Nissan Putuskan Tutup 'Pabrik Induk' Demi Selamatkan Nasib Perusahaan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 15 Juli 2025 | 18:44 WIB
Nissan Putuskan Tutup 'Pabrik Induk' Demi Selamatkan Nasib Perusahaan
Ilustrasi Logo Nissan. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Nissan Motor mengumumkan akan menghentikan produksi kendaraan salah satu 'pabrik induk' mereka di Jepang pada Maret 2028.

Pabrik Nissan Oppama di Jepang akan dihentikan dan kegiatan produksinya bakal dipindahkan ke fasilitas perusahaan di Fukuoka selatan sebagai bagian dari restrukturisasi global untuk memangkas kapasitas produksi.

CEO Nissan, Ivan Espinosa, menjelaskan bahwa keputusan untuk menutup salah satu pabrik di Jepang ini merupakan langkah sulit namun perlu dilakukan dalam upaya menyelamatkan masa depan perusahaan.

“Hari ini Nissan mengambil keputusan yang sulit namun perlu. Ini bukan keputusan yang mudah baik untuk saya maupun perusahaan tetapi saya yakin ini langkah penting untuk mengatasi tantangan saat ini dan membangun masa depan yang berkelanjutan," ujar Ivan Espinosa, dikutip dari Reuters, Selasa (15 Juli 2025).

Lebih lanjut, Espinosa juga mengumumkan serangkaian rencana besar untuk membalikkan kondisi perusahaan yang sedang dalam keadaan terpuruk.

Salah satu langkahnya adalah memangkas kapasitas produksi dari 3,5 juta unit menjadi 2,5 juta unit per tahun, serta mengurangi jumlah pabrik global dari 17 menjadi hanya 10.

Nissan bahkan dikabarkan juga sedang berdiskusi dengan salah satu raksasa teknologi asal Taiwan, Foxconn, untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki untuk memproduksi kendaraan listrik. Upaya ini bertujuan untuk mencegah penutupan total pabrik yang terletak di pelabuhan Yokosuka, Tokyo.

Pihak Nissan menyatakan akan mengeksplorasi beragam opsi untuk masa depan fasilitas Oppama. Sementara, biaya pemindahan produksi ke Nissan Motor Kyushu akan diumumkan bersamaan dengan laporan keuangan kuartal pertama perusahaan.

Nissan X-Trail T31 2008. (Secret Driver)
Nissan X-Trail T31 2008. (Secret Driver)

Nissan juga memastikan bahwa fasilitas lain di kawasan tersebut seperti Nissan Research Center dan pusat uji tabrak tidak akan terdampak akibat penutupan ini.

baca juga

Diketahui, Nissan sedang dihadapkan dengan penurunan penjualan di Amerika Serikat dan Tiongkok. Oleh karena itu, saat ini perusahaan tengah menghadapi tekanan besar dari tumpukan utang dan kerugian yang terus membengkak.

Pabrik Nissan Oppama

Pabrik Oppama didirikan pada tahun 1961 dan menjadi salah satu fasilitas otomotif berskala besar pertama yang ada di Jepang dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 240.000 unit kendaraan.

Pada 2010, pabrik ini menjadi fasilitas pertama yang memproduksi mobil listrik Nissan Leaf, mobil listrik pertama Nissan yang dipasarkan secara global.

Pabrik Oppama juga sering disebut sebagai “mother factory” atau pabrik induk Nissan. Saat ini fasilitas tersebut mempekerjakan sekitar 3.900 orang dan telah memproduksi lebih dari 17,8 juta kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Mobil Murah Lanjut Sampai 2031, Jadi Jurus Andalan di Tengah Lesunya Pasar Otomotif?

Program Mobil Murah Lanjut Sampai 2031, Jadi Jurus Andalan di Tengah Lesunya Pasar Otomotif?

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 17:25 WIB

Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan

Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 15:33 WIB

Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan

Raksasa Otomotif Jepang Curhat, Keluhkan Penjualan Lesu Hingga Minta Relaksasi Aturan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 19:45 WIB

Terkini

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

News | Minggu, 13 September 2026 | 20:04 WIB

Promo Naga Swalayan dari BRI, Bawa Pulang Minyak Goreng Gratis!

Promo Naga Swalayan dari BRI, Bawa Pulang Minyak Goreng Gratis!

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:03 WIB

Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan

Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 20:00 WIB

Promo Cashback BRImo di Osteria Gia Bikin Makan Pasta Makin Untung

Promo Cashback BRImo di Osteria Gia Bikin Makan Pasta Makin Untung

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 19:53 WIB

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 19:46 WIB

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

Isu Pungli Bansos Beras 30 Kg, Bapanas Buka Suara

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

Kosgoro 1957 Tegaskan Siap Perkuat Golkar Menuju Pemilu 2029

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:36 WIB

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

FTL Universe 2026 Resmi Digelar, BRImo Bawa Kejutan Spesial

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 19:32 WIB

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Health | Minggu, 13 September 2026 | 19:28 WIB

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

×