Petinggi Suzuki Akui Mobil Listrik Bukan Jadi Kendaraan Masa Depan, Ini Alasannya

Selasa, 11 Juni 2024 | 07:58 WIB
Petinggi Suzuki Akui Mobil Listrik Bukan Jadi Kendaraan Masa Depan, Ini Alasannya
Logo Suzuki. (Foto: Suzuki)

Suara.com - Di tengah perdebatan sengit tentang masa depan industri otomotif, Suzuki, raksasa otomotif asal Jepang, melontarkan pernyataan mengejutkan. Pimpinan tertinggi Suzuki India, Rahul Bharti, menegaskan bahwa mobil listrik bukan menjadi solusi tepat untuk menggantikan mesin bensin.

Pernyataan ini tentu memicu kontroversi. Di satu sisi, banyak pihak yang berpendapat bahwa mobil listrik adalah masa depan yang tak terelakkan. Di sisi lain, mobil hybrid menawarkan solusi yang lebih praktis dan ekonomis, terutama di negara-negara dengan infrastruktur kendaraan listrik yang masih terbatas.

"Perdebatan bukan antara kendaraan listrik dan hybrid. Keduanya merupakan teknologi yang baik dan perlu didorong. Perdebatan seharusnya adalah antara mobil hybrid dan mobil bensin," ujar Rahul Bharti dari Suzuki India dilansir dari Motorbeam.

Mobil hybrid memadukan teknologi mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan beberapa keunggulan dibandingkan mobil bensin konvensional:

1. Emisi Gas Buang Lebih Rendah:

Mobil hybrid mampu menghasilkan emisi gas buang jauh lebih rendah, bahkan hingga 44 persen dibandingkan mobil bensin. Hal ini menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan.

Rahul mencontohkan pada produknya yakni Suzuki Invicto Hybrid yang tercatat 44 persen lebih efisien penggunaan bahan bakar.

2. Efisiensi Bahan Bakar Lebih Tinggi:

Penggunaan motor listrik memungkinkan mobil hybrid untuk menghemat bahan bakar secara signifikan, mencapai 36 persen lebih hemat dibandingkan mobil bensin.

Baca Juga: Penduduk Negara Maju Belum Ingin Move On ke Mobil Listrik: Ini Alasan Konsumen!

"Kita lihat model hybrid sepertu Grand Vitara yang lenih efisien 36 persen dari mobil bensin," ujar Rahul.

Ilustrasi mobil Suzuki Vitara. (Unsplash)
Ilustrasi mobil Suzuki Vitara. (Unsplash)

3. Performa yang Lebih Baik:

Kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan torsi yang lebih besar dan akselerasi yang lebih responsif, memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.

4. Harga yang Lebih Terjangkau:

Dibandingkan mobil listrik, mobil hybrid umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau, menjadikannya pilihan yang lebih menarik bagi konsumen.

Pemerintah India pun mendukung perkembangan mobil hybrid dengan mempertimbangkan pengurangan pajak. Hal ini diprediksi akan semakin mendorong popularitas mobil hybrid di antara konsumen India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI