Suara.com - Punya budget 80 jutaan, kira-kira bisa dapat Avanza tahun berapa, ya? Pertanyaan itu memang cukup sering muncul lantaran Avanza masih menjadi salah satu merk mobil bekas yang banyak dicari.
Desainnya yang long lasting, kapasitas penumpang yang luas, dan perawatannya yang mudah membuat mobil ini masih dipercaya untuk pemakaian pribadi maupun keluarga. Tempat service Avanza yang mudah ditemukan membuat mobil bekas lebih terjaga karena biasanya memang membutuhkan perawatan tambahan.
Jika Anda memiliki budget 80 jutaan, berikut adalah beberapa seri Avanza yang patut dipertimbangkan.
Beberapa seri Avanza yang bisa Anda pertimbangkan

Untuk Anggaran sekitar Rp 80 jutaan, jenis Avanza bekas yang masih bisa ditemui biasanya adalah model keluaran akhir 2000-an hingga awal 2010-an. Berdasarkan data pasar mobil bekas.
- Avanza 2010 disebut-sebut masuk dalam kisaran Rp 80 jutaan apabila kondisi mobil, surat-surat, dan pajak sudah dalam keadaan sehat.
- Untuk Avanza 2011–2015, tipe matic mulai dijual dari sekitar Rp 80 jutaan, tergantung varian, kondisi, dan kelengkapan dokumen.
Contohnya, Avanza tipe E VVT-i M/T tahun 2010 dijual di kisaran Rp 80 jutaan dengan kondisi “body mulus dan pajak hidup”. - Ada juga iklan tipe Avanza G 1.3L keluaran 2008 dijual di kisaran Rp 82 juta di dealer Bekasi.
- Mobil123 mencatat bahwa Avanza bekas 2008 tipe 1.3 G dijual di harga sekitar Rp 82 juta, masih bisa dinego tergantung kondisi.
Dari referensi-referensi tersebut, Avanza bekas tahun 2008 hingga sekitar 2011 paling realistis untuk mendapat unit di kisaran 80 jutaan. Namun semakin muda tahunnya atau semakin lengkap fiturnya, akan semakin sulit menemukan di kisaran itu.
Contoh 7 seri Avanza bekas yang mungkin di kisaran 80 jutaan

Berikut adalah contoh seri Avanza bekas yang sering muncul dalam daftar mobil bekas di kisaran harga tersebut:
1. Toyota Avanza G 1.3L tahun 2008
Mobil ini sering muncul sebagai Avanza bekas 80 jutaan. Dengan transmisi manual, fitur standar, dan kondisi wajar, ini menjadi pilihan entry-level. Jika kondisinya masih terawat, mobil ini cocok digunakan sehari-hari.
2. Toyota Avanza G 1.3L tahun 2010
Sedikit lebih muda dari 2008, artinya komponen mesin, kaki-kaki, dan interior mungkin dalam kondisi lebih baik. Namun, tuntutan perawatan pun biasanya lebih tinggi.
3. Toyota Avanza S 1.5L tahun 2008
Versi “S” dengan mesin 1.5 liter menawarkan tenaga lebih besar dibanding varian 1.3, tapi konsumsi bahan bakar dan biaya servis bisa sedikit lebih tinggi. Untuk budget 80 jutaan, kondisi perlu dicek ketat.
4. Toyota Avanza S 1.5L tahun 2010
Versi ini sering muncul di iklan bekas dengan harga mendekati 88 jutaan. Dengan transmisi otomatis, ia menawarkan kenyamanan tambahan dibanding model lama.
5. Toyota Avanza G 1.3L tahun 2011
Tahun ini sudah masuk generasi yang lebih stabil secara performa dan spare partnya juga lebih mudah. Untuk harga 80 jutaan, unit yang tersedia biasanya sudah cukup banyak pilihan.
6. Toyota Avanza E VVT-i tahun 2010
Versi E dengan teknologi VVT-i juga muncul di daftar bekas di kisaran harga tersebut. Versi E biasanya lebih “minimalis” dibanding G atau S, namun bisa menjadi pilihan ekonomis.
7. Toyota Avanza S VVT-i A/T tahun 2009–2010
Tipe otomatis S ini kadang muncul di kisaran 80 jutaan, terutama jika unit sudah cukup tua tetapi masih terawat. Fungsionalitasnya menarik bagi yang ingin kemudahan berkendara.
Tips memilih Avanza bekas di kisaran 80 jutaan

- Cek riwayat perawatan: Mobil sekian tahun harus memiliki catatan pergantian oli, tune-up rutin, dan servis kaki-kaki.
- Perhatikan kondisi kaki-kaki dan rangka: Rem, suspensi, dan body harus dicek untuk tanda-tanda korosi, keausan, atau kerusakan akibat kecelakaan.
- Transmisi manual vs otomatis: Model otomatis biasanya lebih mahal perawatan dan rentan lebih cepat aus, sementara manual lebih sederhana.
- Pastikan kelengkapan surat: STNK, BPKB, faktur asli dan tidak bermasalah sangat penting. Mobil dengan pajak mati atau surat tidak lengkap akan menambah risiko biaya.
- Uji jalan dan dengarkan suara mesin: Suara kasar, getaran tak wajar, atau hentakan bisa menandakan masalah mesin atau transmisi.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri