Nissan akan Tutup Pabrik di Jepang, Fokusnya Beralih ke India?

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:47 WIB
Nissan akan Tutup Pabrik di Jepang, Fokusnya Beralih ke India?
Nissan Magnite, mobil yang jadi andalan penjualan di India dan Indonesia. (Nissan Indonesia)

Suara.com - Nissan kini tengah menghadapi fase restrukturisasi besar-besaran untuk memperbaiki kondisi finansialnya yang sedang terpuruk.

Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan adalah penutupan dua pabrik utama di Jepang, yakni Oppama Plant dan Shonan Plant, yang secara kolektif mencakup 30% kapasitas produksi domestik Nissan, menurut laporan Kyodo News.

Keputusan ini muncul setelah Nissan membukukan kerugian bersih sebesar 670,90 miliar yen (sekitar 75,73 triliun rupiah) pada tahun fiskal 2024, yang mendorong perusahaan untuk memangkas biaya produksi secara drastis.

Sebagai bagian dari strategi pemulihan, Nissan akan mengurangi jumlah pabrik dari 17 menjadi 10 hingga 2027 dan memotong 20.000 tenaga kerja global, atau sekitar 15% dari total karyawan.

India: Fokus Baru Nissan untuk Masa Depan?

Ilustrasi mobil bekas murah tapi mewah Nissan Terrano. (Drive Place)
Ilustrasi mobil lawas Nissan Terrano. (Drive Place)

Selain perampingan produksi di Jepang, Nissan mulai mengalihkan perhatiannya ke India sebagai pusat produksi dan ekspor utama.

Menurut laporan Motorbeam, perusahaan telah mengumumkan bahwa India akan berperan besar dalam strategi ekspor ke Meksiko dan Amerika Latin, terutama dengan meningkatnya ekspor model Magnite SUV, yang kini hadir dalam varian left-hand-drive untuk pasar internasional.

Sepanjang tahun fiskal lalu, Nissan mencatat ekspor sebanyak 71.000 unit dari India, meskipun penjualan domestiknya terbilang lebih kecil, yakni hanya 28.000 unit.

Kemitraan Strategis untuk Bertahan di Pasar Global

baca juga
Nissan N7 (CarnewsChina)
N7, mobil listrik yang akan jadi andalan dalam kebangkitan Nissan. (CarnewsChina)

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Nissan memperkuat kemitraannya dengan Renault, terutama dalam pengembangan MPV B-segment dan SUV C-segment yang dijadwalkan rilis antara 2026 dan 2027.

Nissan juga telah menjual 51% sahamnya di aliansi manufaktur India kepada Renault, sehingga Renault kini memiliki kendali penuh atas pabrik di Chennai.

Di Eropa, Nissan terus berkolaborasi dengan Renault dalam produksi Micra EV dan A-segment vehicle yang akan dirilis pada 2026.

Sementara di Jepang, Nissan bekerja sama dengan Mitsubishi Motors, yang memiliki 34% saham di Nissan, untuk mengembangkan mobil hybrid dan listrik bagi pasar Jepang, AS, dan ASEAN.

Kemitraan juga dikembangkan di Amerika Serikat, di mana Nissan berfokus pada segmen hybrid yang semakin diminati.

Di China, Nissan memperkuat posisinya dalam pasar new energy vehicle (NEV), sembari meningkatkan kapasitas ekspor.

Pengurangan Biaya dan Efisiensi Produksi

Nissan N7 (CarnewsChina)
N7, salah satu mobil yang akan jadi andalan Nissan. (CarnewsChina)

Sebagai bagian dari strategi pemulihan, Nissan menargetkan pemangkasan biaya produksi sebesar 20%, termasuk perampingan jumlah platform kendaraan dari 13 menjadi 7 pada 2035 untuk meningkatkan efisiensi manufaktur.

Perusahaan juga ingin mempercepat siklus pengembangan model baru, dengan target waktu 37 bulan untuk kendaraan pertama dan 30 bulan untuk model selanjutnya.

