Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 25 Januari 2025 | 08:00 WIB
Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota
Logo Mitsubishi Motors. (Shutterstock)

Suara.com - Mitsubishi Motors Corp (MMC) dikabarkan sedang mempertimbangkan keputusan untuk tidak bergabung dengan Nissan dan Honda. Namun perusahaan akan lebih berfokus pada penguatan kerja sama dengan dua perusahaan yang lebih besar.

Kabar ini dinilai mencerminkan kekhawatiran Mitsubishi Motors akan kehilangan kendali manajemen jika bergabung dengan Nissan dan Honda di bawah perusahaan induk. 

Perusahaan yang berpusat di Tokyo ini merupakan mitra Nissan dan memiliki kekuatan di pasar Asia Tenggara seperti Indonesia dan Filipina.

Keraguan atas efek sinergis dari penggabungan antara Honda, Nissan, dan Mitsubishi Motors tetap ada, pada saat daya saing dalam industri otomotif bergeser ke arah pengembangan kendaraan listrik dan perangkat lunak, area di mana ketiga produsen mobil tersebut sebenarnya saling betarung.

"Pada tahap ini, kami tengah mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan belum memutuskan arah (spesifik)," kata Mitsubishi seperti dikutip dari Japan Today, Sabtu (25/1/2025).

Honda dan Nissan tercatat merupakan produsen mobil terbesar kedua dan ketiga di Jepang berdasarkan volume, memang telah mengumumkan hasil pembicaraan untuk bergabung di bawah perusahaan induk pada tahun 2026.

Jika digabungkan, penjualan Honda, Nissan, dan Mitsubishi Motors mencapai 8 juta kendaraan pada tahun 2023.

Total penjualan ketiga perusahaan tersebut tentu bisa lebih bersaing dengan Toyota dengan 11,23 juta kendaraan di grup Toyota Motor Corp dan 9,24 juta di Volkswagen AG.

Honda dan Nissan bermaksud menyelesaikan negosiasi pada Juni 2025. Masing-masing perusahaan akan tetap beroperasi dengan mereknya sendiri dalam perusahaan induk, yang akan dimulai pada Agustus 2026.

baca juga

Sementara penggabungan yang melibatkan Mitsubishi Motors akan membantu mendapatkan pengaruh terhadap para pesaing China di Asia Tenggara. 

Sementata beberapa orang dalam Honda dan Mitsubishi Motors telah menyuarakan kewaspadaan mengenai kemajuan Nissan dalam pemulihan bisnisnya.

Padahal Nissan pada bulan November mengatakan akan memangkas 9.000 pekerjaan di seluruh dunia dan mengurangi kapasitas produksi globalnya sebesar 20 persen karena melaporkan penurunan laba bersih lebih dari 90 persen pada periode April-September.

Menarik untuk ditunggu bagaimana keputusan Mitsubishi apakah akan bergabung dengan Honda dan Nissan pada kedepannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalinya Nissan ke Panggung Mobil Listrik

Kembalinya Nissan ke Panggung Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2025 | 18:26 WIB

Toyota Terus Dampingi Ide Kreatif Genarasi Muda Dalam Upaya Dekarbonisasi

Toyota Terus Dampingi Ide Kreatif Genarasi Muda Dalam Upaya Dekarbonisasi

Otomotif | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:54 WIB

Mobil Listrik Nissan di Persimpangan Jalan: Antara Leaf dan Masa Depan yang Tak Pasti

Mobil Listrik Nissan di Persimpangan Jalan: Antara Leaf dan Masa Depan yang Tak Pasti

Otomotif | Kamis, 23 Januari 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×