- Vampir Kelistrikan: Ngecas HP saat mesin motor mati itu ibarat mengundang vampir yang menyedot habis darah (aki) motor Anda.
- Golden Hour Ngecas: Waktu paling sakral untuk mengisi daya ponsel adalah saat mesin meraung, bukan saat hening.
- Ritual Anti Korslet: Jaga soket charger tetap suci dari air dan debu, atau siap-siap hadapi drama kelistrikan.
Suara.com - Pernah merasakan skenario horor ini? Pagi hari, sudah rapi, siap berangkat kerja, tapi saat tombol starter ditekan, motor malah diam membisu. Hening. Panik seketika, sambil mengingat-ingat dosa apa yang diperbuat semalam. Oh, ternyata Anda meninggalkan HP sedang di-cas di motor.
Selamat, Anda baru saja menemukan cara paling elegan untuk menyiksa aki motor Anda.
Fitur power charger di motor modern memang dewa penolong saat baterai ponsel di ambang kematian.
Tapi, jika salah langkah, fitur canggih ini bisa berubah jadi biang kerok yang membuat Anda mendorong motor di pagi hari.
Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya? Berikut panduan yang akan menyelamatkan Anda dari kesalahan fatal tersebut.
Kesalahan Utama: Menganggap Motor adalah Power Bank Gratisan

Inilah dosa terbesar para pengendara: memperlakukan motor yang mati mesinnya sebagai power bank raksasa.
Ketahuilah, saat kunci kontak dalam posisi "ON" tapi mesin mati, semua daya untuk mengisi ponsel Anda disedot langsung dari aki.
Tidak ada pasokan balik, tidak ada regenerasi. Aki Anda dipaksa bekerja sendirian, menguras cadangan dayanya tetes demi tetes.
Baca Juga: Strategi Federal Oil Edukasi Para Pengguna Motor Matic Terhindar dari Oli Palsu
Hasilnya? Aki jadi lemah, loyo, dan tak bertenaga.
Ucapkan selamat tinggal pada kemudahan electric starter, terutama jika motor Anda sudah tidak punya "tendangan penyelamat" alias kick starter.
Kata Pakar Soal Waktu Paling Aman

Jangan cuma modal kira-kira, kita dengarkan langsung bisikan dari ahlinya. Danang Priyo Kumoro, seorang Technical Training Coordinator dari Astra Motor Yogyakarta, memberikan pencerahan.
"Adanya fitur power charger pada sepeda motor Honda tidak akan memengaruhi performa baterai (aki). Dalam artian proses pengisian daya handphone akan tetap aman dilakukan selama selama motor dalam kondisi menyala," tegas Danang.
Catat dan garis bawahi: MESIN WAJIB MENYALA!
Saat mesin hidup, dinamo (alternator) bekerja mengisi ulang aki secara terus-menerus.
Jadi, daya yang diambil untuk ponsel Anda akan langsung digantikan. Ibaratnya, Anda mengambil air dari ember yang kerannya terus mengalir. Aman!
Protokol Cerdas Merawat "Colokan Sakti" di Motor Anda
Agar fitur ini awet dan tidak menimbulkan bencana korsleting, lakukan ritual sederhana ini.
Anggap saja ini cara Anda berterima kasih pada motor.
- Area Steril Itu Wajib: Pastikan console box atau bagasi tempat colokan berada selalu bersih. Jangan biarkan debu, remah-remah makanan, apalagi air menggenang di sana. Itu adalah undangan terbuka untuk korsleting.
- Hindari "Efek Oven": Saat matahari sedang ganas-ganasnya, jangan ngecas sambil meletakkan HP di bagasi yang tertutup. "Selain itu sebaiknya mematikan handphone ketika mengisi daya untuk menghindari peningkatan suhu khususnya di saat matahari sedang terik," saran Danang. Panas berlebih adalah musuh baterai, baik baterai HP maupun aki.
- Pakai "Kondom" Pelindung: Penutup karet pada soket itu bukan hiasan. Selalu pastikan terpasang rapat saat tidak digunakan. Fungsinya vital untuk menangkal debu dan air yang jadi pemicu karat dan kerusakan.
Sekarang Anda sudah tercerahkan. Gunakan fitur power charger dengan bijak, dan motor Anda pun akan selalu siap mengantar Anda kemana saja tanpa drama.