Awas Zonk! Kenali 5 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Sering Disembunyikan

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 09 Oktober 2024 | 15:16 WIB
Awas Zonk! Kenali 5 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Sering Disembunyikan
Ilustrasi mobil menerobos banjir (Shutterstock).

Suara.com - Membeli mobil bekas adalah solusi cerdas bagi banyak orang yang ingin mendapatkan kendaraan dengan harga terjangkau.

Namun, calon pembeli harus berhati-hati terhadap risiko mobil bekas banjir yang bisa menimbulkan berbagai masalah serius di kemudian hari.

Mobil yang pernah terendam banjir sering kali memiliki kerusakan tersembunyi yang tak mudah diperbaiki, dan jika tidak cermat, Anda bisa mengalami kerugian besar.

Agar lebih aman dalam membeli mobil bekas, berikut beberapa tips praktis untuk mengenali mobil bekas banjir yang dikutip dari laman resmi Toyota pada Rabu (9/10/2024):

1. Perhatikan Aroma Tidak Sedap

Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah bau apek yang sulit dihilangkan. Air banjir yang meresap ke dalam interior mobil meninggalkan bau lembap yang tak kunjung hilang, meskipun mobil sudah dibersihkan atau diberikan pewangi. Saat memeriksa mobil bekas, cobalah untuk mengidentifikasi aroma mencurigakan yang bisa menjadi tanda bekas banjir.

2. Teliti Bagian yang Tidak Biasanya Berkarat

Karat memang wajar muncul pada bagian bawah mobil, namun pada mobil bekas banjir, karat juga bisa ditemukan di area yang tidak biasa seperti di bawah dashboard, pedal, atau bagian dalam pintu. Teliti sudut-sudut mobil dan area tersembunyi, terutama di bagian yang sulit dijangkau, untuk memeriksa adanya tanda-tanda karat yang tak lazim.

3. Cek Fungsi Elektronik dengan Teliti

baca juga

Air banjir sering menyebabkan kerusakan pada sistem elektrik mobil, seperti masalah pada lampu, audio, atau fitur lain seperti power window. Pastikan untuk memeriksa semua komponen elektronik dan mencoba semua fitur mobil sebelum memutuskan untuk membeli. Jika ada yang tidak berfungsi dengan baik, ini bisa menjadi indikasi adanya kerusakan akibat air.

4. Periksa Sisa Lumpur atau Pasir

Meskipun mobil sudah dibersihkan dengan baik, sisa-sisa banjir seperti lumpur atau pasir sering tersisa di bagian yang sulit dijangkau, seperti di bawah jok, karpet, atau di balik dashboard. Jangan ragu untuk memeriksa area-area ini secara menyeluruh, karena keberadaan endapan lumpur bisa menunjukkan bahwa mobil pernah terendam air.

5. Amati Kondisi Jok dan Karpet

Jok dan karpet mobil yang pernah terkena banjir biasanya menunjukkan kerusakan seperti perubahan warna, bahan yang lembek, atau bau yang tak sedap. Selain itu, jika Anda menemukan jok atau karpet yang terlihat baru namun tidak sesuai dengan usia mobil, ini bisa menjadi tanda bahwa pemilik sebelumnya telah mengganti komponen tersebut untuk menutupi kerusakan akibat banjir.

Dengan mengikuti tips praktis ini, Anda bisa lebih waspada dalam memilih mobil bekas dan menghindari mobil yang pernah terendam banjir. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, selalu lakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan Anda mendapatkan mobil bekas yang berkualitas tanpa masalah tersembunyi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai Helene Hancurkan Ratusan Mobil Kia, Dealer Merugi Miliaran

Badai Helene Hancurkan Ratusan Mobil Kia, Dealer Merugi Miliaran

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2024 | 14:00 WIB

Perang Dagang Memanas: China Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa

Perang Dagang Memanas: China Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2024 | 11:57 WIB

Toyota Luncurkan Cartridge Hidrogen Portabel, Solusi Cerdas Sebagai Alternatif Gas 3 Kg

Toyota Luncurkan Cartridge Hidrogen Portabel, Solusi Cerdas Sebagai Alternatif Gas 3 Kg

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

Ombudsman Beri Waktu Sebulan, Fasilitas 'Bilik Sultan' di Lapas Cibinong Harus Rata dengan Tanah

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Luluk Diana Sabet Perunggu di Debut Asian Games 2026

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:38 WIB

Penindakan Parkir di Surabaya Meledak, Aduan Jukir Nakal Tembus 1.136 Kasus

Penindakan Parkir di Surabaya Meledak, Aduan Jukir Nakal Tembus 1.136 Kasus

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 17:37 WIB

IMC Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga: Jangan Otomatis Seluruh Harta Dirampas

IMC Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga: Jangan Otomatis Seluruh Harta Dirampas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:37 WIB

BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi

BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 17:34 WIB

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 17:31 WIB

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:30 WIB

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 17:29 WIB

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:28 WIB

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

Malang | Rabu, 23 September 2026 | 17:26 WIB

×