Awas! Mobil "Mogok" Jika Pengemudi Mabuk, Ini Teknologinya

Muhammad Yunus, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 19 September 2024 | 18:47 WIB
Awas! Mobil "Mogok" Jika Pengemudi Mabuk, Ini Teknologinya
Ilustrasi mabuk perjalanan (Pixabay/Bertsz)

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi dalam keadaan mabuk menjadi masalah serius hampir di seluruh dunia.

Untuk mengatasi masalah ini, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tengah mengembangkan teknologi canggih yang dapat mencegah orang mabuk mengemudi.

Dilansir dari Carscoops, teknologi ini dirancang untuk secara otomatis mendeteksi tanda-tanda keracunan alkohol pada pengemudi.

Mereka dikabarkan akan menyelesaikan teknologi ini pada 15 November 2024. Jika teknologi itu sudah rampung maka akan ditetapkan menjadi aturan yang harus dipatuhi dan diterapkan produsen mobil.

Ilustrasi mabuk perjalanan (Freepik.com/Freepik)
Ilustrasi mabuk perjalanan (Freepik.com/Freepik)

Beberapa metode yang mungkin digunakan antara lain:

  • Analisis napas: Sensor akan mendeteksi kadar alkohol dalam napas pengemudi.
  • Pemantauan gerakan mata: Kamera akan melacak gerakan mata pengemudi untuk melihat apakah ada tanda-tanda gangguan koordinasi.
  • Pengukuran waktu reaksi: Pengemudi akan diminta untuk melakukan serangkaian tes sederhana untuk mengukur waktu reaksi mereka.

Jika sistem mendeteksi adanya indikasi keracunan alkohol, mobil akan langsung terkunci dan tidak dapat dihidupkan. Tujuannya adalah untuk mencegah pengemudi mabuk membahayakan dirinya sendiri dan orang lain di jalan.

Meskipun tujuannya mulia, pengembangan teknologi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti:

  • Akurasi: Sistem harus sangat akurat dalam mendeteksi keracunan alkohol untuk menghindari kesalahan yang dapat merugikan pengemudi yang tidak bersalah.
  • Privasi: Pengumpulan data pribadi seperti pola pernapasan dan gerakan mata menimbulkan kekhawatiran tentang privasi pengguna.
  • Biaya: Pengembangan dan implementasi teknologi ini membutuhkan biaya yang besar.
  • Penerimaan publik: Tidak semua orang akan setuju dengan adanya teknologi yang membatasi kebebasan mereka.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadir di Indonesia 4.0 Conference & Expo 2024, ET Robotics Resmi Kenalkan Robot Gripper Super Cerdas

Hadir di Indonesia 4.0 Conference & Expo 2024, ET Robotics Resmi Kenalkan Robot Gripper Super Cerdas

Tekno | Kamis, 19 September 2024 | 16:30 WIB

Megawati Di Hadapan Rektor Se-Rusia: AI Bisa Jadi Mesin Pembunuh Manusia Serta Pelanggeng Kediktatoran

Megawati Di Hadapan Rektor Se-Rusia: AI Bisa Jadi Mesin Pembunuh Manusia Serta Pelanggeng Kediktatoran

News | Rabu, 18 September 2024 | 19:29 WIB

Cara Mengerjakan Soal Matematika dengan Gemini AI, Mudah dan Praktis!

Cara Mengerjakan Soal Matematika dengan Gemini AI, Mudah dan Praktis!

Tekno | Selasa, 17 September 2024 | 19:30 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×