Mobil Ndut-ndutan ketika Deselerasi? Ini 8 Sebabnya

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Jum'at, 06 Desember 2024 | 19:18 WIB
Mobil Ndut-ndutan ketika Deselerasi? Ini 8 Sebabnya
Ilustrasi pengendara mobil (Unsplash/Takahiro)

Suara.com - Salah satu gejala kerusakan mobil yang harus diwaspadai ada bermacam-macam, salah satunya adalah laju kendaraan yang tak stabil, bahkan saat melambat.

Hal ini bisa menyebabkan kendaraan terasa ndut-ndutan. Saat mobil melambat, ada beberapa penyebab yang bisa membuat kendaraan terasa ndut-ndutan.

Berikut adalah delapan alasan utama yang perlu Anda perhatikan, seperti telah dirangkum dari Mechanic Base:

Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/Anna Shvets)
Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/Anna Shvets)

1. Transmisi Bocor atau Rusak

Jika mobil Anda memiliki transmisi otomatis, kemungkinan besar cairan transmisi rendah atau kotor. Cairan yang tidak mencukupi atau kualitasnya buruk dapat menyebabkan perpindahan gigi tidak halus. Banyak kebocoran transmisi berasal dari paking bak, yang secara alami aus seiring waktu. Jika tidak ada kebocoran, ada kemungkinan ada masalah internal pada transmisi.

2. Kopling Aus

Kopling bertanggung jawab untuk menghubungkan dan memutus mesin selama perpindahan gigi. Kopling yang mulai aus akan menyebabkan kesulitan saat perpindahan gigi, yang dikenal sebagai kopling slip, dan dapat menyebabkan sensasi ndut-ndutan.

3. Throttle Body yang Buruk

Throttle body mengatur jumlah udara yang masuk ke mesin. Seiring waktu, karbon menumpuk di throttle body. Jika terlalu terkontaminasi, aliran udara tidak akan teratur dengan baik, menyebabkan sensasi ndut-ndutan. Anda mungkin akan merasakannya lebih saat melambat atau berakselerasi.

Baca Juga: Volkswagen Bak Jatuh Tertimpa Tangga: Income Seret, Didemo Hampir Ratusan Ribu Buruh

4. Engine Mount yang Aus

Engine mount mendukung dan mengamankan mesin mobil pada tempatnya. Saat mount rusak, akan ada lebih banyak gerakan aneh yang bisa menciptakan sensasi ndut-ndutan. Anda mungkin merasakan gerakan tidak biasa ini saat melambat atau berakselerasi, bersamaan dengan suara "klung" dari ruang mesin.

Ilustrasi mesin mobil. (Unsplash/Tim Mossholder)
Ilustrasi mesin mobil. (Unsplash/Tim Mossholder)

5. Kumparan Pengapian Rusak

Kumparan pengapian mengambil daya dari baterai mobil dan mengirimkannya ke silinder mesin. Ketika kumparan ini rusak atau mulai gagal, Anda akan merasakan idle yang tidak stabil dan misfire. Masalah ini mungkin lebih terasa saat mesin mulai melambat.

6. Kampas Rem atau Rotor yang Rusak

Jika Anda merasakan ndut-ndutan hanya saat mencoba berhenti, mungkin ada masalah dengan sistem rem. Kampas rem atau rotor yang buruk dapat menyebabkan sensasi ndut-ndutan saat Anda memperlambat kendaraan. Kampas yang aus juga bisa menimbulkan suara mencicit saat pedal diinjak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI