7 Tips Memilih Motor Bekas untuk Anak Sekolah Anti Zonk: Biar Nggak Dapat Unit Rewel

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:00 WIB
7 Tips Memilih Motor Bekas untuk Anak Sekolah Anti Zonk: Biar Nggak Dapat Unit Rewel
Tips memilih motor bekas untuk anak sekolah (chat GPT)

Suara.com - Memilih motor bekas untuk anak sekolah perlu memperhatikan beberapa hal, di antaranya keamanan, keiritan, dan kondisi prima, dengan tips utama. 

Kamu bisa memulainya dengan menentukan jenis motor (matic atau bebek) dan riset harga pasaran, cek kelengkapan dokumen seperti STNK, BPKB, serta nomor rangka/mesin, periksa kondisi fisik (rangka, bodi, rem, ban, kelistrikan), dengarkan suara mesin saat test ride (tanpa asap aneh, tarikan halus, perpindahan gigi normal), lalu periksa oli dan riwayat servis, serta pilih penjual terpercaya dan jangan ragu negosiasi harga. 

Motor bekas untuk anak sekolah tentunya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas bolak-balik dari sekolah ke rumah atau ke tempat lain.

Motor mulus belum tentu mesinnya bagus, jadi jangan terpaku pada penampilan fisik saja. Mesin dan dokumen yang sehat adalah prioritas utama. 

Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan pada saat memilih motor bekas untuk anak sekolah supaya tidak zonk alias dapat unit yang rewel.

Motor bekas untuk pekerja (Gemini Studios).
Motor bekas untuk pekerja (Gemini Studios).

1. Tentukan Jenis Motor

Sebelum membeli motor bekas, pastikan kamu sudah menentukan jenis motor yang sesuai dengan kebutuhan. Jika motor akan digunakan untuk harian, motor matic bisa menjadi pilihan. Motor matic juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk anak sekolah. 

Menyesuaikan jenis motor dengan kebutuhan akan membantu kamu mendapatkan kendaraan yang tepat. Jangan sampai tergoda dengan model tertentu hanya karena terlihat keren, tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan anak sekolah.

2. Riset Harga Pasaran

Baca Juga: Kenapa STNK Perlu Diperpanjang? Ternyata Ini Alasannya

Mengetahui harga pasaran adalah tips membeli motor bekas yang penting sebelum melakukan pembelian. Kamu bisa mencari referensi harga dari situs jual beli online, forum otomotif, atau bertanya langsung kepada teman yang pernah membeli motor serupa. 

Harga motor bekas bisa bervariasi tergantung tahun produksi, kondisi fisik, serta kelengkapan dokumen. Pastikan kamu tidak hanya terpaku pada harga murah, tetapi juga mempertimbangkan kualitas motor yang akan dibeli.

3. Periksa Kelengkapan Dokumen

Tips membeli motor bekas selanjutnya yaitu memeriksa kelengkapan dokumennya. Pastikan kamu mendapatkan STNK dan BPKB asli, serta periksa kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tertera di dokumen. 

Selain STNK dan BPKB, periksa juga faktur pembelian serta bukti pajak terakhir. Motor dengan pajak mati bisa menjadi beban tambahan karena kamu jadi harus membayar denda saat memperpanjangnya. Hal ini juga akan merepotkan bagi pelajar yang memerlukan motor setiap hari.

5. Periksa Mesin dengan Seksama

Mesin adalah jantung dari sebuah kendaraan, jadi kamu harus benar-benar memastikan kondisinya masih prima. Nyalakan mesin dan dengarkan suaranya, apakah ada bunyi aneh seperti suara berisik, getaran berlebih, atau asap keluar dari knalpot. Motor dengan suara mesin halus dan stabil menandakan kondisi yang masih baik.

Jika kamu tidak terlalu paham soal mesin, ajak teman atau mekanik terpercaya untuk memeriksa lebih lanjut. Periksa juga apakah ada kebocoran oli atau tanda-tanda perbaikan yang kurang rapi. Motor dengan mesin yang pernah dibongkar besar kemungkinan memiliki performa yang sudah menurun.

6. Lakukan Test Ride

Tips membeli motor bekas yang bisa kamu terapkan yaitu mencoba langsung atau test ride motor sebelum membeli. Dengan melakukan test ride, kamu bisa merasakan kenyamanan berkendara serta mengetahui apakah ada masalah dengan handling, pengereman, atau performa mesin.

Jika ada getaran yang tidak normal atau suara aneh saat berjalan, bisa jadi ada masalah yang tersembunyi. Pastikan juga transmisi motor bekerja dengan baik, baik itu motor matic maupun manual. Test ride akan membantu kamu memastikan bahwa motor masih nyaman digunakan dan sesuai dengan ekspektasi.

7. Cek Kilometer Pemakaian

Odometer atau kilometer pemakaian juga menjadi faktor penting dalam menilai kondisi motor bekas. Motor dengan jarak tempuh yang tinggi biasanya lebih rentan mengalami penurunan performa, sementara motor dengan kilometer rendah cenderung masih memiliki komponen yang lebih awet.

Namun, kamu juga harus waspada terhadap odometer yang dimanipulasi. Beberapa penjual nakal bisa saja mengubah angka kilometer agar terlihat lebih rendah dari pemakaian sebenarnya. Oleh karena itu, pastikan untuk mengecek kondisi motor secara menyeluruh agar kamu tidak tertipu.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI