Uji Coba Langsung BYD Atto 1 Jogja - Solo - Semarang, Beneran Efisien ?

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:37 WIB
Uji Coba Langsung BYD Atto 1 Jogja - Solo - Semarang, Beneran Efisien ?
BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)

Suara.com - PT BYD Motor Indonesia menggelar media test drive BYD Atto 1 dengan rute Yogyakarta–Solo–Semarang. Acara ini bertujuan menguji city car listrik terbaru mereka mulai dari daya jelajah baterai, kemudahan berkendara, hingga efisiensinya untuk perjalanan jarak jauh.

Dalam acara ini, Suara.com menjadi salah satu media yang berkesempatan menguji langsung BYD Atto 1 Premium Long Range yang merupakan varian tertinggi. Mobil listrik yang diposisikan sebagai city car ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 380 km dalam kondisi baterai penuh.

Lantas, seperti apa sensasi mengendarai BYD Atto 1 Premium Long Range. Perjalanan dilakukan dengan daya awal baterai 100 persen dengan sisa estimasi jarak tempuh adalah 380 km.

Rute perjalanan yang dilalui adalah jalan tol Yogyakarta-Solo dan berakhir di Semarang dengan gaya berkendara santai.

Rute pertama yang dilakukan sebelum memasuki tol Yogyakarta-Solo adalah melakukan city drive melewati Ring Road Utara, Simpang Tiga Maguwo, Prambanan yang didominasi kontur naik-turun dan tikungan panjang. 

Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)
Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)

Selama melalui rute ini, mobil ini cukup memberikan kenyamanan saat dikendarai dan memberikan jarak pandang yang baik.

Saat memasuki tol Yogyakarta–Solo, mobil sengaja dipacu hingga menyentuh kecepatan tertinggi mobil ini, yaitu 130 km/jam. Di kecepatan itu mobil terasa stabil dan tidak limbung meski tenaga dan respons tarikannya kurang terasa.

Setelah menempuh jarak sekitar 66 km, pengemudi sampai di Kota Solo dan langsung beranjak ke kawasan De Tjolomadoe. Di tempat ini, mobil menunjukkan sisa kapasitas baterai sebesar 75 persen dengan sisa estimasi jarak tempuh 224 km.

Selain itu, di kawasan ini pengemudi juga ditantang untuk melewati beberapa rintangan, seperti Swerve Station untuk manuver zig-zag, Easy Parking dengan memanfaatkan kamera dan sensor parkir dan Easy Drive yang menguji kelincahan di jalan sempit dan melakukan putar balik di ruang terbatas. 

baca juga
Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)
Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)

Tantangan tersebut dilakukan dengan kondisi sebagian besar kaca mobil ditutup, namun berkat fitur kamera dan sensor parkir, pengemudi dapat mengontrol kendaraan dengan lebih mudah.

Menuju Semarang, rombongan melintasi Tol Semarang–Solo lalu masuk ke jalan arteri dan kawasan perkotaan yang padat. Di sini, pengemudi sempat menjajal sebuah tanjakan dan berhenti di tengahnya. Mobil compact ini terbukti cukup kuat menahan beban di tanjakan terjal serta tetap ringan saat menanjak.

Perjalanan test drive dari Yogyakarta menuju Solo dan berakhir di Semarang ini menempuh jarak lebih dari 160 km. Setelah menempuh rute tersebut, mobil menyisakan baterai 50 persen dengan sisa estimasi jarak tempuh 190 km.

Selama perjalanan, pengemudi mendapat pengalaman berkendara yang lebih karena berbagai fitur yang dimiliki mobil ini, mulai dari sistem Android Auto untuk navigasi dan musik, wireless charging, hingga hiburan karaoke. Sehingga, city car listrik ini cukup nyaman untuk berkendara jarak jauh.

Sebagai informasi, BYD Atto 1 hadir dalam dua varian.  Premium dan Dynamic sebagai tipe terendahnya.  Dari sisi keselamatan, Varian Premium menyediakan 6 airbag, sementara varian Dynamic memiliki 4 airbag serta seat belt reminder di semua tipe.  Selain itu ada sistem pengereman dan stabilitas meliputi ABS, EBD, dan kontrol stabilitas elektronik yang dibantu oleh TPMS untuk memantau tekanan ban. 

Harga BYD Atto 1 varian terendah, Dynamic dijual mulai Rp195 juta. Sementara varian tertinggi, Premium dibanderol Rp235 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BYD Atto 1 Tempel Mobil LCGC, Pabrikan Tegaskan Produknya Isi Segmen City Car

Harga BYD Atto 1 Tempel Mobil LCGC, Pabrikan Tegaskan Produknya Isi Segmen City Car

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:49 WIB

BYD Atto 1 Menepi Dulu! SUV Ganteng Ini Lebih Murah, Tampang Keren Khas DNA Eropa

BYD Atto 1 Menepi Dulu! SUV Ganteng Ini Lebih Murah, Tampang Keren Khas DNA Eropa

Otomotif | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:43 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Baru Pengguna Mobil Listrik, Harga Murah Tak Lagi Jadi Prioritas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Baru Pengguna Mobil Listrik, Harga Murah Tak Lagi Jadi Prioritas

Otomotif | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:39 WIB

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:37 WIB

Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast FV MPV 7 di Jalanan Jakarta

Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast FV MPV 7 di Jalanan Jakarta

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

×