Neta Tersandung Masalah: Produksi Terhenti, Gaji Karyawan Dipotong

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 08 November 2024 | 13:38 WIB
Neta Tersandung Masalah: Produksi Terhenti, Gaji Karyawan Dipotong
PT Neta Auto Indonesia Mengumumkan Harga Resmi Produk Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Industri mobil listrik China tengah mengalami guncangan dengan kabar terbaru mengenai Neta. Perusahaan yang sempat mencatatkan pertumbuhan pesat ini kini dihadapkan pada tantangan serius. Produksi dihentikan sementara, gaji karyawan dipotong, dan penjualan yang terus menurun menjadi pukulan telak bagi Neta.

Dilansir dari CarnewsChina, Neta, yang sempat melampaui pesaing-pesaingnya seperti Li Auto, Nio, dan Xpeng pada tahun 2022, kini harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya.

Penurunan penjualan yang drastis, terutama pada model-model terbaru seperti Neta S Hunting, menjadi salah satu faktor utama penyebab masalah ini. Masalah pengiriman yang terkendala akibat aksesori yang hilang semakin memperparah situasi.

Selain masalah produksi dan penjualan, Neta juga menghadapi masalah internal yang serius. Perusahaan induk, Hozon Auto, telah mencatat kerugian yang terus meningkat sejak tahun 2021.

Untuk mengatasi masalah keuangan, Neta terpaksa mengambil langkah-langkah seperti memotong gaji karyawan dan menawarkan insentif ekuitas.

PT Neta Auto Indonesia Segera Merilis Harga Resmi Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
PT Neta Auto Indonesia Segera Merilis Harga Resmi Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab penurunan drastis penjualan Neta antara lain:

  • Persaingan yang semakin ketat: Pasar mobil listrik di China semakin kompetitif dengan munculnya banyak pemain baru yang menawarkan produk dengan harga yang lebih kompetitif dan fitur yang lebih menarik.
  • Masalah kualitas: Masalah pengiriman yang terkendala akibat aksesori yang hilang dapat merusak reputasi merek dan mengurangi kepercayaan konsumen.
  • Strategi bisnis yang kurang tepat: Keputusan untuk memperluas segmen pasar dan meluncurkan terlalu banyak model dalam waktu singkat mungkin telah membebani sumber daya perusahaan.

Masa depan Neta masih belum pasti. Perusahaan harus segera mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Jika tidak, Neta bisa tertinggal jauh dari para pesaingnya dan bahkan menghadapi risiko keluar dari pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neta Siapkan Dua Mobil Listrik Dalam Partisipasi Perdana di GJAW 2024

Neta Siapkan Dua Mobil Listrik Dalam Partisipasi Perdana di GJAW 2024

Otomotif | Jum'at, 08 November 2024 | 11:15 WIB

Neta Hentikan Produksi Mobil Listrik Akibat Penjualan Anjlok

Neta Hentikan Produksi Mobil Listrik Akibat Penjualan Anjlok

Otomotif | Kamis, 07 November 2024 | 17:31 WIB

Toyota Alphard Ketar-ketir, MPV Mewah dari China Siap Menggoda Konsumen

Toyota Alphard Ketar-ketir, MPV Mewah dari China Siap Menggoda Konsumen

Otomotif | Kamis, 07 November 2024 | 17:00 WIB

Terkini

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh

Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh

Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:34 WIB

Resmi! Madonna, BTS, hingga Justin Bieber Bakal Guncang Panggung Final Piala Dunia 2026

Resmi! Madonna, BTS, hingga Justin Bieber Bakal Guncang Panggung Final Piala Dunia 2026

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:23 WIB

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Sport | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:22 WIB

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:08 WIB

Final Piala Dunia 2026 Jam Berapa di Indonesia? Ini Jadwal WIB, WITA, dan WIT

Final Piala Dunia 2026 Jam Berapa di Indonesia? Ini Jadwal WIB, WITA, dan WIT

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:05 WIB

Asics Gel Nimbus 27 Vs Asics Novablast 5, Mana Sepatu Lari yang Cocok untuk Long Run?

Asics Gel Nimbus 27 Vs Asics Novablast 5, Mana Sepatu Lari yang Cocok untuk Long Run?

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:00 WIB

Jangan Asal Charger! 4 Kebiasaan Ini Bikin Baterai iPhone Cepat Rusak

Jangan Asal Charger! 4 Kebiasaan Ini Bikin Baterai iPhone Cepat Rusak

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 08:55 WIB

Apa Itu Weton Tulang Wangi? Ini Ciri dan Keistimewaannya

Apa Itu Weton Tulang Wangi? Ini Ciri dan Keistimewaannya

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 08:51 WIB

×