Kenalan Sama Yamaha X Force: Semungil Honda Beat, Mesin Buas bak NMAX

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 01 September 2024 | 13:40 WIB
Kenalan Sama Yamaha X Force: Semungil Honda Beat, Mesin Buas bak NMAX
Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)

Suara.com - Nama XForce mungkin tak asing lantaran saat ini label tersebut sudah tersemat pada salah satu SUV andalan Mitsubishi.

Namun jangan salah, nama serupa ternyata juga turut dipakai oleh Yamaha untuk stempel salah satu jajaran matic unggulannya.

Perkenalkan Yamaha X Force (ya, ada spasi untuk Yamaha, tanpa spasi untuk Mitsubisi), yang merupakan motor matic besutan Yamaha Jepang yang harganya berada di angka 407.000 yen atau sekitar Rp 43 jutaan jika mengacu kurs rupiah per 1 September 2024.

Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)
Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)

Secara spesifikasi, Yamaha X-Force memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang diakui oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata dengan nilai konsumsi bahan bakar tetap sebesar 48,1 km/L (60 km/jam) untuk dua penumpang dan nilai mode WMTC sebesar 40,9 km/L.

Mirip dengan NMAX generasi sebelum Turbo atau Yamaha Aerox 155, motor ini mengusung mesin berjenis berpendingin air, 4-tak, SOHC, 4-katup dengan silinder tunggal dan perpindahan sebesar 155 cm³, menurut data dari situs resmi Yamaha Jepang yang telah Suara.com pantau.

Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)
Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)

Diameter dalam dan stroke masing-masing adalah 58,0 mm dan 58,7 mm dengan rasio kompresi 11,6:1.

Output daya maksimum yang dihasilkan adalah 11 kW (15 PS) pada 8.000 r/mnt dan torsi maksimum sebesar 14 N·m (1,4 kgf·m) pada 6.500 r/mnt.

Metode start-up menggunakan layanan mandiri dan pelumasan dengan bah basah.

Kapasitas oli mesin adalah 1,00 L dan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 6,1 L dengan penunjukan bensin biasa tanpa timbal.

baca juga
Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)
Yamaha X Force. (Yamaha Jepang)

Sistem intake dan bahan bakar menggunakan injeksi bahan bakar, sedangkan sistem pengapian menggunakan TCI (Transistor). Kapasitas dan model baterai adalah 12V, 6,5Ah (10 HR) / GT7B-4.

Rasio reduksi primer dan sekunder masing-masing adalah 1,000 dan 10,208 (56/16 x 35/12).

Jenis kopling yang digunakan adalah kering, sentrifugal, sepatu, dan gearbox/transmisi menggunakan V-belt transmisi variabel terus menerus/otomatis.

Jarak sumbu antar roda sejauh 1.340 milimeter, selisih 8,5 cm jika dibandingkan dengan Honda Beat. Sementara itu panjang bodi mencapai 1.920, selisih 4,4 cm dengan panjang Honda Beat.

Dengan kata lain, motor ini mengisi ceruk pasar dengan target orang yang suka dengan performa ngebut ala Nmax namun dengan dimensi yang lebih kecil.

Kalau motor ini hadir di Indonesia dengan harga yang disesuaikan dengan kondisi pasaran lokal, bakal laris nggak, ya?

Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna Yamaha Fazzio Adu Kreativitas Modifikasi di Bekasi

Pengguna Yamaha Fazzio Adu Kreativitas Modifikasi di Bekasi

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 19:55 WIB

Kapan Waktu yang Tepat Menyalakan Lampu Hazard? Jangan Salah Kaprah!

Kapan Waktu yang Tepat Menyalakan Lampu Hazard? Jangan Salah Kaprah!

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 16:47 WIB

Bebek Unik dari Honda Bikin Geleng Kepala, Nuansa Matic Kental dan Pakai Velg 14 Inci

Bebek Unik dari Honda Bikin Geleng Kepala, Nuansa Matic Kental dan Pakai Velg 14 Inci

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 16:24 WIB

All New Toyota Prius PHEV Diboyong ke Indonesia, Bisa Jangkau 80 Km Tanpa Bensin

All New Toyota Prius PHEV Diboyong ke Indonesia, Bisa Jangkau 80 Km Tanpa Bensin

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 15:38 WIB

Yamaha MT-07 Dapat Pembaruan: Performa Gahar, Teknologi Canggih, dan Desain Makin Menawan

Yamaha MT-07 Dapat Pembaruan: Performa Gahar, Teknologi Canggih, dan Desain Makin Menawan

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 14:36 WIB

Tak Perlu Bongkar, Begini Cara Kenali Ciri Kampas Rem Motor Sudah Habis

Tak Perlu Bongkar, Begini Cara Kenali Ciri Kampas Rem Motor Sudah Habis

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 13:57 WIB

Terkini

Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas

Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:11 WIB

Laba BCA Naik 1,8 Persen di Semester I 2026

Laba BCA Naik 1,8 Persen di Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Mengapa Penetapan Hutan Adat Menjadi Penentu Masa Depan Punan Batu?

Mengapa Penetapan Hutan Adat Menjadi Penentu Masa Depan Punan Batu?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:59 WIB

Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee

Apa Ada Brand Sepatu Lokal Klaten? Ini Merek dan 9 Seri Terlarisnya di Shopee

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air

Kekeringan di Gunungkidul, Warga Kemesu Terpaksa Jual Ternak Demi Beli Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:56 WIB

Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji

Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:50 WIB

Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang

Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:45 WIB

Empat Penyidik Polisi Diperiksa dalam Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Empat Penyidik Polisi Diperiksa dalam Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:44 WIB

×