Chery Terseret Skandal Subsidi Mobil Listrik Tak Memenuhi Syarat

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 15 Juli 2025 | 20:05 WIB
Chery Terseret Skandal Subsidi Mobil Listrik Tak Memenuhi Syarat
Chery Tiggo Cross SUV terbaru dari pabrikan asal Tiongkok [Suara.com/Chery]

Suara.com - Chery diduga terseret skandal subsidi mobil listrik di China. Dimana seharusnya produk Chery tidak memenuhi syarat mendapat subsidi.

Diberitakan Reuters, Chery tidak sepatutnya mengklaim subsidi sebesar USD 53 juta atau sebesar Rp861 miliar untuk kendaraan listrik mereka yang dijual selama lima tahun hingga 2020.

Dalam temuan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China, hampir 60 persen dari klaim subsidi tersebut tidak memenuhi syarat.

Tercatat sebanyak 21.725 mobil listrik yang dipasarkan di China seharusnya tidak mendapat subsidi sebesar 864,9 juta yuan.

Dari temuan tersebut, Chery diduga melakukan kecurangan dengan mengklaim subsidi sebanyak 7.663 unit mobil yang tak memenuhi syarat sementara BYD 4.973 unit.

Namun demikian, Chery membantah telah melakukan kecurangan. Perusahaan saat ini tengah melakukan konsultasi dengan pihak berwenang mengenai hilangnya tanda terima karena mobil tersebut sudah dijual lebih dari lima tahun.

Chery pun mengklaim, pemerintah telah menyarankan perusahaan untuk mendeklarasikan mobil-mobil tersebut agar dapat menentukan apakah mobil-mobil tersebut memenuhi persyaratan untuk mendapatkan subsidi atau tidak.

PT Chery Sales Indonesia (CSI) menghadirkan varian terbaru dari Chery Tiggo 8 series yaitu Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH) untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.com/Michele Alessandra)
Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH) untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.com/Michele Alessandra)

"Perusahaan kami telah melaporkan dengan jujur kepada pihak berwenang bahwa kami tidak mengumpulkan kwitansi untuk penjualan akhir, tidak ada tindakan curang," tulis pernyataan Chery, dikutip Selasa (15 Juli 2025).

Dalam dokumen itu tak disebutkan sanksi yang akan diterima bagi para produsen yang tak memenuhi syarat dalam mendapat subsidi tersebut.

baca juga

Namun sebelumnya pemerintah China sempat mengeluarkan pernyataan bahwa pabrikan harus mengembalikan uang subsidi untuk kendaraan yang tak memenuhi persyaratan. Selain Chery, BYD dikabarkan juga turut terseret dalam skandal subsidi mobil listrik di China.

Mobil Listrik Bekas Nol Kilometer

Pasar otomotif China saat ini tengah menjadi sorotan terkait praktik pasar mobil bekas domestik, khususnya fenomena “Mobil bekas 0 kilometer” yaitu mobil yang didaftarkan dengan status terjual padahal belum pernah dipakai.

Fenomena ini memungkinkan mobil-mobil tersebut ini dijual kembali sebagai kendaraan bekas dengan harga diskon sekaligus untuk menghindari pencatatan sebagai stok mobil baru.

Praktik ini rupanya banyak disiasati oleh para pabrikan otomotif untuk mendapatkan subsidi mobil listrik dari pemerintah China dan memicu persaingan tidak sehat melalui 'perang harga'.

Di negeri tirai bambu, Chery, BYD, Geely, diketahui tengah bersaing ketat dalam memasarkan produk mobil listrik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Setahun Dipasarkan, Pengguna Chery J6 Mulai Keluhkan Banyak Masalah

Hampir Setahun Dipasarkan, Pengguna Chery J6 Mulai Keluhkan Banyak Masalah

Otomotif | Selasa, 15 Juli 2025 | 17:03 WIB

BYD Jamin Ganti Rugi Parkir Otomatis Saat Teknologi Otonom Tesla Banyak Alami Kecelakaan

BYD Jamin Ganti Rugi Parkir Otomatis Saat Teknologi Otonom Tesla Banyak Alami Kecelakaan

Otomotif | Selasa, 15 Juli 2025 | 11:41 WIB

Siluet Mobil Baru BYD Terungkap, Kode Keras EV Murah Meriah Segera Hadir?

Siluet Mobil Baru BYD Terungkap, Kode Keras EV Murah Meriah Segera Hadir?

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×