Kecil-Kecil Cabe Rawit, Harga Mobil Honda Ini Setara 2 Unit Alphard! Kok Bisa?

Husna Rahmayunita, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 13 Januari 2026 | 15:40 WIB
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Harga Mobil Honda Ini Setara 2 Unit Alphard! Kok Bisa?
Honda Super One (Car Expert)
baca 10 detik
  • Honda Super One rilis di Singapura dengan harga fantastis Rp2,3 Miliar.

  • Harga mahal dipicu biaya COE atau izin kepemilikan kendaraan di Singapura.

  • Mobil listrik ini miliki fitur suara unik yang meniru mesin 7-percepatan.

Suara.com - Mobil listrik berukuran mungil biasanya identik dengan harga terjangkau dan efisiensi. Namun, persepsi itu seketika runtuh saat melihat harga Honda Super One yang baru saja meluncur di Singapore Motor Show 2026.

Bayangkan saja, mobil kompak yang ukurannya cocok untuk nyelip di kemacetan ini dibanderol 178.999 Singapura Dolar atau setara Rp2,3 miliar.

Dengan uang sebanyak itu, di Indonesia Anda bisa mendapatkan dua unit Toyota Alphard bekas tahun muda, atau satu unit rumah mewah di pinggiran Jakarta.

Lantas, apa yang membuat mobil ini begitu istimewa hingga harganya selangit? Apakah mesinnya dilapisi emas, atau ada faktor lain?

Bagi Anda pecinta otomotif yang penasaran, atau sekadar ingin tahu kenapa mobil "kecil" bisa semahal itu, simak bedah detail Honda Super One berikut ini.

1. Biang Kerok Harga: "Kertas Sakti" Bernama COE

Jangan kaget dulu dengan nilai intrinsik mobilnya. Tingginya harga Honda Super One di Singapura bukan karena Honda menjualnya terlalu mahal, melainkan karena regulasi negara tersebut.

Penyumbang terbesar harga Rp2,3 miliar tersebut adalah Certificate of Entitlement (COE). Ini adalah sertifikat "hak kepemilikan" kendaraan yang wajib dibeli di Singapura untuk menekan populasi mobil.

Biaya COE: Sekitar 90.000 Dolar Singapura (sekitar Rp 1,1 miliar).

baca juga

Artinya: Hampir setengah harga yang dibayarkan konsumen hanyalah untuk selembar kertas izin, bukan untuk fisik mobilnya. Jika masuk Indonesia tanpa skema COE, tentu harganya akan jauh lebih kompetitif.

Honda Super One (Car Expert)
Honda Super One (Car Expert)

2. Performa "Kecil tapi Galak"

Meski bentuknya imut, Honda Super One tidak bisa diremehkan. Mobil ini dirancang sebagai EV (Electric Vehicle) perkotaan yang gesit dan menyenangkan dikendarai.

Tenaga: Motor listriknya menyemburkan tenaga 95 PS dengan torsi 162 Nm. Sangat lebih dari cukup untuk stop-and-go di kemacetan kota.
Pengisian Daya: Mendukung Fast Charging DC. Mengisi daya 20% ke 80% hanya butuh waktu sekitar 30 menit. Cocok untuk gaya hidup sibuk yang serba cepat.

3. Fitur Unik: Sensasi "Gigi Palsu"

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian dan jarang ada di mobil listrik lain adalah Boost Mode dengan Active Sound Control.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Honda Vario Terbaru 2026, Ini Jenisnya dari Tahun ke Tahun

Daftar Harga Honda Vario Terbaru 2026, Ini Jenisnya dari Tahun ke Tahun

Otomotif | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:38 WIB

Daftar Harga Honda BeAT Terbaru 2026 Lengkap dengan Model dari Masa ke Masa

Daftar Harga Honda BeAT Terbaru 2026 Lengkap dengan Model dari Masa ke Masa

Otomotif | Selasa, 13 Januari 2026 | 10:59 WIB

Tembus 71 Km per Liter: Pesona Motor Honda yang Bikin Jarang Mampir SPBU, Cocok Buat Kurir

Tembus 71 Km per Liter: Pesona Motor Honda yang Bikin Jarang Mampir SPBU, Cocok Buat Kurir

Otomotif | Selasa, 13 Januari 2026 | 09:03 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×