Mobil Bekas Banjir Apakah Aman Dibeli? Ini 10 Cara Deteksi Kerusakan Akibat Terendam Air

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 08 Juli 2025 | 10:19 WIB
Mobil Bekas Banjir Apakah Aman Dibeli? Ini 10 Cara Deteksi Kerusakan Akibat Terendam Air
mobil bekas banjir apakah aman dibeli (freepik)

Suara.com - Hingga hari Senin (7/7/25) pukul 03.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta telah mencatatkan 141 RT dan 7 ruas Jakarta terendam banjir.

Bagaimana nasib mobil-mobil di sana? Mobil bekas banjir apakah aman dibeli? 

Sebagaimana kita tahu, baru-baru ini Jakarta kembali dilanda banjir dan mengakibatkan banyak kendaraan baik motor dan mobil yang terendam air.

Sementara itu, Mohamad Yohan selaku Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), menyebutkan bahwa ketinggian banjir cukup bervariasi, yaitu 30–210 sentimeter.

Artinya, mesin motor ataupun mobil di sana kemungkinan besar kemasukan air.  

Selain itu dengan ketinggian tersebut, kendaraan yang melewati area banjir tentu akan terganggu.

Beberapa mobil mungkin sampai mati lantaran mesinnya yang terendam.

Dari situlah kemudian muncul pertanyaan, apakah mobil bekas banjir masih aman dan layak untuk dibeli?

Sama seperti pembelian mobil bekas lainnya, pembelian mobil bekas banjir tentu membutuhkan lebih banyak pertimbangan daripada biasanya.

Cara Mendeteksi Mobil Bekas Banjir

Tak dapat dipungkiri bahwa pihak penjual mungkin tidak menyampaikan seberapa sering mobil mereka melewati atau bahkan terendah banjir.

Oleh karena itu, Anda bisa coba mengenali ciri-ciri mobil bekas banjir dari Fitra Eri Youtuber Otomotif dan Mas Boy seorang expert yang dikutip dari kanal YouTube Fitra Eri berikut.

1. Cek Aroma Kabin

Bau kabin yang menyengat, lembap, atau seperti pakaian basah yang tidak kering bisa jadi tanda mobil pernah terendam air. 

"Salah satu yang sulit dihilangkan dari mobil yang bekas kebanjiran adalah aroma dari kabin," ujar Fitra Eri.

Mas Boy, ekspert dari Seva.id menambahkan, "Baunya sangat menyengat yaitu bau dempek... bau yang enggak kering... bau kain yang enggak kering yang terendam sama lumpur." 

Aroma apek di kabin seperti ini sulit dihilangkan meskipun sudah dibersihkan atau dipakaikan pengharum.

2. Periksa Kabel dan Panel

Lihat bagian kabel dan celah panel, terutama di bawah dashboard atau jok. Jika ada lumpur, sisa kerak air, atau kabel terlihat tidak rapi seperti bekas bongkar-pasang, patut dicurigai.

"Kabel dan panel, terutama celah-celah panel, akan menjadi petunjuk (mobil bekas banjir)," jelas Fitra Eri. 

3. Panel Bodi Tersembunyi

Bagian seperti celah bagasi, bawah karpet bagasi, sudut pintu dan area ban serep bisa menyimpan sisa lumpur.

Area tersembunyi ini jarang dibersihkan secara menyeluruh setelah mobil kebanjiran.

"Di ban serep ini, Anda akan melihat ada jejak-jejak lumpur juga di sini kalau mobil itu bekas kebanjiran," ungkap Fitra Eri.

Ilustasi ban serep di kolong mobil (Seva)
Ilustasi ban serep di kolong mobil (Seva)

4. Periksa Karat Tidak Wajar

Mobil usia di bawah 10 tahun seharusnya belum menunjukkan tanda-tanda karat parah.

Jika Anda menemukan karat di baut bawah jok, engsel pintu, atau kolong, bisa jadi itu sisa rendaman air.

5. Cek Lampu

Reflektor lampu yang menguning atau berkabut bisa menandakan kelembapan tinggi atau air pernah masuk.

