Program Mobil Murah Lanjut Sampai 2031, Jadi Jurus Andalan di Tengah Lesunya Pasar Otomotif?

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 14 Juli 2025 | 17:25 WIB
Program Mobil Murah Lanjut Sampai 2031, Jadi Jurus Andalan di Tengah Lesunya Pasar Otomotif?
Sejumlah kendaraan berjenis Low Cost and Green Car (LCGC) tampak melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto dan MH Thamrin, Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kabar baik bagi para pencari mobil murah! Pemerintah memastikan program Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), atau yang lebih akrab disebut Low Cost Green Car (LCGC), akan diperpanjang hingga tahun 2031.

Keputusan perpanjangan program LCGC ini diumumkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Sabtu (12/7/2025).

"Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031," jelas Agus dari Osaka, Jepang.

Langkah ini diambil di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang sedang lesu, dengan penjualan yang terus turun sejak 2024 kemarin. Perpanjangan program diharapkan menjadi angin segar yang dapat menstimulasi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas industri.

Dengan adanya kepastian jangka panjang ini, para produsen mobil diharapkan lebih percaya diri untuk terus berinvestasi, memproduksi, dan mengembangkan mobil irit di Tanah Air.

“Pasar otomotif Indonesia sangat besar, dan industri ini telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Kita harus jaga bersama agar tidak terjadi guncangan di sektor ini,” kata Agus.

Masih Layak Disebut Mobil Murah?

Meski programnya diperpanjang, julukan mobil murah untuk LCGC kini terasa relatif. Saat pertama kali muncul, mobil-mobil ini identik dengan harga di bawah Rp100 juta. Namun, kini harganya terus merangkak naik, bahkan beberapa varian tertinggi sudah menembus angka Rp200 juta.

Saat ini, pemain di segmen LCGC diisi oleh lima model andalan yakni Honda Brio Satya, si kembar Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, serta duo MPV mini Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

Mereka adalah penerus segmen yang sempat ditinggal oleh Suzuki Karimun Wagon R dan Datsun Go yang produksinya telah dihentikan.

Berikut adalah sejarah perjalanan program LCGC di Indonesia

  • Era Presiden SBY (2013): Ide mobil murah dan ramah lingkungan ini mencapai puncaknya di era Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 41/2013 sebagai payung hukum utama

  • Regulasi Teknis Menperin: Tak lama kemudian, Menteri Perindustrian saat itu, MS Hidayat, mengeluarkan aturan teknis melalui Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013. Aturan ini memuat syarat ketat yang harus dipenuhi mobil agar bisa masuk kategori LCGC, mulai dari kapasitas mesin, konsumsi BBM, hingga radius putar. Imbalannya adalah insentif fiskal berupa pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)

  • Peluncuran (2013): Dengan regulasi yang siap, program LCGC resmi meluncur pada 2013 dan langsung disambut antusias oleh masyarakat Indonesia

  • Penyesuaian Tarif (2022 - sekarang): Fasilitas bebas pajak berakhir di 2022. Sejak itu, melalui Permenperin Nomor 36/2021, mobil LCGC kembali dikenakan PPnBM, meskipun dengan tarif yang sangat rendah, yakni hanya 3 persen.

Meski demikian, hingga 2025 pasar LGCG di Indonesia masih cukup besar. Ayla dan Sigra masih menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu. Sementra serta Honda masih mengandalkan Brio di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gesit dan Irit, 5 Rekomendasi Mobil Mungil Mulai Rp 40 Jutaan untuk Pemula

Gesit dan Irit, 5 Rekomendasi Mobil Mungil Mulai Rp 40 Jutaan untuk Pemula

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2025 | 12:18 WIB

6 Rekomendasi Mobil Keluarga Daihatsu Harga di Bawah Rp 70 Juta, Irit dan Bandel

6 Rekomendasi Mobil Keluarga Daihatsu Harga di Bawah Rp 70 Juta, Irit dan Bandel

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2025 | 12:35 WIB

5 Rekomendasi Mobil Murah untuk GoCar: Irit, Nyaman dan Gampang Dirawat!

5 Rekomendasi Mobil Murah untuk GoCar: Irit, Nyaman dan Gampang Dirawat!

Otomotif | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:30 WIB

5 Rekomendasi Velg Mobil Ring 15 Rp5 Jutaan: Bahan Tahan Banting dan Harga Irit

5 Rekomendasi Velg Mobil Ring 15 Rp5 Jutaan: Bahan Tahan Banting dan Harga Irit

Otomotif | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:42 WIB

Budget Rp50 Juta Bisa Dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Terbaik

Budget Rp50 Juta Bisa Dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Terbaik

Otomotif | Rabu, 09 Juli 2025 | 08:27 WIB

Terkini

Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!

Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 18:10 WIB

5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan

5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 17:29 WIB

Nggak Perlu Mahal! Ini 5 Mobil dengan Fitur Keselamatan ADAS

Nggak Perlu Mahal! Ini 5 Mobil dengan Fitur Keselamatan ADAS

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 16:33 WIB

Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?

Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 16:23 WIB

Segini Harga Motor Listrik Kawasaki Terbaru, seperti Apa Spesifikasinya?

Segini Harga Motor Listrik Kawasaki Terbaru, seperti Apa Spesifikasinya?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 15:05 WIB

Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?

Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 15:01 WIB

Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?

Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 14:47 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Changan Lumin vs BYD Atto 1, Mending Mana? Simak Spesifikasi dan Harganya di Sini

Changan Lumin vs BYD Atto 1, Mending Mana? Simak Spesifikasi dan Harganya di Sini

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol

Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 11:49 WIB