Selain itu, Nissan membatalkan rencana pembangunan pabrik baterai lithium-ion phosphate di Kyushu, Jepang, guna menghemat biaya operasional.

Restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan Nissan menunjukkan bahwa perusahaan ini tengah berupaya keras untuk keluar dari krisis.

Nissan Magnite. (Nissan Indonesia)
Nissan Magnite, SUV kompak yang jadi andalan NIssan di Indonesia. (Nissan Indonesia)

Dengan India sebagai pusat ekspor utama, serta pengurangan jumlah pabrik dan tenaga kerja, Nissan berharap bisa kembali mencetak keuntungan pada tahun fiskal 2026.

Namun, dengan penutupan pabrik di Jepang masih dalam tahap negosiasi, serta tantangan besar di pasar global, apakah strategi ini cukup untuk membawa Nissan bangkit kembali?

Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, perubahan besar sedang terjadi dalam industri otomotif global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melirik Xpander Bekas Setelah Muncul yang Baru: Lebih Worth It Mana?

Melirik Xpander Bekas Setelah Muncul yang Baru: Lebih Worth It Mana?

Otomotif | Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:55 WIB

Intip Harga Mobil Bekas Honda Freed, Pintu Geser Elektriknya Bikin Nagih!

Intip Harga Mobil Bekas Honda Freed, Pintu Geser Elektriknya Bikin Nagih!

Otomotif | Sabtu, 17 Mei 2025 | 09:57 WIB

Dari Mana Kekayaan Sarwendah? Viral Jajan 3 Mobil, Modelnya Sama Cuma Beda Warna

Dari Mana Kekayaan Sarwendah? Viral Jajan 3 Mobil, Modelnya Sama Cuma Beda Warna

Lifestyle | Sabtu, 17 Mei 2025 | 09:33 WIB

Produsen Pendingin Udara Asal Jepang Buka Pabrik Skala Besar di RI

Produsen Pendingin Udara Asal Jepang Buka Pabrik Skala Besar di RI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:16 WIB

5 Rekomendasi Mobil Murah Rp20 Jutaan, Vibes Jadul Performa Tetap Unggul

5 Rekomendasi Mobil Murah Rp20 Jutaan, Vibes Jadul Performa Tetap Unggul

Lifestyle | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:07 WIB

Napak Tilas Mitsubishi Chariot: Mobil Bekas Murah Langka Pesaing Kijang dan Odyssey, Mulai Rp50 Juta

Napak Tilas Mitsubishi Chariot: Mobil Bekas Murah Langka Pesaing Kijang dan Odyssey, Mulai Rp50 Juta

Otomotif | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:58 WIB

Terkini

Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi

Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 15:45 WIB

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

Menteri HAM Pigai: Aparat Selalu Bela Non-Papua, Rasisme Jadi Penghambat Keadilan di Papua!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:42 WIB

Dividen Rp120 Triliun Jadi Sorotan, Danantara Segera Bertemu Menkeu Baru

Dividen Rp120 Triliun Jadi Sorotan, Danantara Segera Bertemu Menkeu Baru

Video | Kamis, 17 September 2026 | 15:40 WIB

Infinix XPAD 30 Pro Resmi di Indonesia: Layar 2.5K, Baterai 8.200 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Infinix XPAD 30 Pro Resmi di Indonesia: Layar 2.5K, Baterai 8.200 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:40 WIB

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

Houthi Kasih Bukti Tembak Jatuh Jet F-15 Arab Saudi, Kondisinya Mengerikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:39 WIB

Cedera Otot Jay Idzes Tak Bisa Dianggap Sepele, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Kapten

Cedera Otot Jay Idzes Tak Bisa Dianggap Sepele, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Kapten

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:38 WIB

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening BritAma di Platarun Makassar Langsung Dapat Cashback!

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:36 WIB

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Menyingkap Filosofis dan Makna Tersirat di Balik Film The Sheep Detectives

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:35 WIB

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Eks PSIM Yogyakarta Ungkap Sisi Gila Sepak Bola Indonesia: Sampai Tak Bisa Keluar Rumah

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 15:34 WIB

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

×