Daihatsu Nilai Kehadiran Mobil Listrik Murah Tak Jadi Ancaman Segmen LCGC

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:15 WIB
Daihatsu Nilai Kehadiran Mobil Listrik Murah Tak Jadi Ancaman Segmen LCGC
Daihatsu New Sigra Varian Tertinggi Terima Penyegaran di GIIAS 2025. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Suara.com - Daihatsu Indonesia menanggapi positif banyaknya mobil listrik murah yang saat ini meramaikan industri otomotif Tanah Air. Walaupun secara harga, kehadiran mobil listrik murah beririsan dengan segmen LCGC (low cost green car). 

Melihat kehadiran mobil listrik murah, Daihatsu menilai bukanlah ancaman bagi segmen LCGC, tapi bisa menjadi pemantik untuk menggairahkan kembali pasar otomotif nasional yang sedang lesu.

Bahkan Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk, Tri Mulyono, menyatakan bahwa kehadiran mobil listrik murah sebaiknya disambut positif di tengah kondisi pasar otomotif yang sedang melemah.  Model baru dari berbagai merek justru berpotensi membangkitkan kembali gairah industri.

"Dengan kondisi market otomotif Indonesia yang sedang turun, tentunya kita berharap dengan adanya banyak maker baru ataupun juga model-model baru bisa menambah gairah di pasar otomotif Indonesia," ujar Tri Mulyono belum lama ini, di ICE BSD, Selasa (5 Agustus 2025).

Selain itu, Tri juga menegaskan bahwa masing-masing merek punya strategi dan target pasar tersendiri. Oleh karena itu, dampaknya terhadap segmen LCGC tidak bisa disimpulkan secara langsung.

Menurutnya, kekhawatiran bahwa mobil listrik murah akan memakan pasar LCGC memang wajar mengingat harganya yang mulai bersaing. Tapi secara regulasi, LCGC adalah segmen yang diatur pemerintah dengan syarat efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang tertentu.

Sementara EV walaupun ramah lingkungan, belum bisa masuk dalam kategori LCGC karena memiliki teknologi dan basis produksi berbeda.

Menurut Tri, industri otomotif masih perlu waktu untuk memahami siapa sebenarnya calon konsumen mobil listrik di harga segitu. Apakah benar-benar akan dibeli oleh pembeli mobil pertama seperti segmen LCGC atau justru oleh konsumen kelas menengah yang menjadikannya sebagai kendaraan tambahan atau pengganti.

"Jadi kita masih melihat dan mempelajari animonya seperti apa, jangan-jangan yang beli bukan segmennya LCGC tapi segmen atas yang butuh additional car atau replacement car," ungkapnya.

baca juga

Hingga saat ini, adopsi kendaraan listrik masih didominasi oleh segmen menengah ke atas. Oleh karena itu, pelaku industri masih akan menunggu dan mengamati seperti apa respons pasar terhadap mobil listrik yang dijual di bawah Rp200 juta.

"Kita masih melihat acceptance atau adopsi elektrifikasi di Indonesia di segmen mobil di bawah Rp200 juta itu seperti apa. Masih kita study bersama," pungkas Tri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Dominasi Penjualan Mobil Listrik di Sejumlah Negara, Indonesia Jadi Salah Satu Penyokong

BYD Dominasi Penjualan Mobil Listrik di Sejumlah Negara, Indonesia Jadi Salah Satu Penyokong

Otomotif | Selasa, 05 Agustus 2025 | 18:59 WIB

Mobil MPV di Bawah Rp 300 Juta Memanas di 2025: Mana yang Paling Mengerti Keluarga Indonesia?

Mobil MPV di Bawah Rp 300 Juta Memanas di 2025: Mana yang Paling Mengerti Keluarga Indonesia?

Otomotif | Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:11 WIB

NETA Gandeng Raksasa Logistik MAERSK Jamin Pasokan Suku Cadang di Indonesia

NETA Gandeng Raksasa Logistik MAERSK Jamin Pasokan Suku Cadang di Indonesia

Otomotif | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:10 WIB

Terkini

5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju

5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:52 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini

Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:19 WIB

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:45 WIB

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:25 WIB

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:48 WIB

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:30 WIB

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:15 WIB