Ia juga menjabat Komisaris Utama di sejumlah perusahaan, seperti PT Kartika Kara Eka Nusa dan Syailendra Pangan Indonesia. Nama Dito juga sempat menjadi sorotan saat bekerja sama dengan Raffi Ahmad membentuk Rans Sport.
Karier politiknya berkembang pesat ketika ia menjadi kader Partai Golkar.
Pada 2017 hingga 2022, Dito Ariotedjo dipercaya memimpin DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), sekaligus ditunjuk sebagai Chef de Mission kontingen Indonesia di Youth Olympic 2018 Argentina.
Pada 2022, ia masuk dalam jajaran ahli di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada April 2023 oleh Presiden Joko Widodo.
Saat Kabinet Indonesia Maju berakhir, Dito kembali dipercaya menjabat Menpora di era Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hingga reshuffle dilakukan, Dito Ariotedjo masih memegang status sebagai menteri termuda di kabinet.
Dito Ariotedjo Kena Reshuffle Kabinet
Pada Senin (8/9/2025), Dito Ariotedjo resmi diberhentikan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya, Dito menegaskan ia legawa atas keputusan reshuffle dan siap melanjutkan kiprahnya di sektor swasta. Ia menegaskan, pada usia 35 tahun, masih banyak petualangan baru yang menantinya.
Dalam masa kepemimpinannya, Dito menggarap Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dengan tujuan membawa prestasi Indonesia ke puncak pada Olimpiade 2044.
Meski terbilang singkat, kiprah Dito menjadi momen penting bagi olahraga Indonesia, termasuk keberhasilan Indonesia meraih medali di Olimpiade Paris 2024.
Kepergian Dito menandai akhir perjalanan singkatnya sebagai Menpora, namun koleksi kendaraan dan kekayaan yang dimilikinya tetap menjadi sorotan publik.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas