Insentif Mobil Listrik Berakhir, Chery Masih Pede Dengan Jajaran Produk yang Dimiliki

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 13 September 2025 | 17:10 WIB
Insentif Mobil Listrik Berakhir, Chery Masih Pede Dengan Jajaran Produk yang Dimiliki
Tampilan depan mobil listrik Chery OMODA E5. [ANTARA/Livia Kristianti].

Suara.com - PT Chery Sales Indonesia (CSI) memberikan tanggapan terkait berakhirnya insentif mobil listrik impor yang akan berakhir pada akhir tahun ini.

Adapun pemerintah memberikan insentif untuk importasi CBU mobil listrik hingga akhir Desember 2025 berupa bea masuk dan keringanan PPnBM dan PPN, dengan ketentuan perusahaan penerima manfaat insentif ini harus melakukan produksi dalam negeri 1:1 dari jumlah kendaraan CBU yang masuk ke pasar domestik.

Menanggapi hal tersebut, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, menyatakan Chery akan mengikuti aturan pemerintah. 

"Semua yang dilakukan pemerintah pasti sudah melalui studi, baik itu studikelayakan dan lain-lain. Kalau memang pemerintah merasa insentif cukup sampai tahun ini danmungkin menurut pemerintah harus dialokasikan ke yang lain insentifnya, kita tentu akan ikut pemerintah," ujar Rifkie, di Karawang, Jawa Barat.

Lebih lanjut, dijelaskan Rifkie, Chery sendiri memang tidak fokus hanya di mobil listrik saja. Karena secara line up, produk yang dimiliki Chery cukup lengkap.

"Kita punya beberapa land up produk.Kita punya ICE, kita jugapunya hybrid dan ada mobil listrik.Jadi buat hal yang seperti itu (regulasi) kita serahin ke pemerintah saja," pungkasnya.

Pemerintah sendiri telah memastikan penghentian insentif mobil listrik impor pada akhir tahun ini, pemerintah diharapkan sudah memiliki strategi lanjutan agar transisi ke kendaraan listrik bisa mendorong industrialisasi.

Bahkan Pengamat otomotif dari Insitut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakan keputusan pemerintah yang disampaikan sangat tepat, tetapi di sisi lain perlu ditindaklanjuti dengan strategi yang tepat.

"Mencabut insentif CBU adalah keputusan yang strategis untuk mendorong industrialisasi dan menghindari ketergantungan impor," kata Yannes.

baca juga

Meski demikian ia mengingatkan jika insentif kendaraan listrik sekadar dihentikan pada 2025 tanpa adanya persiapan yang memadai, risikonya sangat besar.

Para pengusaha yang sudah mengambil slot insentif impor sesungguhnya melakukannya sebagai bentuk komitmen awal untuk berinvestasi di pabrik dalam negeri sekaligus membangun rantai pasok lokal demi memenuhi syarat TKDN 40 persen.

Tanpa transisi yang jelas, harga EV berpotensi melonjak drastis hingga 30 - 40 persen, yang berimbas pada stagnasi pasar.

Dampaknya tidak hanya hilangnya momentum percepatan adopsi EV di Indonesia, tetapi juga hilangnya kepercayaan produsen multinasional untuk menanamkan investasi jangka panjang di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insentif Mobil Listrik Impor Distop, Pemerintah Diharapkan Punya Strategi Lanjutan

Insentif Mobil Listrik Impor Distop, Pemerintah Diharapkan Punya Strategi Lanjutan

Otomotif | Jum'at, 12 September 2025 | 22:04 WIB

Chery Akui Masih Studi Soal Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia

Chery Akui Masih Studi Soal Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 12 September 2025 | 15:54 WIB

Menperin: Insentif Mobil Listrik Impor Dihentikan

Menperin: Insentif Mobil Listrik Impor Dihentikan

Otomotif | Jum'at, 12 September 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×