Mengenal DiSus-C: Rahasia Suspensi Canggih BYD Bikin Jalan Berlubang Terasa Rata

Muhammad Yunus

Selasa, 29 Juli 2025 | 12:44 WIB
Mengenal DiSus-C: Rahasia Suspensi Canggih BYD Bikin Jalan Berlubang Terasa Rata
BYD Seal [Suara.com/ANTARA/HO/BYD Indonesia]

Jawabannya terletak pada tiga tahapan utama yang bekerja dalam hitungan milidetik.

-Perception Layer (Lapisan Persepsi)

Anggap saja ini adalah mata dan telinga mobil Anda. Berbagai sensor canggih, seperti sensor akselerasi dan sensor ketinggian, secara non-stop memantau setiap perubahan kontur jalan, kecepatan kendaraan, serta gaya menikung.

Semua data ini menciptakan peta situasi real-time, membuat sistem selalu waspada terhadap apa yang terjadi di sekitar mobil.

-Decision Layer (Lapisan Keputusan)

Di sinilah keajaiban komputasi terjadi. Seluruh data dari lapisan persepsi dikirim ke DiSus Intelligent Computing Center, yang merupakan otak dari keseluruhan sistem.

Dengan proses komputasi super cepat, pusat kendali ini menganalisis data untuk memahami gaya berkendara pengemudi, mengantisipasi guncangan dari permukaan jalan, dan memutuskan respons suspensi yang paling ideal.

-Execution Layer (Lapisan Eksekusi)

Setelah keputusan dibuat, perintah langsung dikirim ke electronically controlled damper (peredam yang dikontrol secara elektronik). Inilah ototnya.

baca juga

Peredam ini secara dinamis menyesuaikan tingkat kekerasannya, memastikan setiap roda beradaptasi secara mandiri untuk meredam guncangan secara optimal, baik saat melaju lurus di jalan bergelombang maupun saat bermanuver tajam.

Lebih dari Sekadar Nyaman, Ternyata Juga Sangat Aman

Salah satu keunggulan terbesar dari sistem DiSus Intelligent Damping Body Control adalah kontribusinya pada aspek keselamatan.

Dengan kemampuannya mengurangi guncangan dan menjaga bodi mobil tetap stabil saat menikung, sistem ini memastikan kontak ban dengan permukaan jalan selalu maksimal.

Hasilnya? Pengemudi mendapatkan kontrol yang jauh lebih baik dan presisi, sehingga secara signifikan mengurangi risiko kehilangan kendali atau kecelakaan.

Karakteristik adaptifnya juga mampu menekan efek limbung atau body roll, menciptakan pengalaman berkendara yang lebih tenang, premium, dan meyakinkan, bahkan saat melaju di kecepatan tinggi.

Perbedaan DiSus-C Active vs. Inactive: Mana yang Paling Cocok untuk Jalanan Indonesia?

BYD menawarkan dua varian sistem ini, dan perbedaannya sangat terasa. Sistem DiSus-C Active (Electronic + Mechanical Integration) dirancang untuk memberikan kenyamanan tingkat dewa, terutama di kondisi jalan yang tidak ideal.

Kepala Produk PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, menjelaskan dampaknya secara gamblang.

“Amplitudo gerakan bodi mobil menjadi jauh lebih rendah dan stabil, sehingga penumpang tetap merasakan pengalaman berkendara yang tenang serta nyaman, meskipun roda bekerja keras menyesuaikan bentuk permukaan jalan.”

Dengan DiSus-C Active, getaran hebat dari lubang secara efektif "dihilangkan" sebelum sampai ke penumpang. Ini membuat perjalanan jauh tidak melelahkan.

Sebaliknya, pada sistem DiSus-C Inactive (Purely Mechanical), suspensi bekerja secara konvensional. Getaran dan guncangan dari roda akan lebih mudah diteruskan ke bodi mobil.

Akibatnya, ketidaksempurnaan jalan akan lebih terasa di dalam kabin, yang tentunya mengurangi kenyamanan dan bisa membuat pengemudi lebih cepat lelah.

Melihat kondisi infrastruktur di Indonesia, kehadiran DiSus-C Active pada model seperti New BYD Seal 2025 jelas merupakan sebuah game-changer yang menjawab kebutuhan nyata para pengendara.

Bagaimana menurut Anda? Apakah teknologi suspensi cerdas seperti DiSus-C ini akan menjadi standar baru kenyamanan mobil listrik di masa depan?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesan Singkat Menjajal Isuzu MU-X Penantang Toyota Fortuner di GIIAS 2025

Kesan Singkat Menjajal Isuzu MU-X Penantang Toyota Fortuner di GIIAS 2025

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 12:18 WIB

Aspira Premio Sportivo 2 Ban Harian untuk Motor Matic Meluncur di GIIAS 2025

Aspira Premio Sportivo 2 Ban Harian untuk Motor Matic Meluncur di GIIAS 2025

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:26 WIB

Spesifikasi BAIC BJ30 Hybrid yang Debut di GIIAS 2025, Harga di Bawah Rp 500 Juta

Spesifikasi BAIC BJ30 Hybrid yang Debut di GIIAS 2025, Harga di Bawah Rp 500 Juta

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×