Macet Jakarta Makin Parah! Kapolda Bentuk Tim Pemecah Kemacetan, Efektifkah?

Muhammad Yunus | Suara.com

Senin, 10 Februari 2025 | 17:36 WIB
Macet Jakarta Makin Parah! Kapolda Bentuk Tim Pemecah Kemacetan, Efektifkah?
Kendaraan memadati ruas jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (21/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kemacetan di Jakarta sudah menjadi bagian dari keseharian warganya. Dari pagi hingga malam, jalanan ibu kota kerap dipadati kendaraan yang bergerak lambat, membuat banyak orang frustrasi.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Karyoto, pun merespons keresahan ini dengan membentuk Tim Pemecah Kemacetan.

"Setiap hari kita dihadapkan dengan kemacetan yang menguras emosi. Banyak masyarakat yang sudah jenuh," ujar Karyoto di Jakarta, Senin (10/2).

Ia bahkan merasakan sendiri bagaimana warga semakin tidak sabar di jalan, terbukti dari suara klakson yang sering terdengar di tengah kemacetan.

Karena itu, ia menginstruksikan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya untuk segera membentuk tim khusus yang bertugas mengurai kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan macet.

Tim Bergerak Cepat di Titik Kemacetan

Tim Pemecah Kemacetan ini tidak hanya bertugas seperti polisi lalu lintas biasa yang mengatur kendaraan di simpang jalan. Tim ini memiliki peran lebih aktif dan responsif.

Begitu ada laporan dari Traffic Management Center (TMC) atau petugas di lapangan tentang titik kemacetan yang stagnan, mereka akan langsung menuju lokasi dan melakukan langkah-langkah untuk mempercepat arus kendaraan.

Menurut Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, tim ini akan dikerahkan ketika kondisi lalu lintas benar-benar macet total atau stuck.

"Saat ada simpul kemacetan yang parah, tim akan bergerak cepat untuk mengurai kepadatan," jelasnya.

Yang menarik, tim ini akan dibekali motor trail untuk membantu mobilitas mereka di tengah padatnya kendaraan.

Dengan motor ini, mereka bisa lebih cepat mencapai lokasi macet, terutama di jalan-jalan yang sulit diakses kendaraan roda empat.

Siap Siaga dengan 60-80 Personel

Tim Pemecah Kemacetan akan diperkuat oleh 60 hingga 80 personel yang siaga di beberapa titik strategis. Mereka akan terus bergerak dan berpindah tempat, tergantung dari kondisi lalu lintas.

Argo menegaskan bahwa tugas tim ini berbeda dengan polisi lalu lintas yang biasanya mengatur jalan di pagi, sore, atau malam hari. Jika polisi lalu lintas lebih bersifat statis, Tim Pemecah Kemacetan akan langsung bergerak ke titik-titik yang mengalami kemacetan ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Resmi Larang Penggunaan Klakson Telotet di Jalan Raya: Pengendara Bandel Bakal Ditilang!

Polda Metro Resmi Larang Penggunaan Klakson Telotet di Jalan Raya: Pengendara Bandel Bakal Ditilang!

News | Senin, 10 Februari 2025 | 17:19 WIB

Sudin Kesehatan Jakut Pastikan Puskesmas Siap Layani Cek Kesehatan Gratis, Warga Ini yang Akan Didahulukan

Sudin Kesehatan Jakut Pastikan Puskesmas Siap Layani Cek Kesehatan Gratis, Warga Ini yang Akan Didahulukan

News | Senin, 10 Februari 2025 | 16:21 WIB

Skrining Kesehatan di Puskesmas Masih Sepi Padahal Gratis, Pj Gubernur DKI: Mungkin Warga Belum Diinfokan Secara Jelas

Skrining Kesehatan di Puskesmas Masih Sepi Padahal Gratis, Pj Gubernur DKI: Mungkin Warga Belum Diinfokan Secara Jelas

News | Senin, 10 Februari 2025 | 15:29 WIB

Terkini

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 20:54 WIB

Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya

Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 20:49 WIB

3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?

3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 19:25 WIB

Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami

Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB

5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima

5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 17:40 WIB

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 17:15 WIB

5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa

5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan

7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:55 WIB

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:30 WIB