Suara.com - Satu saudara tapi beda ibu atau brother from another mother layak disematkan pada mobil KIA Rio dan Grand Avega Hatchback. Keduanya sekilas serupa tapi tak sama, berasal dari satu atap dengan ciri khas masing-masing.
Mobil pabrikan asal Korea tersebut menjadi incaran anak muda, pekerja kantoran, pebisnis hingga keluarga kecil yang membutuhkan kendaraan efisien, performa handal, nyaman dan fitur canggih berkelas.
Berasal dari satu atap yakni KIA dan Hyundai, yang sama-sama berasal dari Korea. Maka tidak mengherankan jika keduanya berbagi platform dan mesin 1400 cc mirip, dengan Grand Avega memiliki harga beli lebih murah di pasar mobil bekas.
Kalau Anda menginginkan tampilan kece dengan interior modern serta fitur lengkap, maka KIA Rio bisa menjadi pilihan. Tetapi, bagi customer yang mengutamakan kenyamanan, stabilitas berkendara jarak jauh, transmisi CVT bisa beli Grand Avega.
Jika ingin memiliki salah satu dari kedua pilihan mobil kembar tersebut, lebih baik beli versi bekasnya saja. Harga lebih terjangkau, tapi mendapatkan kendaraan berkualitas.
Supaya Anda makin yakin dan gamblang dalam menentukan pilihan antara KIA Rio atau Grand Avega, termasuk masalah budget. Maka perlu pemahaman lebih lanjut terkait harga seken, spesifikasi, konsumsi BBM, pajak.
Harga Seken KIA Rio vs Grand Avega

Secara umum harga KIA Rio bekas sedikit lebih tinggi dari Grand Avega, karena pertimbangan interior lebih modern dan fungsionalitas. Kedua mobil dari brand asal Korea tersebut memiliki variasi harga tersendiri tergantung tahun, varian, lokasi serta kondisi.
Harga KIA Rio Bekas
Harga KIA Rio umumnya mulai Rp 32 jutaan untuk model lama hingga Rp 170 juta untuk model lebih baru. Berikut rincian harganya dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
- 2012-2013, harga beli per unitnya mulai Rp 88 juta sampai Rp 110 juta sesuai kondisinya.
- 2014, Anda bisa membelinya dengan harga pasaran antara Rp 90 juta hingga Rp 130 jutaan, tergantung varian 1.4 M/T atau A/T.
- 2015, harga belinya dibanderol antara Rp 95 juta sampai Rp 115 juta, tergantung varian 1.4 M/T atau A/T.
- 2016, harga pasaran bekasnya sekitar Rp 118 juta hingga Rp 140 jutaan.
- 2017, harga belinya dibanderol Rp 170 juta sampai Rp 190 jutaan.
- 2019, tahun tersebut termasuk tipe tertinggi sehingga harga bekasnya mahal senilai Rp 220 juta sampai Rp 230 juta.
Harga Hyundai Grand Avega
Sebagai mobil hatchback kembaran KIA Rio, harga beli Grand Avega terjangkau antara Rp 50 juta hingga Rp 110 jutaan. Berikut rincian harganya.
- 2011-2012, harga beli Hyundai Grand Avega dibanderol antara Rp 70 juta sampai Rp 100 juta.
- 2013, harganya masih terbilang murah yaitu sekitar Rp 90 juta hingga Rp 110 juta ke atas.
- Tipe GL manual atau matic, nominal yang ditawarkan senilai Rp 97 juta hingga Rp 110 juta.
Spesifikasi KIA Rio vs Grand Avega

Selain soal harga beli, rincian spesifikasi kedua jenis mobil juga menjadi pertimbangan tersendiri. KIA Rio dan Hyundai Grand Avega termasuk hatchback sekelas yang berbagi platform.
Ada perbedaan mendasar perlu diketahui pengguna sebelum melakukan transaksi pembelian. Seperti apakah perbedaannya? Simak penjelasan berikut.
Mesin dan Performa
KIA Rio menggunakan mesin 1.4L DOHC Dual CVVT (Gamma), transmisi otomatis 4 speed sport matic, mampu menghasilkan tenaga 107-108 dk dan torsi 135-138 Nm, sehingga lebih bertenaga.
Hyundai Grand Avega mempunyai mesin 1.4L DOHC Dual CVVT, memberikan tenaga 100 dk dan torsi 133 Nm. Walaupun lebih rendah, tapi akselerasinya 0-100 km/jam lebih cepat.
Fitur Utama
KIA Rio mempunyai desain lebih modern, fresh, grille tiger nose minimal, bumper belakang baik, interiornya cenderung lebar dan ergonomis ala KIA Sportage atau Sedona.
Mobil memakai transmisi automatic 4 percepatan sportmatic. Selain itu, varian tertentu mempunyai fitur unik berupa sunroof.
Hyundai Grand Avega cenderung memiliki desain lebih standar yang menonjolkan kenyamanan. Sedangkan untuk transmisinya ada varian CVT (tipe facelift 2015) dan otomatis konvensional.
Grand Avega terkenal memberikan kenyamanan untuk jarak jauh, tidak mudah lelah, stabil, halus dalam berkendara.
Konsumsi BBM KIA Rio vs Grand Avega
Meskipun berasal dari satu atap, Hyundai Grand Avega ternyata lebih irit konsumsi BBM nya, terutama untuk perjalanan dalam kota daripada KIA Rio. Secara umum, berikut rincian penggunaan bahan bakar dari dua mobil kembar tersebut.
Konsumsi BBM KIA Rio
Perjalanan dalam kota membutuhkan 12.3 km/L, sedangkan pemakaian luar kota atau tol rata-rata 17.5 km/L.
Konsumsi BBM Grand Avega
Penggunaan dalam kota, umumnya membutuhkan rata-rata 11.5 km/L, kalau perjalanan luar kota konsumsinya atau tol sekitar 24.4 km/L.
Besaran Pajak KIA Rio vs Grand Avega
![All-New Kia Rio. [Dok. Autoblog]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/04/06/23417-all-new-kia-rio.jpg)
Pajak mobil bekas tipe hatchback seperti KIA Rio dan Hyundai Grand Avega, biasanya setara dan terjangkau. Meskipun terdapat perbedaan pada tahun pembuatan, tipe, nilai jual kendaraan bermotor.
Pajak KIA Rio
Secara umum pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 2% dari NJKB. Estimasi kasarnya jika berupa nominal senilai Rp 1.600.000 hingga Rp 2.000.000.
Pajak Hyundai Grand Avega
Persentase pajak kendaraan bermotor (PKB) antara 1.5% sampai 2% dari NJKB, kalau dinominalkan sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 3.000.000.
Kontributor : Damayanti Kahyangan