Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Bandara, dari Bagasi hingga Shuttle

Agung Pratnyawan

Sabtu, 20 September 2025 | 13:51 WIB
Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Bandara, dari Bagasi hingga Shuttle
Kendaraan tanpa pengemudi [Aurrigo]

Suara.com - Perusahaan teknologi asal Inggris Aurrigo, memulai langkah ambisius dengan menguji coba kendaraan otonom listrik di berbagai bandara internasional.

Inisiatif kendaraan tanpa pengemudi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional serta mengurangi emisi karbon di lingkungan yang semakin sibuk.

Uji coba ini melibatkan dua model utama: Auto-DollyTug untuk pengangkutan bagasi dan Auto-Shuttle untuk transportasi penumpang.

Inovasi dalam Transportasi Bandara

Dilansir dari CNN (17/9/2025) Auto-DollyTug dirancang khusus untuk mengangkut hingga 1,7 ton bagasi dan dapat menarik beban hingga 25 ton.

Kendaraan ini memiliki kemampuan unik untuk bergerak maju, mundur, dan berputar 360 derajat, menjadikannya ideal untuk digunakan di area padat seperti Bandara Schiphol Amsterdam dan Bandara Changi Singapura.

Dengan fitur-fitur canggih ini, Auto-DollyTug diharapkan dapat mempercepat proses pemindahan bagasi, mengurangi waktu tunggu bagi penumpang.

Di sisi lain, Auto-Shuttle memiliki kapasitas untuk mengangkut hingga 10 penumpang sekaligus.

Kendaraan ini berfungsi sebagai transportasi internal bagi kru bandara dan penumpang, membantu memindahkan orang dari satu terminal ke terminal lainnya dengan lebih efisien.

baca juga

Keduanya adalah langkah maju yang signifikan dalam mengotomatisasi operasional bandara.

Tantangan Integrasi Teknologi

Meskipun teknologi ini menjanjikan, tantangan integrasi masih sangat besar.

Banyak bandara di seluruh dunia masih bergantung pada kendaraan berbahan bakar diesel, sehingga diperlukan infrastruktur pengisian listrik yang memadai untuk mendukung operasional kendaraan otonom ini.

David Keene, CEO Aurrigo, menekankan pentingnya kerja sama dengan otoritas setempat dan pengelola bandara untuk memastikan bahwa implementasi teknologi ini berjalan dengan aman dan efisien.

Regulasi juga menjadi kendala yang signifikan. Saat ini, belum ada standar yang jelas untuk penggunaan kendaraan otonom di bandara. 

Namun, dukungan dari Federal Aviation Administration (FAA) memberikan harapan untuk percepatan penerapan teknologi ini, dengan harapan bahwa regulasi yang lebih jelas akan segera ada.

Manfaat dan Implikasi untuk Masa Depan

Manfaat dari kendaraan otonom ini diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon hingga 60%. Selain itu, penerapan teknologi ini juga diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan di area sibuk bandara.

Dengan meningkatnya arus penumpang dan barang, otomatisasi juga diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja di industri penerbangan yang semakin menemui tantangan.

Aurrigo telah menjalin kemitraan dengan Swissport, yang bertanggung jawab untuk mengelola lebih dari 270 bandara di seluruh dunia, untuk menguji teknologi ini. 

Keene optimis bahwa uji coba ini akan melanjutkan ke tahap komersial pertama pada tahun 2026. Jika semua berjalan sesuai rencana, ini akan menandai era baru dalam operasional bandara yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dengan perkembangan teknologi otonom yang dilakukan oleh Aurrigo, perusahaan ini membuka jalan menuju masa depan penerbangan yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan. 

Inovasi ini berfokus pada penggunaan kendaraan listrik yang dapat mengurangi emisi karbon di lingkungan bandara, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan mengintegrasikan teknologi canggih, Aurrigo berusaha menciptakan sistem transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan.

Era baru yang dibawa oleh inovasi Aurrigo diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan tidak hanya bagi industri penerbangan, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas. 

Dengan fokus pada keberlanjutan dan efisiensi, teknologi ini berpotensi untuk mengubah cara kita melihat dan beroperasi di dunia penerbangan, menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan.

Ini adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih cerah dan lebih berkelanjutan bagi industri penerbangan global.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insentif Impor Mobil Listrik CBU Dihentikan Mulai 2026, Fokus ke Produksi Lokal

Insentif Impor Mobil Listrik CBU Dihentikan Mulai 2026, Fokus ke Produksi Lokal

Otomotif | Kamis, 18 September 2025 | 15:46 WIB

6 Hal Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Mobil Listrik Bekas

6 Hal Penting yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Mobil Listrik Bekas

Otomotif | Rabu, 17 September 2025 | 18:01 WIB

4 Mobil Listrik Murah yang Bikin Mobil Bensin Tersisih, Mulai Rp 100 Jutaan

4 Mobil Listrik Murah yang Bikin Mobil Bensin Tersisih, Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 15 September 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:51 WIB

×