Soal Baterai Berbasis Nikel, Gaikindo: Kalau Tidak Ekonomis, Siapa Mau Investasi?

Liberty Jemadu

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 20:29 WIB
Soal Baterai Berbasis Nikel, Gaikindo: Kalau Tidak Ekonomis, Siapa Mau Investasi?
Pemerintah mendorong pabrikan otomotif Indonesia menggunakan baterai berbasis nikel. [Ford via ANTARA].

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pemerintah berpikir lebih panjang sebelum mendorong penggunaan baterai berbasis nikel dalam kendaraan listrik (EV). 

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan kebijakan itu perlu didasarkan pada kajian menyeluruh terutama terkait skala keekonomian.

"Imbauan itu bagus, tapi jangan lupa, yang utama adalah skala keekonomian. Kalau tidak ekonomis, pabrikan tidak akan mau berinvestasi di sini," ujar Kukuh Kumara, di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Kukuh menyatakan bahwa pemanfaatan bahan baku lokal seperti nikel memang dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Akan tetapi, penerapannya tidak bisa dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kesiapan industri dan perbedaan teknologi di tiap merek kendaraan. Menurut dia, setiap produsen otomotif memiliki teknologi dan strategi yang berbeda.

Meski bahan baku seperti nikel tersedia, akan tetapi proses produksi baterai tetap bergantung pada aspek teknis yang kompleks dan rahasia dagang masing-masing pabrikan.

“Tidak bisa sekadar dicetak dan langsung dipakai. Kinerja baterai berkaitan langsung dengan teknologi masing-masing merek,” ujarnya.

Gaikindo juga menilai bahwa saat ini volume produksi kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas, sehingga upaya membangun ekosistem baterai nikel skala besar perlu didasarkan pada potensi pasar yang realistis.

Kukuh menyebutkan bahwa tanpa skala produksi yang besar, biaya produksi baterai akan tetap tinggi dan sulit bersaing secara global. Selain soal keekonomian, ia juga menyoroti pentingnya investasi dalam riset dan pengembangan (R&D).

Kukuh menyebut contoh Tiongkok sebagai negara yang berhasil mengembangkan industri EV karena dukungan kuat terhadap riset dan pengembangan yang berkelanjutan. 

baca juga

Lebih lanjut Kukuh menyampaikan, gagasan penggunaan baterai nikel dalam negeri akan membuat biaya logistik akan menurun karena baterai merupakan komponen berat dan besar.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus memperhitungkan transisi industri secara bijak dan tidak mengganggu stabilitas industri otomotif yang sudah berkembang.

“Tujuan utamanya adalah menuju emisi nol karbon yang bisa dicapai dengan berbagai cara. Jadi mari kita optimalkan apa yang sudah ada sambil tetap mendorong pengembangan lokal secara bertahap dan masuk akal,” pungkas Kukuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hemat Energi & Murah! Intip 7 Mobil Listrik Bekas yang Cocok untuk Keluarga

Hemat Energi & Murah! Intip 7 Mobil Listrik Bekas yang Cocok untuk Keluarga

Otomotif | Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:56 WIB

Duh, Transaksi di GIIAS 2025 Diperkirakan Turun, Penjualan Mobil Indonesia Kalah dari Malaysia

Duh, Transaksi di GIIAS 2025 Diperkirakan Turun, Penjualan Mobil Indonesia Kalah dari Malaysia

Otomotif | Kamis, 07 Agustus 2025 | 17:08 WIB

Perusahaan Pembiayaan Mengaku: Mobil Listrik Seken Terjun Bebas Bikin Konsumen Mundur Teratur

Perusahaan Pembiayaan Mengaku: Mobil Listrik Seken Terjun Bebas Bikin Konsumen Mundur Teratur

Otomotif | Kamis, 07 Agustus 2025 | 16:27 WIB

Stok Membeludak, Perang Harga Susah Dielak: Xi Jinping Risau Mobil Listrik Makin Penuh Sesak

Stok Membeludak, Perang Harga Susah Dielak: Xi Jinping Risau Mobil Listrik Makin Penuh Sesak

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:33 WIB

Kuota Impor Habis di Akhir Tahun, Produsen Mobil Listrik China Harus Bangun Pabrik di Indonesia

Kuota Impor Habis di Akhir Tahun, Produsen Mobil Listrik China Harus Bangun Pabrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:40 WIB

Terkini

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:04 WIB

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

I Hate Going to Work: Realita Dunia Kantor yang Dikemas dalam Komedi Satir

I Hate Going to Work: Realita Dunia Kantor yang Dikemas dalam Komedi Satir

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:50 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

×