Suara.com - Ketika membeli mobil bekas, ada beberapa hal yang perlu diperhatian dengan seksama. Salah satunya adalah memeriksa bagian-bagian tersembunyi yang sering kali luput dari penglihatan, sebab penjual nakal kerap menyembunyikan kerusakan mobil bekas banjir.
Walaupun mobil bekas banjir memang masih bisa diperbaiki, risiko kerusakan jangka panjang pada mesin dan elektronik tetap tidak bisa dihindari.
Mobil bekas banjir biasanya memiliki banyak tanda tersembunyi, mulai dari bau apek, karat, waterlines, hingga masalah kelistrikan.
Berikut beberapa bagian tersembunyi yang wajib dicek saat membeli mobil bekas banjir.
1. Rel jok dan baut di bawah kursi
Hal pertama yang bisa kamu periksa adalah rel jok dan baut yang ada di bawah kursi. Kamu bisa menggeser kursi ke posisi paling depan atau belakang dan memeriksa rel serta baut-bautnya.
Karat atau endapan kotoran atau lumpur di area ini sangat mencurigakan karena sulit dijangkau saat pembersihan biasa. Karat pada area ini seringkali menjadi indikasi bahwa mobil pernah terendam banjir.
Karat memang dapat terjadi secara alami seiring usia mobil, tetapi perlu diperhatikan kembali karat yang ada di baut rem tangan. Biasanya, jika baut di daerah ini sudah basah atau berkarat, ada kemungkinan mobil tersebut pernah terkena banjir.
2. Bawah dashboard dan kabel-kabel
Baca Juga: Toyota AE86 Masuk Wishlist 2026? Simak Dulu 4 Fakta Penting Ini, Harganya Wadidaw
Kamu juga harus memeriksa area yang terletak di bawah dashboard dan di balik panel-panel plastik. Carilah bekas pasir, tanah, atau noda air pada kabel-kabel dan konektor kelistrikan.
Mesin mobil yang pernah terendam banjir sering meninggalkan sisa endapan lumpur ataupun pasir. Walaupun penjual telah berusaha membersihkannya, sisa-sisa ini tetap bisa ditemukan di berbagai celah kecil atau area tersembunyi.
3. Panel pintu dan plafon
Perhatikan adanya bekas garis air atau noda yang terdapat di panel pintu bagian bawah atau plafon. Hal ini bisa menunjukkan ketinggian air saat terendam.
4. Kolong bawah mobil bagian tulang sasis bawah
Buka bagian seal plate atau footstep di ambang pintu untuk melihat bagian dalam tulang sasis. Air banjir atau kotoran dapat mengendap di lekukan atau lubang baut di area ini.
5. Sistem suspensi dan rangka
Jangan lupa untuk turut memeriksa korosi yang berlebihan di bagian sistem suspensi dan bagian rangka mobil. Air banjir yang mengandung garam dan asam dapat mempercepat karat.
Ketika memeriksa mesin, kamu juga bisa sekalian mengecek kondisi oli mobil. Ciri mobil bekas banjir bisa terlihat dari olinya karena mobil yang pernah terkena banjir kerap memiliki oli yang tercampur air sehingga berubah warna menjadi putih susu.
Cara mengeceknya cukup mudah, kamu hanya perlu menarik dipstick oli dan memperhatikan warna serta teksturnya. Jika warnanya tidak normal, ini menunjukkan bahwa mesin pernah terkontaminasi air banjir.
Tips Tambahan
Itulah beberapa bagian tersembunyi yang wajib dicek saat membeli mobil bekas banjir. Ada pula beberapa tips tambahan yang bisa kamu terapkan sebelum membeli mobil bekas agar tidak ditipu dan berakhir membeli mobil bekas banjir. Berikut tipsnya:
- Cek riwayat servis: kamu bisa mengecek riwayat servis mobil secara lengkap di bengkel resmi untuk melacak servis apa saja yang sudah pernah diterima mobil tersebut
- Ajak ahlinya: agar kamu tidak tertipu oleh penjual nakal, kamu bisa mengajak ahlinya untuk memeriksa mobil. Kamu bisa ke bengkel resmi atau inspektor bekas terpercaya, mereka mempunyai alat serta keahlian untuk mendeteksi kerusakan tersembunyi.
- Curigai harga murah: waspadai jika harga jual mobil terlalu murah dari harga pasar, karena bisa jadi ini adalah indikasi bahwa mobil tersebut bekas terkena banjir.
Kontributor : Rizky Melinda