Intip Motuba Eks Menkeu Sri Mulyani saat Jadi Pejabat 2004, Kini Lebih Murah dari Yamaha XMAX

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 10 September 2025 | 14:44 WIB
Intip Motuba Eks Menkeu Sri Mulyani saat Jadi Pejabat 2004, Kini Lebih Murah dari Yamaha XMAX
Kendaraan Lawas Sri Mulyani tahun 2004. (Kolase Toyota Kijang Kapsul dan Sri Mulyani)

Suara.com - Perjalanan karier Sri Mulyani Indrawati di panggung pemerintahan Indonesia memang panjang dan penuh cerita.

Kini, kursi Menteri Keuangan yang ia duduki selama bertahun-tahun resmi digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Namun, ada satu detail menarik dari masa awal kiprahnya sebagai pejabat negara yang jarang dibicarakan: mobil pribadinya di tahun 2004, saat pertama kali menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada 15 Februari 2025, Sri Mulyani kala itu memiliki sebuah Toyota Kijang tahun 1998.

Mobil ini kini masuk kategori "motuba", istilah slang untuk mobil tua bangka atau mobil lawas, dengan nilai jual hanya Rp50 juta, bahkan lebih murah dari Yamaha XMAX baru yang harganya sekitar Rp68 jutaan.

Toyota Kijang 1998: Legenda Mobil Keluarga

Kendaraan Lawas Sri Mulyani tahun 2004. (LHKPN KPK)
Kendaraan Lawas Sri Mulyani tahun 2004. (LHKPN KPK)

Toyota Kijang Kapsul generasi 1998 dikenal sebagai salah satu mobil keluarga paling tangguh di masanya. Pilihan mesinnya beragam, mulai dari 7K, 5K, 3Y, 4Y, 1RZ, 2RZ, hingga 1KZ-TE, dengan kapasitas 1.800–2.000 cc.

Tenaga yang dihasilkan berkisar antara 76–142 PS, sementara torsi maksimumnya mencapai 132–247 Nm, tergantung tipe mesin.

Kelebihan Kijang Kapsul ada pada kabin yang lega, mesin yang bertenaga namun tetap irit, serta bodi yang kokoh.

baca juga

Suspensinya nyaman untuk perjalanan jauh, meski agak terasa keras saat melibas jalan berlubang. Untuk ukuran mobil tahun 1998, fiturnya terbilang lengkap: power window, central lock, AC double blower, electric mirror, armrest, tachometer, hingga speedometer digital.

Dimensinya yang panjang (4.415 mm) dan ground clearance 180 mm membuatnya mampu melibas berbagai medan jalan.

Pilihan transmisi manual 5-percepatan menawarkan efisiensi bahan bakar, sementara transmisi otomatis 4-percepatan memberi kemudahan berkendara.

Dari Motuba ke Mobil Hybrid Modern

Toyota Innova Zenix
Toyota Innova Zenix

Seiring waktu, isi garasi Sri Mulyani pun berubah. Dalam LHKPN terbaru, Kijang 1998 itu sudah tidak tercatat.

Sebagai gantinya, kini ada Toyota Innova Zenix senilai Rp638,9 juta, MPV hybrid modern yang jauh lebih canggih dan efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Isi Garasi Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa dari Toyota Alphard Sampai Mercedes-Benz

Intip Isi Garasi Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa dari Toyota Alphard Sampai Mercedes-Benz

Otomotif | Selasa, 09 September 2025 | 18:17 WIB

Bak Bumi dan Langit, Adu Isi Garasi Menkeu Baru Purbaya Yudhi vs Eks Sri Mulyani

Bak Bumi dan Langit, Adu Isi Garasi Menkeu Baru Purbaya Yudhi vs Eks Sri Mulyani

Otomotif | Senin, 08 September 2025 | 18:54 WIB

Bak Bumi dan Langit: Immanuel Ebenezer Hidup Mewah, Adik Tinggal di Kontrakan Sederhana

Bak Bumi dan Langit: Immanuel Ebenezer Hidup Mewah, Adik Tinggal di Kontrakan Sederhana

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:03 WIB

Terkini

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

×