Mobil Maung Garuda vs Esemka, Rocky Gerung Sindir Perbedaan Tahan Peluru dan Tahan Malu

Denada S Putri

Rabu, 30 Oktober 2024 | 11:36 WIB
Mobil Maung Garuda vs Esemka, Rocky Gerung Sindir Perbedaan Tahan Peluru dan Tahan Malu
Kolase foto mobil Maung Garuda dan Esemka. [Ist]

Suara.com - Perbandingan otomotif 'karya anak bangsa' yakni mobil Maung Garuda dengan mobil Esemka tengah ramai diperbincangkan publik.

Adapun, perbincangan mobil ini berawal dari Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan mobil dinas Maung buatan PT Pindad saat pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024 lalu.

Dalam arahan terbarunya, Presiden Prabowo Subianto meminta agar para menteri dan wamen yang ada di kabinetnya menggunakan mobil yang sama yakni Maung Garuda sebagai kendaraan dinasnya.

Jadi, Prabowo menginginkan agar para menteri dan wamen di kabinetnya mengganti mobil dinas mereka yang biasanya mobil Alphard menjadi mobil buatan PT Pindad itu.

Pengamat Politik Rocky Gerung ikut menyoroti soal mobil dinas Prabowo tersebut dan membandingkannya dengan mobil Esemka.

Menurut Rocky Gerung, kedua mobil tersebut dapat membedakan antara Prabowo dan Jokowi.

"Kalau dibandingkan mungkin orang akan tanya. Apa beda (mobil) Esemka dengan Garuda Maung ini kan?" tutur Rocky, dikutip dari cuplikan video yang diunggah akun @chynthia_k di media social Twitter atau X, Selasa (29/10/2024).

Rocky kemudian menyindir bahwa perbedaan kedua mobil tersebut terletak kepada ketahanannya terhadap peluru.

Menurut Rocky, Mobil Garuda Maung adalah mobil yang tahan terhadap peluru. Sementara, mobil Esemka "tahan malu".

baca juga

“Orang bilang Mobil Garuda Maung ini kan tahan peluru, kalau Esemka ini tahan malu,” jelas Rocky disambung tawa.

Diketahui, mobil Maung Garuda merupakan mobol buatan PT Pindad dengan nama asli MV3 Garuda Limousine yang menjadi kendaraan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Mobil Maung Garuda sendiri dirancang oleh Prof Sigit Puji Santosa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga Direktur PT Pindad dengan 70 persen menggunakan komponen dalam negeri.

Mobil yang memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m ini memiliki proteksi tinggi serta memberikan kenyamanan dengan material berkualitas serta fitur- fitur mutakhir.

Sementara, Esemka sendiri merupakan proyek belajar siswa SMK di Solo yang berhasil membuat mobil pertama mereka bernama Rajawali.

Akhirnya mobil Rajawali ini diluncurkan dan digunakan oleh Joko Widodo saat menjadi Walikota Solo sebagai kendaraan dinas.

Kendati begitu, kendaraan Rajawali yang digembor-gemborkan Jokowi saat itu tidak lolos uji kelayakan dan emisi.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ingin Maung Pindad jadi Mobil Dinas Para Pembantunya, Reaksi Menteri-menteri: Sami'na Wa Atho'na Saja

Prabowo Ingin Maung Pindad jadi Mobil Dinas Para Pembantunya, Reaksi Menteri-menteri: Sami'na Wa Atho'na Saja

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:31 WIB

Anies Baswedan Sindir Pembakar Buku Najwa Shihab: Gagasan Tak Dapat Dibakar

Anies Baswedan Sindir Pembakar Buku Najwa Shihab: Gagasan Tak Dapat Dibakar

Tekno | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:51 WIB

Disebut Bakal Jadi Mobil Dinas Menteri, Maung Pindad Pakai Mesin Apa?

Disebut Bakal Jadi Mobil Dinas Menteri, Maung Pindad Pakai Mesin Apa?

Otomotif | Senin, 28 Oktober 2024 | 23:32 WIB

Terkini

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

×