakan denda tilang sebesar Rp 500.000. Sanksi ini tentunya bukan hal yang ingin Anda alami, bukan?

2. Boros Bensin

Mobil yang membawa banyak beban akan bekerja lebih keras untuk melaju. Akibatnya, konsumsi bahan bakar pun akan meningkat drastis. Hal ini tentu tidak ekonomis dan membuat Anda harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk bensin.

3. Bahaya Ban Meledak

Ban mobil memiliki batas daya tahan terhadap beban. Ketika mobil kelebihan muatan, ban akan bekerja ekstra keras untuk menopang beban tersebut. Tekanan pada ban yang berlebihan dapat menyebabkan ban mudah aus, bocor, bahkan meledak.

Baca Juga: Kabar Gembira: Sudah Ada Baterai Mobil yang Bisa Dicas di bawah 10 Menit, Tempuh Hampir 500 Km

Hal ini tentu membahayakan keselamatan Anda dan penumpang lainnya.

4. Limbung Saat Berbelok

Membawa mobil dengan muatan berlebih dapat membuat mobil terasa limbung saat berbelok, terutama di tikungan tajam atau jalan yang menanjak. Distribusi berat yang tidak merata dapat mengganggu stabilitas mobil dan meningkatkan risiko kecelakaan.

5. Akselerasi Lambat

Semakin berat beban mobil, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan untuk mendorongnya. Hal ini menyebabkan akselerasi mobil menjadi lebih lambat dan terasa kurang bertenaga.

Anda mungkin akan kesulitan saat mendaki tanjakan atau menyalip kendaraan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI