Untuk tipe Mi atau Li tahun lama, pajak tahunan umumnya berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,4 juta, tergantung tahun dan daerah.
Mesin 1.0L EJ-VE DOHC VVT-i yang digunakan cukup tangguh untuk pemakaian keluarga. Meski tenaganya tidak besar, karakter mesin Xenia terkenal awet dan mudah dirawat, bahkan untuk pemakaian jangka panjang.
Keunggulan utama Xenia terletak pada konfigurasi 7 penumpang, membuatnya fleksibel untuk kebutuhan keluarga maupun usaha kecil.
Harga Daihatsu Xenia 1.0 bekas berada di kisaran Rp45 juta hingga Rp90 jutaan tergantung tahun dan kondisi.
4. Suzuki Karimun (Kotak/Estilo)

Suzuki Karimun dikenal sebagai city car legendaris yang terkenal bandel. Untuk pajak di bawah Rp1,5 juta, Karimun Kotak generasi awal dan Karimun Estilo tahun 2007-2009 bisa jadi pilihan.
Karimun Kotak menggunakan mesin F10A 970 cc 4 silinder yang terkenal tahan banting. Sementara Estilo dibekali mesin F10D 1.1L yang sedikit lebih bertenaga namun tetap irit bahan bakar.
Dimensi bodinya yang kecil membuat Karimun sangat lincah di jalan sempit dan tidak sulit saat parkir.
Harga Suzuki Karimun bekas kini berada di kisaran Rp35 juta hingga Rp70 jutaan untuk model lama.
Sementara itu, Karimun Kotak lama biasanya memiliki pajak tahunan sekitar Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta, sedangkan Karimun Estilo berada di kisaran Rp1,1 juta hingga Rp1,4 juta.
Baca Juga: Daftar Daerah yang Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan di 2026
5. Hyundai Atoz

Hyundai Atoz menjadi opsi menarik bagi pencari mobil bekas super ekonomis. Meski usianya sudah tidak muda, mobil ini dikenal cukup bandel dan mudah dirawat.
Atoz dibekali mesin 1.0L atau 1.1L 4 silinder yang sederhana namun awet. Konsumsi BBM-nya cukup irit untuk ukuran city car, dan desain bodi tinggi memberikan ruang kabin yang terasa lega.
Harga Hyundai Atoz bekas saat ini berada di kisaran Rp30 juta hingga Rp60 jutaan. Sementara itu, pajak tahunannya umumnya di kisaran Rp500 ribu hingga Rp900 ribu per tahun, tergantung tahun dan wilayah.
Itulah 5 mobil bekas bandel dengan pajak di bawah Rp1,5 juta yang masih layak dipertimbangkan untuk kebutuhan mobilitas harian. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas