Waspada Airbag Murah Pembawa Petaka: Meledak Brutal Laksana Granat, Nyawa Jadi Taruhannya

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 25 September 2025 | 13:14 WIB
Waspada Airbag Murah Pembawa Petaka: Meledak Brutal Laksana Granat, Nyawa Jadi Taruhannya
Ilustasi airbag meledak (Suara x Gemini)
baca 10 detik
  • Ancaman Serius: Airbag palsu asal China meledak seperti granat dan telah menyebabkan lima kematian di AS.
  • Harga Menipu: Dijual dengan harga sangat murah, sepersepuluh dari harga asli, menyasar bengkel yang tidak waspada.
  • Bahaya Tersembunyi: Komponen palsu ini melontarkan serpihan logam tajam saat mengembang, mengubah fitur keselamatan menjadi senjata mematikan.

Suara.com - Jangan pernah lagi menganggap remeh komponen airbag di mobil Anda, karena sebuah skandal mematikan kini terungkap ke permukaan .

Airbag palsu asal China yang dijual dengan harga super miring ternyata berfungsi layaknya granat saat terjadi kecelakaan, mengubah fitur penyelamat nyawa menjadi mesin pembunuh.

Ini bukan sekadar berita, ini adalah peringatan serius bagi keselamatan Anda di jalan raya.

Bukan Mengembang, Tapi Meledak

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) sedang menginvestigasi serangkaian insiden mengerikan yang melibatkan komponen airbag palsu.

Tercatat ada tujuh insiden besar, di mana lima di antaranya berakhir dengan kematian pengemudi secara tragis.

Penyebabnya bukan kecelakaan itu sendiri, melainkan ledakan brutal dari inflator airbag yang rusak.

Menteri Perhubungan AS, Sean Duffy, bahkan memberikan pernyataan keras terkait temuan ini, menunjukkan betapa seriusnya ancaman tersebut bagi para pemilik mobil.

"Pesan saya ke industri reparasi mobil sangat jelas: siapa pun yang membawa peralatan China yang cacat ke negara ini dan memasangnya hingga membahayakan keluarga Amerika itu berarti sedang melakukan kejahatan serius," tegas Sean Duffy dilansir dari Wall Street.

SRS Airbag pada mobil (pakwheels)
SRS Airbag pada mobil (pakwheels)

Jejak Maut dari DTN Airbag

Penyelidikan mengerucut pada satu nama produsen: Jilin Province Detiannuo Safety Technology, atau yang lebih dikenal sebagai DTN Airbag.

Komponen inflator buatan mereka diduga kuat mengandung bahan kimia yang sangat mudah terbakar dan tidak stabil.

Saat seharusnya mengembang dengan aman untuk melindungi penumpang, inflator ini justru meledak secara prematur dan tak terkendali.

Laporan dari The Wall Street Journal mengaitkan langsung produk DTN dengan lima kematian akibat ledakan inflator airbag.

Tragedi Chevrolet Malibu: Ledakan Serpihan Logam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Motor Sangar Buatan Mitsubishi, MegaPro versi Alumni Gym

Terpopuler: Motor Sangar Buatan Mitsubishi, MegaPro versi Alumni Gym

Otomotif | Kamis, 25 September 2025 | 06:30 WIB

5 Pesona Hyundai Grand Avega: Hatchback Underrated dengan Top Speed 190 KPJ

5 Pesona Hyundai Grand Avega: Hatchback Underrated dengan Top Speed 190 KPJ

Otomotif | Rabu, 24 September 2025 | 15:51 WIB

Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin Ini Ternyata Jauh Lebih Murah dari Atto 1

Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin Ini Ternyata Jauh Lebih Murah dari Atto 1

Otomotif | Rabu, 24 September 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×