Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Senin, 14 Juli 2025 | 15:33 WIB
Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan
Ilustrasi fitur otonom yang tak mampu bekerja dengan baik saat jalanan macet parah. (Instagram)

Suara.com - Produsen otomotif China mulai meninggalkan istilah autonomous driving atau mengemudi otonom seiring sejumlah kecelakaan yang disebabkan oleh teknologi tersebut.

Para tenaga penjual di diler mobil kini lebih sering menyebut fitur otonom sebagai fitur "asisten mengemudi level 2" sambil menekankan bahwa pengemudi tetap harus selalu waspada.

Melansir Carnewschina, sejumlah merek mobil China kini mulai mengurangi strategi pemasaran yang mengklaim kecanggihan fitur mengemudi otonom.

Alhasil sejumlah merek mobil asal China saat ini lebih menonjolkan kenyamanan berkendara, ruang interior, hingga sistem hiburan.

Langkah tersebut sejalan dengan regulasi baru yang dikeluarkan oleh China’s Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) pada 16 April 2025. MIIT secara tegas melarang klaim menyesatkan terkait teknologi mengemudi otonom dan mewajibkan pabrikan untuk menjelaskan risiko dari sistem itu.

Aturan ini diperketat setelah insiden kecelakaan maut pada 29 Maret lalu yang menewaskan tiga pelajar yang menggunakan fitur “Navigation on Autopilot” pada mobil Xiaomi SU7. Data menunjukkan tabrakan terjadi dalam kecepatan 97 km/jam meski sistem telah memberikan peringatan kepada pengemudi.

Akibat insiden tersebut, Xiaomi segera menyesuaikan deskripsi produknya. Pada laman pemesanan SU7, istilah mengemudi otonom dihapus dan digantikan dengan mengemudi asistif.

Selain itu, sistem Xiaomi Pilot Pro kini juga diberi nama baru yaitu “Xiaomi Assisted Driving Pro”. Sementara, sistem HAD (Hyper Assisted Driving) diganti menjadi “end-to-end assisted driving”.

Produsen mobil lain mengambil langkah serupa. Istilah fitur otonom perlahan hilang dari materi iklan maupun brosur. Merek-merek seperti NIO, XPeng, Li Auto kini lebih menekankan bahwa sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) mereka diklasifikasikan sebagai Level 2 dan tetap memerlukan pengawasan penuh dari pengemudi.

Beberapa perusahaan bahkan memperkenalkan produk asuransi tambahan seperti “ADAS insurance” milik XPeng, untuk mencegah risiko dari penggunaan fitur asistif.

Sementara Huawei, meskipun masih mempromosikan fitur ADS di SUV Aito M9 miliknya, kini memberikan penjelasan yang lebih menyeluruh bahwa sistem hanya berfungsi sebagai pendukung pengemudi.

Dalam ajang Shanghai Auto Show 2025, sejumlah eksekutif perusahaan mengakui pentingnya memberikan informasi yang lebih akurat kepada publik. Yu Chengdong dari Huawei menegaskan bahwa pengemudi tetap harus terlibat aktif saat berkendara.

Sementara He Xiaopeng dari XPeng menyatakan bahwa pihaknya telah berhenti menggunakan istilah mengemudi otonom dan menggantinya dengan mengemudi asistif cerdas. Pimpinan Changan dan GAC juga menegaskan bahwa semua sistem mereka masih berada dalam klasifikasi Level 2.

Pergeseran istilah “Autonomous” yang ambigu ini menandai babak baru yang lebih teratur bagi teknologi bantuan berkendara. Para produsen kini dituntut untuk menyampaikan informasi secara transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Delapan Tahun Kiprah Wuling Tandai Era Baru Mobil China di Indonesia

Delapan Tahun Kiprah Wuling Tandai Era Baru Mobil China di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:15 WIB

Robotaxi Tesla Alami Kecelakaan Perdana, Gagal Deteksi Mobil yang Sedang Parkir

Robotaxi Tesla Alami Kecelakaan Perdana, Gagal Deteksi Mobil yang Sedang Parkir

Otomotif | Selasa, 08 Juli 2025 | 20:45 WIB

5 Pilihan Mobil China Paling Irit BBM, Ada yang Tembus 100 Km per 2 Liter

5 Pilihan Mobil China Paling Irit BBM, Ada yang Tembus 100 Km per 2 Liter

Otomotif | Selasa, 08 Juli 2025 | 10:45 WIB

Terkini

Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026

Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 21:10 WIB

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 18:15 WIB

Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV

Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?

Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 17:25 WIB

Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 17:15 WIB

Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas

Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 17:15 WIB

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:58 WIB

Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!

Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:30 WIB

Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026

Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:00 WIB

Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan

Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 15:30 WIB