Motor Bensin Dilarang Melintas di Pusat Kota Mulai 2026

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 06 Agustus 2025 | 21:25 WIB
Motor Bensin Dilarang Melintas di Pusat Kota Mulai 2026
Ilustrasi Motor Listrik. (Hero MotoCorp)

Suara.com - Pemerintah ibu kota Vietnam, Hanoi, mengumumkan rencana untuk melarang seluruh sepeda motor berbahan bakar bensin atau Internal Combustion Engine (ICE) dari pusat kota mulai awal Juli 2026. 

Larangan kendaraan bermotor berbahan bakar bensin itu akan diperluas pada tahun 2027 ke wilayah kota yang lebih luas. Sementara pelarangan mobil ICE juga sedang disiapkan meskipun belum ada tanggal pasti yang diumumkan.

Melansir Arenaev, kebijakan ini merupakan bagian dari rencana besar Vietnam untuk menghentikan secara total penggunaan kendaraan roda dua berbahan bakar bensin secara nasional pada 2045. 

Diketahui Vietnam menjadi salah satu negara dengan populasi sepeda motor terbanyak di dunia, khususnya di kota-kota besar seperti Hanoi. Sehingga polusi udara dan kebisingan yang dihasilkan dari jutaan kendaraan ICE di sana menjadi alasan utama pemerintah untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

Motor Listrik MAKA Cavalry Dari MAKA Motors. (Foto: MAKA)
Motor Listrik MAKA Cavalry Dari MAKA Motors. (Foto: MAKA)

Namun kebijakan ini tentunya berdampak langsung pada masyarakat. Ratusan ribu penduduk Hanoi kini dituntut untuk beralih ke motor listrik sebelum Juli tahun depan. Hal ini diperkirakan akan mendorong penjualan EV (Electric Vehicle) sekaligus menjadi beban ekonomi yang cukup besar, mengingat rata-rata upah bulanan di Vietnam hanya sekitar €512 atau setara dengan Rp9 jutaan.

Sementara sejauh ini, pemerintah Vietnam belum mengumumkan skema bantuan atau insentif bagi masyarakat yang harus beralih ke kendaraan listrik. 

Langkah tegas ini diyakini akan mengurangi kebisingan dan memperbaiki kualitas udara di kota-kota besar Vietnam, walaupun rencana ini juga akan menjadi beban bagi masyarakat. 

Di sisi lain, kebijakan ini membawa angin segar bagi para produsen kendaraan listrik lokal misalnya VinFast yang merupakan produsen mobil listrik asal Vietnam. Pabrikan ini diperkirakan bisa menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan karena mereka juga memproduksi motor dan skuter listrik. 

Motor Listrik di Indonesia

baca juga

Penjualan motor listrik di Indonesia pada tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk motor listrik bersubsidi. 

Berdasarkan data Sisapira, penjualan motor listrik bersubsidi mencapai 63.146 unit, naik 447% dibandingkan tahun 2023 yang hanya 11.532 unit.

Meskipun penjualan motor listrik meningkat, target pemerintah untuk mencapai 13 juta unit motor listrik pada tahun 2030 masih jauh dari target.

Salah satu tantangan utama adalah kurangnya edukasi kepada konsumen mengenai peralihan ke motor listrik. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi produsen dan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke motor listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Subsidi Motor Listrik Masih Mengambang

Kebijakan Subsidi Motor Listrik Masih Mengambang

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:56 WIB

Motor Bekas Harga Pelajar, Performa Sultan: Ini 10 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp10 Juta

Motor Bekas Harga Pelajar, Performa Sultan: Ini 10 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp10 Juta

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:11 WIB

Rekomendasi Motor Bekas di Bawah Rp10 Juta untuk Berangkat Kerja Jarak Jauh

Rekomendasi Motor Bekas di Bawah Rp10 Juta untuk Berangkat Kerja Jarak Jauh

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:05 WIB

Terkini

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:42 WIB

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 18:41 WIB

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 18:40 WIB

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:39 WIB

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:33 WIB

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:25 WIB

×