Harga Separo Honda BeAT, Sudah Keyless: Intip Pesona Ampere Reo 80

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 15 April 2025 | 20:26 WIB
Harga Separo Honda BeAT, Sudah Keyless: Intip Pesona Ampere Reo 80
Ampere Reo 80 (Ampere)

Suara.com - Ketika harga Honda BeAT—motor skutik terpopuler di Indonesia—terus merangkak di kisaran Rp 20 jutaan, sebuah kejutan datang dari arah yang tak terduga. Ampere Reo 80, motor listrik garapan Greaves Electric Mobility Limited (GEML), muncul dengan banderol yang nyaris separuhnya.

Di tengah tren kendaraan ramah lingkungan, kehadiran motor ini bukan hanya soal harga murah, tapi juga soal perubahan cara pandang terhadap mobilitas masa depan.

Ampere Reo 80 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan transportasi ramah lingkungan yang terjangkau.

Dengan desain yang modern dan pilihan warna menarik (putih, merah, dan biru), motor listrik ini mencoba merangkul segmen pengguna yang menginginkan kendaraan praktis untuk mobilitas sehari-hari.

Dibandingkan dengan Honda BeAT yang telah menjadi benchmark motor skutik konvensional, Reo 80 menawarkan proposisi nilai yang berbeda dengan pendekatan teknologi hijau.

Dari sisi teknologi, Ampere Reo 80 dibekali baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berkapasitas 1,44 kWh yang menjanjikan jarak tempuh hingga 80 kilometer dalam sekali pengisian.

Ampere Reo 80 (Ampere)
Ampere Reo 80 (Ampere)

Meskipun kecepatan maksimalnya terbatas pada 25 km/jam, motor ini mengkompensasinya dengan torsi yang impresif mencapai 35 Nm, berkat penggunaan motor listrik DC Brushless dengan peak power 0,25 kW.

Karakteristik ini membuatnya ideal untuk penggunaan dalam kota, terutama di area dengan lalu lintas padat.

Dalam hal fitur, Ampere tidak pelit memberikan perlengkapan modern. Panel instrumen full digital berwarna memberikan informasi yang jelas kepada pengendara, sementara sistem Keyless Start menambah kenyamanan pengoperasian.

baca juga

Aspek keselamatan juga diperhatikan dengan hadirnya sistem pengereman cakram di kedua roda, memberikan kendali yang lebih baik dibandingkan sistem rem tromol konvensional.

Jika dibandingkan dengan Honda BeAT yang telah mapan di pasar Indonesia, Reo 80 memang memiliki beberapa keterbatasan, terutama dalam hal performa dan kecepatan maksimal.

Namun, perbedaan fundamental antara kedua kendaraan ini terletak pada filosofi penggunaannya. Sementara BeAT dirancang sebagai skutik serba bisa dengan mesin bensin konvensional, Reo 80 memposisikan diri sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan untuk penggunaan urban yang lebih terbatas namun efisien.

Potensi Reo 80 di pasar Indonesia sangat menarik untuk dikaji. Dengan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang dan kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi ramah lingkungan yang semakin meningkat, motor listrik dengan harga terjangkau seperti ini bisa menjadi katalis perubahan.

Terlebih, biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan motor bensin konvensional menjadi nilai tambah yang signifikan.

Namun, ada beberapa tantangan yang perlu dipertimbangkan. Pertama, kecepatan maksimal 25 km/jam mungkin kurang ideal untuk beberapa kondisi jalan di Indonesia.

Kedua, meskipun jarak tempuh 80 kilometer cukup memadai untuk penggunaan harian, waktu pengisian daya dan ketersediaan stasiun pengisian menjadi faktor krusial. Ketiga, persepsi masyarakat terhadap kendaraan listrik dan brand baru perlu dibangun secara bertahap.

Terlepas dari tantangan tersebut, kehadiran Ampere Reo 80 memberikan perspektif baru dalam evolusi transportasi di Indonesia. Dengan harga yang hanya separuh dari Honda BeAT, motor listrik ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Meskipun mungkin tidak akan sepenuhnya menggantikan motor bensin konvensional dalam waktu dekat, Reo 80 bisa menjadi pilihan kedua yang menarik bagi keluarga atau sebagai kendaraan untuk mobilitas jarak dekat.

Ke depannya, kompetisi di segmen motor listrik terjangkau diprediksi akan semakin sengit. Hal ini tentunya akan mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen.

Ampere Reo 80 mungkin baru langkah awal, tetapi langkah ini bisa menjadi momentum penting dalam transformasi landscape transportasi di Indonesia menuju era yang lebih berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Murah di Bawah BeAT, Motor Listrik Vida V2 Punya Bagasi Lebih Luas dari Aerox

Harga Murah di Bawah BeAT, Motor Listrik Vida V2 Punya Bagasi Lebih Luas dari Aerox

Otomotif | Minggu, 13 April 2025 | 17:39 WIB

Seharga Nmax Turbo Ultimate, Bikin KLX 150 Kalah Kelas: Intip Pesona Motor Listrik asal Jepang GE-N3

Seharga Nmax Turbo Ultimate, Bikin KLX 150 Kalah Kelas: Intip Pesona Motor Listrik asal Jepang GE-N3

Otomotif | Minggu, 13 April 2025 | 15:25 WIB

Royal Enfield Catatkan Penjualan Tertinggi, Ekspansi ke Asia Tenggara Jadi Kunci

Royal Enfield Catatkan Penjualan Tertinggi, Ekspansi ke Asia Tenggara Jadi Kunci

Otomotif | Sabtu, 12 April 2025 | 13:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×