Selain itu, pencahayaan yang redup juga bisa disebabkan oleh komponen lampu yang rusak karena air.

Sebagaimana dikatakan Mas Boy, "Kalau mobil bekas kena banjir, lampu ini akan menguning, warnanya akan pudar dari warna aslinya."

7. Cek Sistem Kelistrikan

Perhatikan warna oli transmisi atau mesin. Bila berwarna keputihan atau seperti susu, ini menunjukkan oli bercampur air.

Sistem kelistrikan juga bisa bermasalah, misalnya power window atau wiper tidak stabil.

8. Pertimbangkan Domisili

Periksa alamat pemilik sebelumnya. Jika mobil berasal dari daerah rawan banjir, kemungkinan mobil pernah terendam cukup tinggi.

"Anda bisa melihat di STNK, apakah alamat di STNK itu alamat yang riskan banjir atau tidak," saran Fitra Eri.

Misalnya, Jakarta yang jadi kota langganan banjir. Hal ini bisa menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli mobil bekas dari daerah tersebut.

9. Cek Riwayat Perbaikan

Minta catatan servis resmi atau periksa riwayat perbaikan. Jika ada perbaikan besar dalam waktu berdekatan—seperti perbaikan kelistrikan atau interior—bisa jadi mobil pernah terendam air.

10. Cek Kaki-Kaki

Ilustrasi kaki-kaki mobil. [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Ilustrasi kaki-kaki mobil. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

"Sempatkan juga untuk melihat kaki-kaki mobil bekas incaran Anda karena di dalam kaki-kaki ini juga bisa tersimpan jejak bekas banjir," Fitra Eri menekankan.

Suspensi yang mengeluarkan bunyi mencicit saat naik turun bisa menjadi tanda karat atau pelumasan yang terganggu air.

Kaki-kaki mobil bekas yang terendam banjir juga biasanya terasa lebih keras atau tidak stabil.

Apakah Mobil Bekas Banjir Aman Dibeli?

Mobil bekas banjir sebenarnya masih bisa digunakan, tetapi risikonya cukup besar, terutama jika kerusakan akibat air tidak ditangani dengan benar.

Air yang masuk ke dalam kabin atau mesin bisa menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan, muncul karat di bagian tersembunyi, serta menurunnya performa jangka panjang.

Meskipun mobil terlihat bersih dan rapi, dampak banjir sering kali muncul belakangan dalam bentuk masalah elektronik, lampu, atau kaki-kaki.

Jika Anda tetap ingin membeli, pastikan mobil sudah direkondisi secara menyeluruh oleh bengkel terpercaya, disertai garansi.

Namun secara umum, membeli mobil bekas banjir sebaiknya dihindari kecuali Anda benar-benar paham kondisi mobil dan siap menanggung biaya perbaikannya di kemudian hari.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Terbakar di Jalan? Ini Langkah yang Wajib Dilakukan

Mobil Listrik Terbakar di Jalan? Ini Langkah yang Wajib Dilakukan

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 19:48 WIB

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 19:18 WIB

5 Mobil Bekas Tahun Muda, Harga Tak Sampai Rp150 Jutaan: Mesin Irit, Onderdil Mudah, Pajak Enteng!

5 Mobil Bekas Tahun Muda, Harga Tak Sampai Rp150 Jutaan: Mesin Irit, Onderdil Mudah, Pajak Enteng!

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 18:48 WIB

6 Mobil Bekas Asal Amerika di Bawah Rp 80 Juta: Tampilan Gagah, Muat Keluarga Kecil

6 Mobil Bekas Asal Amerika di Bawah Rp 80 Juta: Tampilan Gagah, Muat Keluarga Kecil

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 20:46 WIB

6 Mobil Bekas di Bawah Rp 85 Juta di Jogja: Tahun Muda, Masih Mulus untuk Keluarga

6 Mobil Bekas di Bawah Rp 85 Juta di Jogja: Tahun Muda, Masih Mulus untuk Keluarga

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 20:37 WIB

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 20:21 WIB

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:15 WIB

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:41 WIB

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:10 WIB

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 17:19 WIB

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB