Air Hujan, Pembersih Alami atau Musuh Maut pada Mobil?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 28 November 2024 | 19:00 WIB
Air Hujan, Pembersih Alami atau Musuh Maut pada Mobil?
Ilustrasi Berkendara Dengan Mobil Saat Musim Hujan (Pexels/KIM JINHONG)

Suara.com - Siapa yang tidak kenal dengan skenario klasik ini - langit mendadak menggelap jelang jam pulang kantor, dan tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Bagi para pengemudi mobil, situasi ini bukan sekadar masalah basah-basahan, tetapi membawa dilema tersendiri: haruskah mobil langsung dicuci setelah kehujanan, atau bisa ditunda sampai besok?

Mungkin banyak yang menganggap air hujan sebagai "pembersih alami" untuk mobil mereka. Namun, tahukah bahwa air hujan di daerah perkotaan menyimpan ancaman tersembunyi?

Berdasarkan laman autodetaildoctor, air hujan di kawasan urban mengandung tingkat keasaman yang cukup tinggi.

Kandungan asam ini bukanlah teman baik bagi lapisan cat mobil. Ketika air hujan yang mengandung asam ini dibiarkan mengering di permukaan mobil, prosesnya meninggalkan residu berbahaya yang dapat menggerogoti lapisan pelindung dan cat mobil secara perlahan namun pasti.

Membiarkan mobil basah setelah kehujanan tanpa tindakan pembersihan dapat memicu rangkaian masalah yang lebih serius.

Salah satu jenis usaha cuci mobil di Program Rumah Padat Karya, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya [ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya].
Salah satu jenis usaha cuci mobil di Program Rumah Padat Karya, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya [ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya].

Saat air hujan menguap, ia meninggalkan berbagai polutan dan kontaminan yang menempel pada permukaan cat. Yang lebih mengkhawatirkan, kandungan garam dalam air hujan dapat memulai proses korosi yang lambat namun destruktif.

Bayangkan ini sebagai "bom waktu" yang perlahan-lahan menggerogoti kesehatan eksterior mobil.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mencuci mobil setelah kehujanan? Jawabannya adalah secepat mungkin.

Minimal, kalian perlu membilas seluruh bodi mobil dengan air bersih untuk menghilangkan residu air hujan yang berbahaya.

baca juga

Jika memungkinkan, mampir ke tempat pencucian mobil untuk mendapatkan pembersihan menyeluruh, termasuk bagian interior, adalah pilihan terbaik. Tindakan preventif ini jauh lebih baik daripada harus berurusan dengan masalah yang lebih serius di kemudian hari.

Satu hal yang harus dihindari adalah membiarkan mobil yang terkena hujan tidak dicuci lebih dari 10 hari.

Penundaan yang terlalu lama akan mengakibatkan pembentukan kerak yang sulit dibersihkan. Kerak ini bukan hanya masalah estetika, tetapi juga dapat menjadi awal dari kerusakan yang lebih serius pada cat dan bodi mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos vs Fakta Perawatan Kulit di Musim Hujan: Apakah Tetap Harus Pakai Sunscreen?

Mitos vs Fakta Perawatan Kulit di Musim Hujan: Apakah Tetap Harus Pakai Sunscreen?

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 13:47 WIB

Bangkit dari Tidur Panjang, Toyota Celica Siap Mengaspal dengan Jantung Turbo

Bangkit dari Tidur Panjang, Toyota Celica Siap Mengaspal dengan Jantung Turbo

Otomotif | Kamis, 28 November 2024 | 14:03 WIB

BYD Siap Lengkapi Produk Elektrifikasi di Indonesia Dengan Hadirkan Model Hybdrid

BYD Siap Lengkapi Produk Elektrifikasi di Indonesia Dengan Hadirkan Model Hybdrid

Otomotif | Kamis, 28 November 2024 | 13:17 WIB

Terkini

TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?

TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:46 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini

Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:05 WIB

Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?

Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:29 WIB

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:38 WIB

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:19 WIB

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:35 WIB

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:13 WIB

×