Ada Suara Gemuruh Dalam Kabin Mobil Listrik NETA-VII, Ternyata Ini Manfaatnya

Muhammad Yunus

Senin, 15 Juli 2024 | 15:23 WIB
Ada Suara Gemuruh Dalam Kabin Mobil Listrik NETA-VII, Ternyata Ini Manfaatnya
NETA V-II saat melakukan tes berkendara di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (12/7/2024) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - PT NETA Auto Indonesia memberikan tanggapan terkait suara gemuruh yang terdengar hingga di dalam kabin mobil listrik NETA-VII.

Senior Manager After Sales NETA Januar Eka Sapta mengatakan bahwa suara tersebut merupakan salah satu fitur penting menyangkut aspek keamanan dan keselamatan yang wajib ada pada mobil listrik.

"Itu fitur pedestrian alert yang bisa hilang suaranya pada kecepatan tertentu," kata Januar kepada awak media di Bandung, jumat pekan lalu.

Januar menjelaskan, fitur pedestrian alert yang diadopsi NETA disebut sebagai vehicle sound for pedestrians (VSP) system.

Seperti diketahui, kendaraan listrik murni hampir tidak memiliki polusi suara saat berjalan dengan kecepatan rendah, sehingga sulit bagi pejalan kaki di sekitar untuk mendeteksi kendaraan.

Untuk meminimalkan potensi bahaya keselamatan yang disebabkan oleh mengemudi kendaraan listrik secara senyap, maka NETA memasang speaker yang berfungsi agar manusia atau kendaraan di sekitarnya lebih waspada.

Pedestrian alert berfungsi memanfaatkan suara untuk mengingatkan pejalan kaki akan keberadaan kendaraan ketika sedang dikendarai dengan kecepatan rendah antara 0 hingga sekitar 20 km/jam.

Saat kendaraan sedang berakselerasi maka volume dan frekuensi suara akan meningkat seiring dengan peningkatan kecepatan kendaraan.

Ia mengungkapkan, suara akan hilang saat kecepatan kendaraan melebihi 30 km/jam.

baca juga

"Sistem ini menyala saat kendaraan berjalan dan tidak dalam kondisi parkir. Beberapa suara terdengar di kabin penumpang karena kebetulan posisi speakernya ada di depan," ujarnya.

Lebih lanjut Januar menyampaikan, pihaknya mendengar masukan dari pelanggan terkait hal ini serta telah menginformasikan ke pabrikan agar ke depannya terdapat opsi untuk menonaktifkan fitur tersebut.

Namun demikian, sistem tersebut secara default merupakan fitur yang melekat pada kendaraan untuk memberikan keamanan bagi pengendara maupun orang di sekitar kendaraan.

"Memang kita sudah info kalau bisa ada fitur untuk menonaktifkan sistem tersebut, mungkin karena di Indonesia belum terbiasa. Tetapi kalau untuk dihilangkan itu tidak boleh," katanya.

NETA V-II merupakan mobil listrik yang diproduksi secara lokal di Bekasi, Jawa Barat dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 44 persen berkat dukungan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia sebagai penyuplai baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Baru Terus! Panduan Lengkap Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Tetap Optimal

Seperti Baru Terus! Panduan Lengkap Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Tetap Optimal

Otomotif | Minggu, 14 Juli 2024 | 18:16 WIB

Fitur ADAS Canggih pada NETA V-II Diuji di Bandung

Fitur ADAS Canggih pada NETA V-II Diuji di Bandung

Otomotif | Minggu, 14 Juli 2024 | 15:27 WIB

Daftar Mobil Listrik Terbaru Bakal Tampil di GIIAS 2024

Daftar Mobil Listrik Terbaru Bakal Tampil di GIIAS 2024

Otomotif | Minggu, 14 Juli 2024 | 14:02 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×