5 Rekomendasi Motor Scoopy Bekas dari 5 Generasi, Cocok untuk Mahasiswa

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 09 Desember 2025 | 16:03 WIB
5 Rekomendasi Motor Scoopy Bekas dari 5 Generasi, Cocok untuk Mahasiswa
New Honda Scoopy Hadir dengan Pilihan Warna Baru. (Foto: AHM)

Suara.com - Honda Scoopy dari pertama kali masuk ke Tanah Air sudah menunjukkan reputasi cemerlang.

Scoopy kini sudah melewati pembaruan sehingga menjadi salah satu motor paling canggih untuk para muda-mudi yang memaksimalkan gaya dan performa di jalan raya.

Meskipun sudah hadir dengan generasi terbaru, Scoopy bekas dari generasi terdahulu tetap menawarkan performa terbaik.

Harganya yang miring membuat Scoopy diminati oleh mahasiswa.

Mari kulik satu persatu Scoopy dari berbagai generasi dan lihat mana yang paling cocok bagi mahasiswa sesuai budget dan performa.

Generasi Pertama (2010 – 2013): Sang Pelopor Karburator

Honda Scoopy generasi pertama 2010, mesin  karburator (Olx)
Honda Scoopy generasi pertama 2010, mesin karburator (Olx)

Generasi pertama Scoopy adalah pendobrak tren. Kehadirannya memicu revolusi desain di jalanan, menawarkan alternatif gaya yang fun dan catchy dari skutik konvensional.

Desainnya yang membulat sempurna dan penggunaan velg 14 inci menjadikannya mudah dikendarai dan ideal untuk manuver kota.

Spesifikasi

  • Jenis mesin: 4-langkah, SOHC, Pendingin udara
  • Sistem bahan bakar: Karburator
  • Volume langkah: 108 cc
  • Ukuran ban depan: 80/90 – 14
  • Ukuran ban belakang: 90/90 – 14
  • Fitur utama: Desain retro unik
  • Harga Bekas (Estimasi): Rp6.000.000 – Rp8.500.000

Generasi Kedua (2013 – 2015): Era Injeksi dan Efisiensi

Honda Scoopy generasi kedua, mesin injeksi (Olx)
Honda Scoopy generasi kedua, mesin injeksi (Olx)

Generasi kedua adalah lompatan efisiensi bagi Honda Scoopy.

baca juga

Berkat mengadopsi PGM-FI, Scoopy tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memiliki performa yang lebih responsif dan mudah dirawat.

Peningkatan fitur seperti lampu depan proyektor (pertama di kelasnya) dan bagasi yang lebih besar menandai komitmen Scoopy untuk menggabungkan gaya dengan fungsionalitas harian yang tinggi.

Spesifikasi

  • Jenis mesin: 4-langkah, SOHC, Pendingin udara
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI (Injeksi)
  • Volume langkah: 108 cc
  • Ukuran ban depan: 80/90 – 14
  • Ukuran ban belakang: 90/90 – 14
  • Fitur utama: Injeksi PGM-FI, Lampu proyektor, Bagasi 15.4 liter
  • Harga Bekas (Estimasi): Rp8.000.000 – Rp10.500.000

Generasi Ketiga (2015 – 2017): Performa Cerdas (eSP)

Honda Scoopy generasi ketiga, teknologi eSP (Olx)
Honda Scoopy generasi ketiga, teknologi eSP (Olx)

Generasi ketiga adalah puncak kecerdasan performa di masanya.

Penggunaan eSP tidak hanya meningkatkan efisiensi pembakaran, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan senyap.

Spesifikasi

  • Jenis mesin: 4-langkah, SOHC, Pendingin udara, eSP
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI (Injeksi)
  • Volume langkah: 110 cc
  • Ukuran ban depan: 80/90 – 14
  • Ukuran ban belakang: 90/90 – 14
  • Fitur utama: Teknologi eSP, Idling Stop System (ISS), Answer Back System
  • Harga Bekas (Estimasi): Rp10.000.000 – Rp13.500.000

Generasi Keempat (2017 – 2020): Revolusi Kaki-Kaki (Velg 12 Inci)

Honda Scoopy generasi keempat (Olx)
Honda Scoopy generasi keempat (Olx)

Generasi keempat adalah ikon fashion sejati. 

Perubahan radikal pada velg 12 inci dan ban yang lebih lebar membuat Scoopy tampil lebih stabil dan unik, memperkuat citra retro ikonik pada motor ini.

Lampu depan sudah menggunakan LED Proyektor, memberikan penerangan yang fokus dan tampilan yang mewah.

Spesifikasi

  • Jenis mesin: 4-langkah, SOHC, Pendingin udara, eSP
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI (Injeksi)
  • Volume langkah: 110 cc
  • Ukuran ban depan: 100/90 – 12
  • Ukuran ban belakang: 110/90 – 12
  • Fitur utama: Velg 12 inci, Lampu LED Proyektor, Power Charger
  • Harga Bekas (Estimasi): Rp13.500.000 – Rp17.500.000

Generasi Kelima (2020 – 2024): Smart Key dan Rangka eSAF

Generasi Kelima (2020 – 2024): Smart Key dan Rangka eSAF
Generasi Kelima (2020 – 2024): Smart Key dan Rangka eSAF

Generasi kelima adalah standar modernitas.

Penggunaan rangka eSAF memberikan pengendalian yang lebih optimal dan bobot yang lebih ringan.

Fitur Smart Key System (untuk tipe tertinggi) menghilangkan kebutuhan akan kunci konvensional, memberikan rasa aman dan kemudahan ekstra.

Spesifikasi

  • Jenis mesin: 4-langkah, SOHC, Pendingin udara, eSP
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI (Injeksi)
  • Volume langkah: 110 cc
  • Ukuran ban depan: 100/90 – 12
  • Ukuran ban belakang: 110/90 – 12
  • Fitur utama: Rangka eSAF, Smart Key System (tipe tertentu), USB Charger
  • Harga Bekas (Estimasi): Rp17.000.000 – Rp20.000.000

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Motor Listrik Terbaik yang Bandel untuk Touring Libur Akhir Tahun

5 Motor Listrik Terbaik yang Bandel untuk Touring Libur Akhir Tahun

Otomotif | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:36 WIB

7 Ciri Motor Bekas "Unit Banjir", Jangan Tergiur Harga Murah

7 Ciri Motor Bekas "Unit Banjir", Jangan Tergiur Harga Murah

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 16:52 WIB

5 Motor Bebek Bekas untuk Angkut Barang Berat, Cocok Dipakai Pedagang hingga Kurir

5 Motor Bebek Bekas untuk Angkut Barang Berat, Cocok Dipakai Pedagang hingga Kurir

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 13:25 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×