Spesifikasi Canggih dan Ramah Lingkungan, Ini Dia Becak Listrik Karya Anak Bangsa

Muhammad Yunus

Rabu, 09 Oktober 2024 | 19:03 WIB
Spesifikasi Canggih dan Ramah Lingkungan, Ini Dia Becak Listrik Karya Anak Bangsa
Ilustrasi: Becak listrik diluncurkan untuk libur Lebaran di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (05/04/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) Jenderal TNI (Purn) Wiranto menilai bahwa inisiatif presiden terpilih Prabowo Subianto terkait becak listrik mampu mendorong ekonomi rakyat dan pariwisata berkelanjutan.

"Ini program becak listrik ini bagus sekali. Apalagi ini diinisiasi oleh Pak Prabowo. Ini sangat membantu ekonomi masyarakat bawah. Banyak implikasi selain mengangkat ekonomi, ada isu green energy, juga pariwisata," kata Wiranto dalam pertemuan dengan pengurus PBLI, di Jakarta, Rabu.

Program becak listrik sebagai inovasi transportasi ramah lingkungan diluncurkan atas inisiatif dari presiden terpilih Prabowo Subianto guna mendorong ekonomi rakyat dan meningkatkan pariwisata berkelanjutan di tanah air.

Melalui wadah PBLI, gerakan ini memiliki tujuan untuk mengurangi polusi dan kemacetan, becak listrik diharapkan menjadi solusi transportasi yang dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya bagi pengemudi becak tradisional.

Becak Listrik itu merupakan inovasi yang diproduksi di Kota Bandung dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 70 persen.

Program ini menargetkan penyebaran becak listrik di seluruh Indonesia, memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat di berbagai daerah. Becak listrik itu juga dilengkapi dengan throttle gas, kunci kontak, canopy, dan double sadel untuk kenyamanan penumpang.

Ketua PBLI Mayor Jenderal TNI (Purn) Glenny Kairupan mengatakan bawah becak listrik adalah langkah maju yang penting untuk mengatasi masalah transportasi di perkotaan.

"Selain ramah lingkungan, program ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka,” ujar Glenny yang turut didampingi sejumlah Pengurus PBLI lainnya.

Dalam konteks pariwisata, becak listrik menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan untuk menjelajahi kawasan wisata dengan cara yang lebih berkelanjutan.

baca juga

Destinasi-destinasi pariwisata akan lebih menarik dengan kehadiran becak listrik, menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan ramah lingkungan.

"Dengan langkah ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," katanya pula.

Menilik sejarah becak di Indonesia, dimana pertama kali muncul di Batavia (Jakarta) dan kemudian berkembang ke Surabaya pada tahun 1940.

Menurut Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943, becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia pada akhir 1930-an.

Pascaperang, meskipun jalur dan moda transportasi semakin berkembang, becak tetap bertahan dan menyebar hampir di seluruh Indonesia.

Pada pertengahan hingga akhir 1950-an, tercatat ada sekitar 25.000 hingga 30.000 becak di Jakarta, dengan jumlah tertinggi mencapai 160 ribu pada tahun 1966.

Berikut susunan Pengurus Persatuan Becak Listrik Indonesia:

Ketua Dewan Pembina :
Jenderal TNI (Purn) Wiranto

Ketua PBLI: Mayor Jenderal TNI (Purn) Glenny Kairupan

Sekjen PBLI: Michael Umbas

Bendahara Umum PBLI: Anton Ramli

Berikut spesifikasi becak listrik:

Versi 1:

Dinamo Tenaga / Motor: BLDC
Baterai: SLA 12.000 mAh
Tegangan: 48 Volt
Kecepatan Maksimum: 15 KM/Jam
Pengisian Baterai: 6 Jam
Jarak Tempuh Full Listrik: 60 KM
Jarak Tempuh Hybrid: 80 KM
Berat Becak: 120 KG
Berat Maksimum Penumpang: 200 KG
Dimensi: 2m x 1m x 1,5m
Rem: Tromol
Kemiringan Tanjakan Maksimum: 10 Derajat
Layar: LCD

Versi 2:

Motor: 1000 Watt
Baterai: SLA 15.000 mAh
Tegangan: 48 Volt
Kecepatan Maksimum: 22 KM/Jam
Pengisian Baterai: 7 Jam
Jarak Tempuh Full Listrik: 60 KM
Jarak Tempuh Hybrid: 100 KM
Berat Becak: 100 KG
Berat Maksimum Penumpang: 200 KG
Dimensi: 1,8m x 0,9m x 1,5m
Rem: Cakram
Kemiringan Tanjakan Maksimum: 15 Derajat
Layar: LCD + Speedometer

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira, Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp 10.000 di Akhir Pekan dan Libur Nasional

Kabar Gembira, Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp 10.000 di Akhir Pekan dan Libur Nasional

Foto | Rabu, 09 Oktober 2024 | 18:29 WIB

Airnya Tak Jalan, Pramono Sebut Wacana River Way Ridwan Kamil di Jakarta Tak Mungkin

Airnya Tak Jalan, Pramono Sebut Wacana River Way Ridwan Kamil di Jakarta Tak Mungkin

News | Rabu, 09 Oktober 2024 | 16:07 WIB

AHM Jawab Kerjasama Honda dan Yamaha Perihal Motor Listrik di Indonesia

AHM Jawab Kerjasama Honda dan Yamaha Perihal Motor Listrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 09 Oktober 2024 | 15:50 WIB

Terkini

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

×