Penampilan Mobil Klasik di Jakarta, Siap Menembus Pasar Internasional

Muhammad Yunus Suara.Com
Selasa, 13 Agustus 2024 | 09:40 WIB
Penampilan Mobil Klasik di Jakarta, Siap Menembus Pasar Internasional
Direktur Tuksedo Studio, Laksmana Gusti Handoko (kiri) mempresentasikan spesifikasi Porsche 356 Cabriolet kepada Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (kanan) di pameran mobil klasik bertajuk Legendary Automobile Showcase : An Exhibition of Elegance di Pondok Indah Mall (PIM) II, Jakarta, Senin (12/08/2024). [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Pabrikan mobil klasik buatan tangan, Tuksedo Studio Bali, menggelar pameran mobil klasik di Pondok Indah Mall (PIM) II, Jakarta, mulai 12 hingga 18 Agustus, untuk mengedukasi masyarakat mengenai mobil klasik.

Pameran bertajuk Legendary Automobile Showcase ini terinspirasi sejumlah pameran mobil klasik di dunia seperti Retromobile di Paris, Goodwood Revival dan pameran mobil klasik Silverstone di Inggris," kata Direktur Tuksedo Studio Laksmana Gusti Handoko dalam pembukaan pameran di Jakarta, Senin.

"Tujuan pameran mobil klasik ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa mobil klasik punya nilai tersendiri dan bahwa saat ini Indonesia sudah punya industri barang mewah," kata Gusti.

Tuksedo Studio Bali juga menggelar pameran bersama di Surabaya, Yogyakarta dan Bali.

Menurut Gusti, dalam pameran ini terdapat uji coba kendaraan mobil klasik dan simulator mobil klasik yang bisa dinikmati pengunjung pameran.

Gusti mengatakan pameran ini ingin mendekatkan para pencinta mobil klasik yang para pemesannya 90 persen berasal dari Jakarta.

"Tuksedo Studio adalah pabrikan mobil klasik yang digawangi sumber daya manusia lokal, namun sudah mendapat pengakuan global," kata Gusti.

Di antara yang disajikan dalam pameran ini adalah Mercedes Benz 300 SL, Porsche 356 Cabriolet, Porsche 550 Spyder, dan Aston Martin DB5.

Masyarakat yang ingin mengunjungi pameran ini cukup memberitahukan melalui media sosial yang dikelola pabrik replika mobil antik itu.

Baca Juga: Mobil Boros Bahan Bakar? Ini 9 Penyebabnya

Sejak 2021 hingga Juli 2024, 20 unit kendaraan yang sudah tidak ada di pasaran internasional, diproduksi kembali di studio tersebut.

"Ini bukan soal kemewahan atau kecanggihan tapi ini soal maha karya anak bangsa, sebuah seni," kata Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo.

Satu unit mobil klasik diproduksi selama 12 bulan yang sekitar 90 persen bahannya menggunakan produk dalam negeri, kecuali mesin, oleh sekitar 80 orang tenaga kerja dan pekerja seni otomotif dari Bali.

Tuksedo Studio tidak menutup kemungkinan merambah kancah internasional mengingat saat ini ada 100 unit antrean dari pecinta mobil klasik di Timur Tengah, Amerika Serikat, dan di Eropa yang berminat memesan mobil.

Namun, produksi dan pengiriman untuk pemesanan konsumen luar negeri belum dapat dilakukan karena perlu menyesuaikan dengan aturan ekspor, karena tidak diperkenankan menggunakan merek kendaraan yang direproduksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI