Geely Pilih Kolaborasi dengan PT Handal Indonesia Motor Untuk Perakitan Mobil Listrik di Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 23 Januari 2025 | 13:47 WIB
Geely Pilih Kolaborasi dengan PT Handal Indonesia Motor Untuk Perakitan Mobil Listrik di Indonesia
Geely EX5 Tandai Debut Geely di Indonesia. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Suara.com - PT Handal Indonesia Motor resmi menjalin kerjasama dengan PT Geely Auto Indonesia, yang ditunjuk sebagai basis produksi mobil Geely di Indonesia.

Victor Gao selaku Direktur Pelaksana Geely Auto Indonesia, menjelaskan melalui kerjasama dengan PT Handal Indonesia Motor diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk keduanya, serta, langkah ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri otomotif nasional.

Adapun bentuk komitmen dan keseriusan Geely di pasar Indonesia juga diwujudkan dengan menghadirkan ruang penelitian dan pengembangan (R&D) independen.

Melalui komitmen tersebut Geely turut memainkan peran penting dalam perkembangan industri otomotif yaitu SUV, MPV dan khususnya di segmen elektrifikasi (BEV & PHEV).

“Jadi, di masa depan, kerjasama ini akan sangat bermanfaat untuk mendukung satu sama lain. Kita akan menciptakan model dan produk terbaik kita lewat fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor,” jelas Victor Gao, saat penandatanganan kerjasama, di Jakarta, baru-baru ini, dikutip Kamis (23/1/2025).

Sementara itu, Denny Siregar, Chief Executive Officer PT Handal Indonesia Motor, turut menyambut baik kolaborasi yang terjadi pada awal tahun 2025.

Menurutnya, ini adalah kesempatan yang baik untuk bisa bekerjasama dengan Geely karena hal ini memang sudah lama dinantikan sejak 2018 pada saat ia bersama beberapa kolega mengunjungi Geely Automobile Tiongkok.

“Dan saat ini impian tersebut telah menjadi kenyataan, ini adalah langkah besar, sekali lagi ini adalah kegembiraan bagi kami untuk bisa bekerjasama dengan Geely. Kami yakin Geely akan menjadi salah satu brand yang terbesar di Indonesia, di masa depan,” ungkap Denny.

Sejalan dengan kerjasama tersebut, Jongkie D Sugiarto, Wakil Presiden Komisaris PT Handal Indonesia Motor, turut menambahkan bahwa pihaknya senantiasa membuka pintu selebar-lebarnya dengan tujuan memudahkan para produsen otomotif dunia untuk bisa melakukan perakitan produknya di Indonesia.

baca juga

“Saya menekankan bahwa dibandingkan dengan negara lain di ASEAN, Indonesia adalah pasar yang terbesar. Kita memiliki 280 juta jiwa, Thailand memiliki 80 juta jiwa, kemudian Malaysia 35 juta jiwa. Artinya Indonesia memiliki potensi pasar terbesar di ASEAN dan Geely harus memperkenalkan brand nya disini dan memulai operasi perusahaan Anda,” tambah Jongkie.

Seperti diketahui bersama, kehadiran PT Handal Indonesia Motor sebagai General Assembler menempati Pabrik Perakitan pertama di Pondok Ungu Bekasi dengan luasan 12 hektar dan Pabrik Perakitan kedua di Purwakarta Integrated Industrial Park di Purwakarta Jawa Barat dengan luasan 38 hektar.

PT Handal Indonesia Motor sejak tahun 2020 sudah melakukan kerjasama dengan brand Otomotif seperti Geely, Chery, NETA, JETOUR, Aletra, BAIC & Jaecoo untuk melakukan perakitan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geely Buka Babak Baru di Industri Otomotif Indonesia Lewat Mobil Listrik EX5

Geely Buka Babak Baru di Industri Otomotif Indonesia Lewat Mobil Listrik EX5

Otomotif | Rabu, 22 Januari 2025 | 22:10 WIB

Mobil Listrik Tak Lagi Jadi Anak Emas, Presiden Trump: Biarkan Rakyat Memilih Sendiri Kendaraan

Mobil Listrik Tak Lagi Jadi Anak Emas, Presiden Trump: Biarkan Rakyat Memilih Sendiri Kendaraan

Otomotif | Rabu, 22 Januari 2025 | 15:09 WIB

BYD Kuasai 46 Persen Pasar Mobil Listrik di Indonesia Meski Berstatus Pendatang Baru

BYD Kuasai 46 Persen Pasar Mobil Listrik di Indonesia Meski Berstatus Pendatang Baru

Otomotif | Selasa, 21 Januari 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×