Gaikindo Minta Insentif seperti di Era Covid-19: Takut Penjualan Mobil Indonesia Dikalahkan Malaysia

Liberty Jemadu

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Gaikindo Minta Insentif seperti di Era Covid-19: Takut Penjualan Mobil Indonesia Dikalahkan Malaysia
Gaikindo minta pemerintah segera berikan insentif untuk pasar otomotif karena takut penjualan mobil Indonesia kalah dari Malaysia. Foto: Para pengunjung memadati GIIAS 2025 yang digelar di ICE BSD pada akhir Juli hingga awal Agustus. [Antara/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendesak pemerintah memberikan insentif fiskal kepada industri otomotif sama seperti di era Covid-19 lalu.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan insentif diperlukan karena penjualan mobil di Indonesia terancam dikalahkan oleh Malaysia.

Indonesia selama ini adalah raja pasar otomotif Asia Tenggara, tetapi Malaysia dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa pasar mobil di negaranya bertumbuh pesat. 

Sebelumnya Malaysia pada Semester I sudah mengalahkan Thailand sebagai pasar mobil terbesar nomor dua di Asia Tenggara. Sementara pada Kuartal II kemarin, Malaysia sudah sukses mengalahkan penjualan mobil Indonesia.

“Ini adalah peran pemerintah yang krusial. Kita harapkan jangka pendeknya, harusnya ada insentif seperti pada waktu pandemi,” kata Kukuh di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, Malaysia berhasil menjual kendaraan sekitar 816.747 unit pada 2025. Jumlah tersebut tidak terlalu jauh dengan apa yang didapatkan oleh Indonesia.

Dalam periode yang sama, Indonesia melalui data yang dibagikan oleh Gaikindo berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 865.723 unit.

Meski begitu, terdapat kabar bahwa Malaysia memiliki kinerja yang cukup positif sehingga mampu menyusul angka penjualan yang dimiliki oleh Indonesia baru-baru ini.

Menurut dia, data yang dibagikan oleh ASEAN Automotive Federation (AAF), Indonesia dalam periode Januari sampai dengan Mei 2025, Indonesia masih memimpin.

baca juga

"Dari penjualan bulan Januari sampai Mei 2025, Juli belum keluar datanya. Itu sumber datanya dari AAF, Indonesia masih unggul dibandingkan Malaysia,” ujar dia.

Menurut catatan Gaikindo, penjualan semester I 2025, penjualan ritel (dari diler ke konsumen) berhasil mencapai 390.467 unit. Meski demikian, angka tersebut masih kurang positif dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.

Sementara pada catatan Wholesales (dari Pabrik ke diler), Gaikindo mencatat juga terdapat penurunan sejumlah 8,6 persen atau hanya berhasil 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.

“Itu juga semacam peringatan. Kerana kemudian selisihnya Indonesia dengan Malaysia itu sedikit,” kata dia.

Sudah Kalah dari Malaysia!

Sebelumnya diwartakan penjualan mobil Indonesia sudah kalah dari Malaysia, yang kini menjadi negara dengan pasar mobil terbesar di Asia Tenggara setidaknya pada Kuartal II kemarin.

Seperti diwartakan Nikkei Asia pekan ini, pada Kuartal II kemarin penjualan mobil di Malaysia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil mengalahkan Indonesia.

Penjualan mobil di Malaysia di Q2 kemarin berjumlah 183.366 unit, sementara di Indonesia penjualan kendaraan roda empat berjumlah 169.578 unit, turun 12 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Angka-angka ini menunjukkan Indonesia kini sudah bukan lagi raja pasar otomotif di Asia Tenggara, meski memiliki populasi lebih dari 280 juta jiwa - yang terbesar di kawasan.

Penurunan penjualan mobil di Indonesia, yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, terasa sangat dalam pada Juni kemarin. Pada bulan 5 itu, penjualan mobil turun 21 persen dibandingkan tahun lalu - yang terendah sejak Maret 2024.

Ekonomi Bank Danamon Hosianna Situmorang mengatakan anjloknya penjualan mobil di Indonesia disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat, terutama di kelas menengah serta semakin ketatnya pemberian kredit oleh lembaga pembiayaan.

Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah kelompok kelas menengah Indonesia pada 2024 turun menjadi 17,1 persen dari 21,4 persen pada 2019 lalu.

Sementara di Malaysia, penjualan mobil terus stabil disokong oleh dua merek lokal yakni Perodua dan Proton. Dua merek ini, yang masing-masing turut dimiliki oleh Daihatsu dan Geely, menguasai 63 persen pasar roda empat di Malaysia pada Semester I 2025.

Di sisi lain, penjualan mobil listrik di Malaysia juga melesat tinggi, hingga 91 persen dan setotal 12.733 unit pada Kuartal II kemarin. Sementara penjualan mobil hybrid juga naik 12 persen menjadi 17.480 unit.

Di luar Malaysia, Vietnam juga membukukan pertumbuhan penjualan mobil tertinggi di Asia Tenggara di periode yang sama. Penjualan mobil di Vietnamn naik 18 persen menjadi 90.772 unit.

Thailand juga mencatat pertumbuhan penjualan mobil hingga 3,6 persen menjadi 149.502 unit. Kenaikan ini ditopang oleh meningkatnya penjualan mobil listrik hingga 33 persen atau setara dengan 69.005 unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Merek Mobil China Memanas, BYD Jadi Raja Baru di Indonesia Tinggalkan Chery dan Wuling

Perang Merek Mobil China Memanas, BYD Jadi Raja Baru di Indonesia Tinggalkan Chery dan Wuling

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:39 WIB

Fronx Laris Manis, Suzuki Geser Honda dari Tiga Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia

Fronx Laris Manis, Suzuki Geser Honda dari Tiga Besar Merek Mobil Terlaris Indonesia

Otomotif | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:54 WIB

GIIAS 2025 Belum Bikin Penjualan Mobil di Juli "Sembuh"

GIIAS 2025 Belum Bikin Penjualan Mobil di Juli "Sembuh"

Otomotif | Senin, 11 Agustus 2025 | 21:10 WIB

Soal Baterai Berbasis Nikel, Gaikindo: Kalau Tidak Ekonomis, Siapa Mau Investasi?

Soal Baterai Berbasis Nikel, Gaikindo: Kalau Tidak Ekonomis, Siapa Mau Investasi?

Otomotif | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:29 WIB

Duh, Transaksi di GIIAS 2025 Diperkirakan Turun, Penjualan Mobil Indonesia Kalah dari Malaysia

Duh, Transaksi di GIIAS 2025 Diperkirakan Turun, Penjualan Mobil Indonesia Kalah dari Malaysia

Otomotif | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Hampir Semua Kripto Menguat, CFX10 Naik 10% dalam Sebulan

Hampir Semua Kripto Menguat, CFX10 Naik 10% dalam Sebulan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali

Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Alasan Utama Peran Dealer Mobil Masih DIbutuhkan di Era Digital

Alasan Utama Peran Dealer Mobil Masih DIbutuhkan di Era Digital

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BB Cream Marina Apakah Bagus? Intip 4 Review Pembelinya

BB Cream Marina Apakah Bagus? Intip 4 Review Pembelinya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:12 WIB

×