7 Rahasia Perawatan Mobil Hybrid Agar Baterai Tidak Jebol, Pemilik Zenix dan Yaris Cross Wajib Tahu

Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:53 WIB
7 Rahasia Perawatan Mobil Hybrid Agar Baterai Tidak Jebol, Pemilik Zenix dan Yaris Cross Wajib Tahu
Mobil Hybrid Toyota Yaris (Toyota Astra Motor)
Baca 10 detik
  • Suhu dingin kabin sangat krusial untuk menjaga usia pakai baterai mobil hybrid.

  • Lakukan pembersihan filter dan saluran udara baterai secara berkala setahun sekali.

  • Gunakan oli kompresor khusus ND-11 agar tidak terjadi korsleting sistem elektrik.

Suara.com - Mobil hybrid kini menjadi primadona baru di pasar otomotif Indonesia berkat efisiensi bahan bakar dan kenyamanannya. Namun, banyak pemilik yang salah kaprah menganggap mobil hybrid minim perawatan seperti mobil listrik murni (EV), padahal mobil ini memiliki dua "nyawa" yang harus dijaga: mesin bensin dan sistem listriknya.

Sistem pendinginan baterai hybrid di Indonesia umumnya mengambil udara dari kabin. Artinya, kebiasaan pengemudi di dalam kabin berdampak langsung pada umur baterai yang harganya puluhan juta rupiah.

Jika Anda pemilik atau berencana meminang mobil hybrid, jangan sampai boncos karena salah perlakuan.

Berikut adalah panduan perawatan spesifik agar performa tetap prima dan nilai jual kembali tetap tinggi.

1. Jaga Suhu Kabin Tetap Dingin

Berbeda dengan mobil biasa, AC di mobil hybrid bukan hanya untuk mendinginkan penumpang, tapi juga nyawa bagi baterai.

Angin dingin dari kabin akan ditarik ke belakang untuk mendinginkan baterai hybrid sebelum dibuang kembali.

Jika Anda tipe orang yang tidak suka AC terlalu dingin, ini bisa menjadi masalah jangka panjang bagi baterai. Pastikan suhu kabin selalu sejuk agar baterai tidak overheat saat bekerja keras.

2. Wajib "Baterai Service" (Pembersihan Berkala)

Baca Juga: 31 Produsen Mobil Baru Terbaik 2025: Minim Masuk Bengkel, Honda & Toyota Bukan Teratas

Ibarat laptop yang sudah dipakai lama, kipas pendinginnya pasti akan meraung kencang karena tertutup debu.

Hal yang sama terjadi pada sistem pendinginan baterai hybrid. Debu, serpihan tisu, atau sampah plastik kecil di kabin bisa tersedot dan menutup saluran pendingin.

Lakukan pembersihan baterai (battery service) setidaknya setahun sekali atau dua kali tergantung intensitas pemakaian.

3. Cek Filter Udara Baterai

Banyak pemilik tidak tahu bahwa beberapa mobil hybrid memiliki filter udara khusus untuk jalur pendinginan baterai.

Jika filter ini mampet, angin tidak bisa masuk, dan baterai akan cepat panas.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI